Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sentuhan Pertama Langsung Gol! Julio Cesar Bawa Persib Tumbangkan Persik Kediri

Minggu, 18 Oktober 2026 21:13 WIB

Cuma 8 Meter dari Rel Kereta, Halte BRT Kiaracondong Dinilai Bahayakan Pejalan Kaki

Minggu, 18 Oktober 2026 20:44 WIB

Dibayar Tuntas! 15 Tahun Vakum Akting, Comeback Agnez Mo Langsung Guncang Hollywood!

Minggu, 18 Oktober 2026 18:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sentuhan Pertama Langsung Gol! Julio Cesar Bawa Persib Tumbangkan Persik Kediri
  • Cuma 8 Meter dari Rel Kereta, Halte BRT Kiaracondong Dinilai Bahayakan Pejalan Kaki
  • Dibayar Tuntas! 15 Tahun Vakum Akting, Comeback Agnez Mo Langsung Guncang Hollywood!
  • Melonjak dari 17 Jadi 253, Rumah Rusak Akibat Gempa Bogor Terus Bertambah
  • Pelari ITB Ultra Marathon Meninggal di Cianjur, Ini Kronologinya
  • Jelang Persib vs Persik, Beckham Putra Kirim Pesan Khusus untuk Bobotoh
  • Dibesarkan Sepenuh Hati, Diusir di Usia Senja?! Kisah Pilu Kakek 78 Tahun yang Bikin Netizen Elus Dada
  • Kronologi ASN Pemkot Bandung Dipecat Tidak Hormat Usai Diduga Hamili Pelajar Magang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 19 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Progres TPPAS Lulut–Nambo Meningkat! DPRD Jabar Ungkap Rencana Perbaikan Besar-besaran

By SusanaRabu, 4 Februari 2026 21:15 WIB2 Mins Read
Komisi IV DPRD Jawa Barat meninjau TPPAS Lulut–Nambo di Bogor. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menilai operasional Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut–Nambo, Kabupaten Bogor, mulai menunjukkan progres positif dibandingkan kondisi sebelumnya.

Meski demikian, kapasitas pengolahan sampah dinilai masih belum optimal dan memerlukan peningkatan fasilitas pendukung.

Penilaian tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Ir. Prasetyawati, M.M., saat melakukan kunjungan lapangan ke TPPAS Lulut–Nambo pada Rabu (4/2/2026).

Menurut Prasetyawati, salah satu indikator kemajuan terlihat dari peningkatan daya tampung pengolahan sampah yang kini mencapai sekitar 50 ton per hari. Meski begitu, angka tersebut masih jauh dari target ideal pengelolaan sampah regional Jawa Barat.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

“Sudah ada kemajuan dibandingkan sebelumnya, tetapi kapasitas pengolahan masih belum maksimal. Saat ini baru sekitar 50 ton per hari dan masih perlu banyak penyempurnaan,” ujar Prasetyawati.

Kendala Pengeringan Sampah Jadi Sorotan

Prasetyawati menjelaskan, salah satu kendala utama yang masih dihadapi TPPAS Lulut–Nambo adalah keterbatasan proses pengeringan sampah.

Proses pengeringan yang belum optimal berdampak langsung pada rendahnya produksi Refuse Derived Fuel (RDF), yang menjadi salah satu output utama fasilitas tersebut.

Padahal, TPPAS Lulut–Nambo tidak hanya melayani wilayah Bogor Raya, tetapi juga menampung sampah dari sejumlah daerah lain di Jawa Barat.

Baca Juga:  DPRD Jabar Nilai Anggaran Infrastruktur Rp4 Triliun Wajar, Soroti Gaya Kepemimpinan Gubernur yang Berani

“Jika pengeringan sampah didukung mesin yang memadai, kapasitas pengolahan bisa meningkat signifikan, bahkan berpotensi mencapai 200 ton sampah per hari,” jelasnya.

DPRD Dorong Penambahan Anggaran Rp20 Miliar

Melihat kondisi tersebut, Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong adanya peningkatan fasilitas dan penambahan peralatan pendukung, khususnya mesin pengering sampah. Kebutuhan anggaran untuk penguatan fasilitas ini diperkirakan mencapai Rp20 miliar.

Menurut Prasetyawati, dukungan anggaran tersebut sangat penting mengingat persoalan sampah di Kabupaten Bogor dan wilayah sekitarnya telah berada dalam kondisi darurat dan membutuhkan penanganan serius serta berkelanjutan.

Baca Juga:  Anggaran Dipangkas, DPRD Jabar Tegaskan Layanan Publik Tetap Aman

“Kami akan mendorong agar pada APBD berikutnya dialokasikan anggaran untuk perbaikan fasilitas dan penambahan alat, sehingga TPPAS Lulut–Nambo dapat beroperasi lebih optimal,” tegasnya.

Harapan Jadi Solusi Sampah Regional

Melalui kunjungan lapangan ini, DPRD Provinsi Jawa Barat berharap TPPAS Lulut–Nambo dapat terus dikembangkan menjadi solusi strategis dalam penanganan sampah regional.

Optimalisasi fasilitas diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas pengolahan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cuma 8 Meter dari Rel Kereta, Halte BRT Kiaracondong Dinilai Bahayakan Pejalan Kaki

Ilustrasi gempa

Melonjak dari 17 Jadi 253, Rumah Rusak Akibat Gempa Bogor Terus Bertambah

Pelari ITB Ultra Marathon Meninggal di Cianjur, Ini Kronologinya

Dibesarkan Sepenuh Hati, Diusir di Usia Senja?! Kisah Pilu Kakek 78 Tahun yang Bikin Netizen Elus Dada

ASN bisa WFA

Kronologi ASN Pemkot Bandung Dipecat Tidak Hormat Usai Diduga Hamili Pelajar Magang

Detik-detik Gas Kaleng Meledak di Gerobak Bakso, Pedagang Alami Luka Bakar

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
  • Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.