Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Usai Debut Manis di ACL Two, Sandy Walsh Siap Tempur di Laga Persib vs Persik Kediri

Sabtu, 17 Oktober 2026 14:05 WIB

Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga

Sabtu, 17 Oktober 2026 13:27 WIB

Geger Dugaan Pelecehan Verbal Dosen UIN Bandung: Mahasiswa Gelar Aksi, Rektor Sampaikan Permohonan Maaf

Sabtu, 17 Oktober 2026 11:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Usai Debut Manis di ACL Two, Sandy Walsh Siap Tempur di Laga Persib vs Persik Kediri
  • Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga
  • Geger Dugaan Pelecehan Verbal Dosen UIN Bandung: Mahasiswa Gelar Aksi, Rektor Sampaikan Permohonan Maaf
  • Terjerat Skandal Naturalisasi, Malaysia Malah Masuk Nominasi Federasi Terbaik AFC 2026
  • Rekomendasi Restoran Sunda Legendaris di Garut: Nikmat Kulineran di Tengah Saung dan Udara Sejuk
  • Misi Amankan Poin Penuh di SJH, Ini Jadwal Nonton dan Link Streaming Persib vs Persik Kediri
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Dari Roti Jadul hingga Satai Berbumbu Oncom, Ini 5 Kuliner Unik di Cianjur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rekapitulasi DPT Jabar: KPU Pastikan Data Akurat dan Transparan

By SusanaMinggu, 22 September 2024 17:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat telah melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Tingkat Provinsi Jabar untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024.

Ketua KPU Jabar, Ummi Wahyuni menyatakan KPU Jabar telah menetapkan pasangan calon tingkat provinsi dan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Untuk jumlah DPT Pemilih kita di 35.925.960 se-Jawa Barat dan punya TPS 73.862,” kata Ummi, di Hotel Holiday Inn Pasteur Bandung, Minggu (22/9/2024).

Ummi menuturkan, pada Pilkada kali ini jumlah DPT mengalami penurunan sekitar 40.880 yang tersebar di 27 kabupaten/kota di Jabar.

Baca Juga:  Detik-detik Pendaftaran Pilkada 2024, Golkar Sebut Ridwan Kamil Berpeluang Besar Maju di Jabar

“Kita turun sekitar 40.880, memang proses setelah DPS ini ke DPT kan ada proses pemutakhiran lagi, ada yang meninggal, ada yang pindah,” ujarnya.

Selain itu, Ummi juga menuturkan terkait proses yang dilakukan dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai bentuk transparansi.

“Kita juga memberikan kesempatan kepada Bawaslu ataupun stakeholder yang lain didalam rapat rekapitulasi ini untuk memberikan masukan,” katanya.

Baca Juga:  Pramono Anung Akui 2 Kali Izin ke Jokowi untuk Maju Pilkada Jakarta

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Divisi Data dan Informasi, Ahmad Nur Hidayat menyampaikan terkait temuan data ganda.

“Sebetulnya sudah nihil posisinya, tetapi kemungkinan besar ada kabupaten/kota yang sudah memasukan jumlah pemilih baru, yang itu kemudian berimbas ke provinsi-provinsi yang tadi,” ungkap Ahmad.

“Jadi kami sudah nihil dari data yang meninggal, NIK invalid, NKK Invalid, Anggota TNI/Polri itu sudah bersih, bahkan di umur bawah 17 tahun dan diatas 120 tahun itu juga sudah clear, dengan status nihil,” tambahnya.

Baca Juga:  KPU KBB Kerahkan 4.808 Pantarlih untuk Coklit Data Pemilih Pilkada 2024

Apabila dibandingkan dengan data pemilu, Ahmad mengatakan, jumlah pemilih pada saat Pilkada kali ini mengalami kenaikan.

“Kalau dari Capres itu kita yang pilkada naik 200.000 itu kebanyakan memang pemilih-pemilih yang baru, yang sudah 17 tahun, pada 27 November mereka dapat memilih,” ujarnya.

“Kita baru tetapkan setelah itu kami baru akan redistribusi bagaimana pemilih Gen-Z kemudian Milenial,” kata Ahmad.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPU Jabar pilkada Ummi Wahyuni
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga

Geger Dugaan Pelecehan Verbal Dosen UIN Bandung: Mahasiswa Gelar Aksi, Rektor Sampaikan Permohonan Maaf

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja Kembali Jadi Sorotan, Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Pernah Terdaftar sebagai Penerima Bansos? Cek Lagi Status PKH dan BPNT Oktober 2026

Bansos

Menunggu BLT Kesra Rp900 Ribu? Ini Fakta Terbaru dan Link Cek Bansos Kemensos

IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.