Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Usai Indonesia Juara, Justin Hubner Ungkap Ancaman Serius yang Menimpa Keluarganya

Rabu, 7 Oktober 2026 05:00 WIB

Persib vs The Cong Viettel Segera Digelar, Ini Daftar Harga Tiket di Si Jalak Harupat

Rabu, 7 Oktober 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Belum Dapat Bansos? Oktober 2026 Bisa Ajukan PKH dan BPNT, Ini Caranya

Rabu, 7 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Usai Indonesia Juara, Justin Hubner Ungkap Ancaman Serius yang Menimpa Keluarganya
  • Persib vs The Cong Viettel Segera Digelar, Ini Daftar Harga Tiket di Si Jalak Harupat
  • Belum Dapat Bansos? Oktober 2026 Bisa Ajukan PKH dan BPNT, Ini Caranya
  • Surga Kuliner Tanah Sunda: 10 Makanan Khas Subang Paling Autentik dan Wajib Dibawa Pulang
  • Pesona Tersembunyi Tanah Sunda: 7 Surga Wisata Subang Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan
  • Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC
  • Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi
  • Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pria Bandung Tewas di Sumedang, Diduga Disekap dan Dianiaya hingga Babak Belur

By SusanaSenin, 10 Agustus 2026 17:31 WIB3 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang pria bernama Handi (46), warga Bandung, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan di kawasan Alam Sari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Handi ditemukan dalam kondisi mengalami sejumlah luka di sekitar Bundaran Alam Sari. Warga bersama polisi kemudian mengevakuasi korban menggunakan kendaraan patroli untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun, nyawa Handi tidak berhasil diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Umar Wirahadikusumah Sumedang pada Sabtu (8/8/2026) pagi.

Handi Ditemukan dalam Kondisi Luka-Luka

Peristiwa tersebut menggegerkan masyarakat di sekitar lokasi. Berdasarkan informasi yang diterima pihak keluarga, Handi diduga mengalami penyekapan sebelum mendapatkan penganiayaan.

Keluarga menyebut korban diduga berada dalam kondisi tangan dan kaki terikat sebelum dianiaya oleh sejumlah orang. Dugaan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan aparat kepolisian.

Kosasih, salah seorang keluarga korban, mengatakan pihak keluarga mendapat informasi bahwa Handi telah dibawa ke rumah sakit pada Sabtu dini hari.

Ia kemudian mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk memastikan kondisi korban. Saat tiba di rumah sakit, Handi disebut sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Keluarga juga melihat sejumlah luka pada tubuh korban.

“Saya cek ke IGD dan lihat ipar saya sudah terkapar dan tidak sadarkan diri. Mukanya bengkak semua. Gigi atas bawah dan kaki keluar darah,” ujar Kosasih, Senin (10/8/2026).

Korban Sedang Menjalani Pengobatan Tradisional

Menurut keterangan keluarga, sebelum peristiwa tersebut terjadi, Handi sedang menjalani pengobatan tradisional di wilayah Sumedang.

Korban diketahui merupakan warga Bandung. Namun, pihak keluarga belum mengetahui secara pasti rangkaian kejadian yang menyebabkan Handi ditemukan dalam kondisi luka-luka.

Informasi awal yang diterima keluarga menyebutkan Handi diduga disekap dengan tangan dan kaki terikat. Ia kemudian diduga mengalami penganiayaan hingga mengalami luka pada bagian wajah dan kedua kaki.

Untuk kepentingan penyelidikan, petugas juga telah memasang garis polisi di lokasi yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

Jenazah Handi Diautopsi di Bandung

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Handi kemudian dibawa untuk menjalani proses autopsi di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung.

Proses autopsi dilakukan untuk membantu penyidik mengungkap penyebab dan rangkaian kematian korban.

Setelah proses tersebut selesai, jenazah Handi dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cipadung, Kelurahan Kota Kaler.

Pihak keluarga berharap aparat kepolisian dapat mengusut kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan tersebut secara menyeluruh.

Kosasih meminta seluruh pihak yang terbukti terlibat dapat diamankan dan diproses sesuai ketentuan hukum.

“Saya berharap yang berwajib bertindak agar para pelaku diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku setimpal perbuatannya,” katanya.

Keluarga juga berharap proses penyelidikan dapat segera menemukan titik terang sehingga pihak yang bertanggung jawab atas kematian Handi dapat diproses sesuai hukum.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Belum Dapat Bansos? Oktober 2026 Bisa Ajukan PKH dan BPNT, Ini Caranya

Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi

Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas

kekerasan

Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.