Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung

Sabtu, 1 Agustus 2026 15:20 WIB

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Sabtu, 1 Agustus 2026 14:40 WIB

Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok

Sabtu, 1 Agustus 2026 13:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung
  • Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup
  • Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok
  • Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026
  • Dago Padel Club Bandung Gebrak Indonesia, Usung Standar Lapangan Kelas Dunia
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rocky Gerung Sebut Cawe-cawe Kekuasaan Sulit Dibuktikan

By Putra JuangSelasa, 3 September 2024 22:45 WIB2 Mins Read
Akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituding banyak pihak ikut campur atau cawe-cawe dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Salah satunya terkait batalnya Anies maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta, bahkan Jawa Barat.

Menanggapi isu tersebut, akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung menilai bahwa cawe-cawe kekusaan sulit untuk dibuktikan.

“Cawe-cawe itu argumen paling sederhana. Kan ga bisa membutikan apa-apa kan,” ucap Rocky dalam acara Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (3/9/2024).

Karena sulitnya membutikan, kata Rocky, maka yang bisa dilakukan publik sekarang hanyalah menduga jika hal tersebut adalah cawe-cawe.

“Yang paling sederhana adalah menduga dengan kekuatan pikiran bahwa itu pasti cawe-cawe,” ungkapnya.

Rocky memandang, publik sudah paham betul apa yang dilakukan Jokowi adalah bentuk dari cawe-cawe, namun sulit untuk membuktikan.

“Jadi sebetulnya kita semua ngerti tuh bahwa memang cawe-cawe, buktikan, ya ga bisa dibuktikan. Kalau begitu sebaliknya bisa dibuktikan ga? Ya justru yang panjang lebar yang lebih ga bisa dibuktikan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Ono Surono mengungkapkan, gagalnya partai berlambang banteng itu mengusung Anies Baswedan di Pilgub Jabar 2024 karena ada campur tangan seseorang bernama Mulyono.

Ono menuding Mulyono sebagai aktor utama yang menghalangi pencalonan Anies. Namun, Ono tidak menjelaskan siapa sebenarnya Mulyono tersebut.

“Ada tangan-tangan dari luar yang tidak menghendaki Pak Anies diusung di Jabar. Mulyono dan geng,” ucap Ono saat konferensi pers di Kantor KPU Jabar, Kota Bandung, Jumat (30/8/2024).

Selain di Jabar, Anies awalnya juga menjajaki peluang pada Pilkada Jakarta 2024. Ia sudah sempat didukung oleh PKS, Partai Nasdem, dan PKB.

Namun, ketiga partai politik itu beralih ke gerbong Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang jadi penyokong Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anies baswedan cawe cawe jokowi pilkada Rocky Gerung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.