Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dulu Tidur di Kolong Jembatan, Kini Ditakuti Jendral! Kisah Akhir Kamaruddin Simanjuntak yang Bikin Haru

Senin, 19 Oktober 2026 14:02 WIB

Resah Aksi Matel di Sukabumi: Motor Lunas Dicegat, Telat Bayar Dimintai Uang Tebusan

Senin, 19 Oktober 2026 13:19 WIB

Bandung Ngelekeb dan Berpolusi, BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Menyengat

Senin, 19 Oktober 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dulu Tidur di Kolong Jembatan, Kini Ditakuti Jendral! Kisah Akhir Kamaruddin Simanjuntak yang Bikin Haru
  • Resah Aksi Matel di Sukabumi: Motor Lunas Dicegat, Telat Bayar Dimintai Uang Tebusan
  • Bandung Ngelekeb dan Berpolusi, BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Menyengat
  • Menang Tipis atas Persik, Persib Hanya Berjarak 2 Poin dari Puncak Klasemen
  • Dari ‘Si Euweuh Kacape’ Hingga ‘Iron Man’, Eliano Reijnders Makin Vital bagi Persib Bandung
  • Kisah Pilu Remaja Tasikmalaya, Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung Usai Ditinggal Ibu
  • Miris! Dua Anak Diduga Gunting Alat Kelamin Balita 3 Tahun di Karawang
  • Tebus Luka Asian Games, Fajar/Fikri Akhirnya Juara Denmark Open
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 19 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Realisasi Investasi Jabar Tertinggi di Indonesia, Tembus Rp251 Triliun

By Putra JuangSelasa, 11 Februari 2025 12:30 WIB3 Mins Read
Penjabar Gubernur Jabar, Bey Machmudin. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menempati peringkat tertinggi dalam investasi di Indonesia dengan nilai investasi sebesar Rp251 triliun pada 2024.

Atas capaian tersebut, Penjabar Gubernur Jabar, Bey Machmudin mengatakan bahwa nilai investasi tersebut meningkat sebesar 19,24 persen dari tahun 2023.

“Kita bersyukur karena Jawa Barat pada tahun 2024 menempati peringkat tertinggi dalam investasi dengan nilai Rp251,14 triliun untuk PMA dan PMDN,” ucap Bey dalam acara BEJA (Bewara Jawa Barat) Vol. 15, di Aula Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (11/2/2025).

“Jumlah ini meningkat sebesar 19,24 persen dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Selain menjadi kabar baik yang patut disyukuri, kata Bey, hal ini juga menjadi tantangan bagi Pemprov Jabar ke depan.

“Jangan sampai kita hanya puas dengan peringkat tertinggi dalam investasi, sementara aspek lainnya masih tertinggal. Misalnya, SDM kita juga harus berada di posisi tertinggi,” ungkapnya.

Sebab menurutnya, Jabar merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki deretan perguruan tinggi terbaik yang tersebesar di beberapa daerah.

Baca Juga:  Siagakan 182 Posko Pemantauan Lalu Lintas di Jabar, Bey Pastikan Mudik Lebaran Berjalan Lancar

“Jawa Barat memiliki banyak perguruan tinggi terbaik, baik di Bandung maupun Depok yang juga bagian dari Jawa Barat. Jadi, tidak ada alasan bagi masyarakat Jawa Barat untuk tidak bisa menikmati hasil investasi ini,” katanya.

Oleh karena itu, Bey pun meminta seluruh pihak untuk berperan aktif dalam meningkatkan nilai investasi di bidangnya masing-masing.

“Contohnya, investasi di bidang pertanian, seperti produksi kentang, juga harus mengutamakan hasil dari Jawa Barat. Kita memiliki semua potensi itu,” imbuhnya.

Selain itu, Bey juga meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jabar turut ambil bagian dalam upaya ini.

“Saya juga berharap teman-teman dari Kadin dan Hipmi dapat membantu dalam upaya ini. Satu-satunya cara untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi adalah dengan menarik investasi,” ungkapnya.

Baca Juga:  1.240 Hewan Ternak Terpapar PMK, Jabar Segera Mulai Vaksinasi

“Saya kira pencapaian kita sejauh ini sudah sangat baik, dan saya berterima kasih kepada Bank Indonesia atas dukungannya,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jabar, Muhamad Nur mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dan bangga atas capaian yang diraih Pemprov Jabar.

“Sebagai mitra dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, juga rekan kami dari DMP PSB,” ucap Nur.

“Pada tahun 2014, Alhamdulillah, Jawa Barat berada pada peringkat terbaik. Ini semua tentu hasil kerja keras yang dipimpin oleh Pak Bey. Meskipun menjelang akhir kita sempat berada di urutan kedua, tetapi memang bakatnya Jawa Barat adalah jawara yang tetap jawara pada akhirnya,” tambahnya.

Nur memandang bahwa tantangan Pemprov Jabar pada tahun 2025 ini sangat berat.

“Memasuki tahun 2025, kami melihat bahwa kondisi perekonomian secara global, nasional, dan regional menghadapi banyak tantangan. Apa yang kita hadapi di 2024 ternyata di 2025 tidak semakin ringan, tetapi justru tantangannya semakin banyak,” jelasnya.

Baca Juga:  229 Kepala Sekolah di Jabar Bakal Dimutasi ke Daerah Asal

Dalam konteks pembangunan regional di Jabar, kata Nur, investasi menjadi faktor utama pertumbuhan ekonomi. Dalam ekonomi, rumus dasarnya adalah bahwa pertumbuhan itu harus didorong oleh investasi.

“Jadi, tanpa investasi, kita tidak mungkin tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun akan banyak membahas tentang apa yang harus dilakukan, kolaborasikan, dan koordinasikan guna menarik investasi yang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Jabar dan Indonesia.

“Tantangan-tantangan inilah yang perlu kita pahami bersama. Insya Allah kami dari Bank Indonesia akan memberikan pemaparan mengenai evaluasi tahun 2024 serta peluang dan tantangan di 2025 secara keseluruhan,” katanya.

“Mudah-mudahan, dari situ kita bisa merumuskan langkah-langkah strategis agar Jawa Barat dan Indonesia tetap tumbuh dan berkembang. Semua ini tentu bagian dari komitmen kita bersama,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin investasi jawa barat Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dulu Tidur di Kolong Jembatan, Kini Ditakuti Jendral! Kisah Akhir Kamaruddin Simanjuntak yang Bikin Haru

Resah Aksi Matel di Sukabumi: Motor Lunas Dicegat, Telat Bayar Dimintai Uang Tebusan

Bandung Ngelekeb dan Berpolusi, BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas Menyengat

Pelecehan Seksual

Kisah Pilu Remaja Tasikmalaya, Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung Usai Ditinggal Ibu

Miris! Dua Anak Diduga Gunting Alat Kelamin Balita 3 Tahun di Karawang

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Digerebek, Produksi Ditaksir 256 Juta Butir

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.