Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Cair 20 Juli 2026, Siap-siap! Ada Penerima Baru dan KPM yang Dicoret

Kamis, 16 Juli 2026 03:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 16 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!

Kamis, 16 Juli 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Update Kode Redeem FF Terbaru 16 Juli 2026: Klaim Reward Eksklusif Sekarang!

Kamis, 16 Juli 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos PKH dan BPNT Cair 20 Juli 2026, Siap-siap! Ada Penerima Baru dan KPM yang Dicoret
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 16 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Update Kode Redeem FF Terbaru 16 Juli 2026: Klaim Reward Eksklusif Sekarang!
  • Head to Head Inggris vs Argentina: Duel Penuh Dendam, Siapa Raja Sebenarnya di Piala Dunia?
  • Info Orang Hilang: Mahasiswi Unisba Belum Kembali ke Rumah, Hubungi Nomor Ini Jika Melihatnya
  • Viral! Baso Lima Saudara Bandung Punya Kuah Misdasem Racik Sendiri, Sekali Coba Langsung Nagih
  • Hadiah Naik Rp6 Miliar! Piala Presiden Elite 2026 Siap Sajikan Duel Sengit Klub Indonesia dan Asia
  • Jangan Berikan NIK dan OTP! Modus Penipuan Baru di Cimahi Mengatasnamakan Aktivasi IKD
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sambut Bonus Demografi, Kang Arfi Ajak Mahasiswa Kembangkan Kreativitas 

By Putra JuangJumat, 28 Juni 2024 20:48 WIB3 Mins Read
Bakal Calon Wali Kota Bandung 2024, Arfi Rafnialdi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bakal Calon Wali Kota Bandung 2024, Arfi Rafnialdi mengisi kuliah umum dalam rangkaian Milad ke-8 Universitas Muhammadiyah Bandung, Jumat (28/6/2024).

Pada kesempatan itu, Arfi mendorong peran mahasiswa untuk menjadi pelaku dalam ekosistem kreatif di daerah. Menurutnya, kreativitas akan selalu jadi bagian dalam menyelesaikan masalah dalam segala aspek.

“Alhamdulillah, saya diundang Universtias Muhammadiyah Bandung dalam rangka milad ke-8. Ada dua kegiatan, pertama kuliah umum untuk mahasiswa dan ada diskusi dengan pak Rektor terkait kreativitas bisa kita hadirkan dalam menyelesaikan masalah keseharian,” ucap Kang Arfi, sapaan akrabnya.

Kang Arfi mengatakan, peran mahasiswa sangat penting dalam membangun ekosistem kreatif daerah. Apalagi, Indonesia tengah dihadapkan tantangan bonus demografi yang menuntut para usia produktif lebih berdaya.

“Karena kalau bicara Indonesia emas bukan bicara orang lain. Tapi tentang mereka sendiri. Dan mereka kita tantang untuk mengembangkan diri supaya jadi pilar yang menguatkan bangsa. Saya meyakini kalau individu berdaya maka generasi ini yang akan membawa generasi emas Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga:  Pesona 4 Masjid di Bandung yang Cocok Dijadikan Lokasi Pernikahan

Berdasarkan data Kemenparekraf, ekonomi kreatif juga terbukti berperan besar terhadap ekonomi nasional, di tahun 2022 kontribusinya terhadap PDB nasional mencapai Rp1.280 triliun dan kontribusi tenaga kerja sektor ekonomi kreatif pada nasional pun pada 2022 mencapai 17,7 persen.

“Ekosistem ekonomi kreatif memang sudah punya porsi besar penyumbang PDRB,” ujar politisi Partai Golkar ini.

Dalam konteks Kota Bandung, Kang Arfi menyebut ekosistem kreatif masih jadi lokomotif ekonomi yang patut dikembangkan. Contohnya, ekistensi Sentra Rajut Binongjati dan Tahu Cibuntu masih berperan dalam menyerap lapangan kerja.

Baca Juga:  Bangun Ekosistem Pelatihan Berkualitas, Disnaker Bandung Dorong Transformasi dan Akreditasi LPK

“Jadi bukan hanya produknya tapi dari ekosistem yang ada sudah menjadi magnet bagi wisatawan untuk datang ke Bandung. Ini bisa jadi penggerak ekonomi yang diandalkan dan harus dimanfaatkan betul,” katanya.

Kang Arfi berpendapat, kondisi tersebut tak akan berkembang jika tidak ada dorongan dari pemerintah.

“Memang tantangannya kalau bisnis ini dibiarkan berkompetisi tanpa ada dukungan pemerintah maka majunya secepat yang kita harapkan. Padahal kita harap mereka bisa jadi lokomotif yang menggerakan ekonomi,” ungkapnya.

“Bandung itu punya daya kreativitas tinggi. Urusan kuliner saja banyak yang baru. Tapi tentu perkembangan kreativitas dunia usaha akan berkelanjutan jika upaya serupa dilakukan para pemimpin dan para penggerak birokrasi,” tambahnya.

Baca Juga:  Jalan Asia Afrika, Jejak Sejarah dan Pesona Wisata Bandung yang Tak Pernah Padam

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung, Herry Suhardiyanto berharap, pengalaman dan jam terbang Kang Arfi dalam lingkup birokrasi bisa memberi gambaran kepada para mahasiswa tentang pentingnya kebijakan publik dalam menciptakan ekosistem kreatif.

“Alhamdulillah kami mendapat kunjungan dan ilmu dari Kang Arfi tentang bagaimana membangun ekosistem kreatif melalui inovasi kebijakan publik yang sangat penting bagi kampus kami yang punya visi Islami, teknopreneurship, harus menyemai kreativitas bagi mahasiswa,” katanya.

“Kang Arfi kan anak muda kreatif dan sejak lama berkiprah di pemerintahan di Bandung dan Jawa Barat. Mudah-mudahan ke depan bisa melahirkan pelayanan publik yang inovatif serta memahami masyaraka dan efektif dalam mengatasi persoalan yang dihadapi Bandung,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arfi Rafnialdi bonus demografi Kota Bandung kreatifitas mahasiswa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Cair 20 Juli 2026, Siap-siap! Ada Penerima Baru dan KPM yang Dicoret

Info Orang Hilang: Mahasiswi Unisba Belum Kembali ke Rumah, Hubungi Nomor Ini Jika Melihatnya

Jangan Berikan NIK dan OTP! Modus Penipuan Baru di Cimahi Mengatasnamakan Aktivasi IKD

Bongkar Isi Proposal Pernikahan Rozan yang Viral, Pantas Saja Mertua Langsung Luluh

Pemkot Bandung Siapkan Sistem Parkir Jelang Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi

Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.