Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Balsa Sekulic Sesumbar! Persib Siap Singkirkan Persija dan Rebut Tiket Final Piala Presiden 2026

Senin, 3 Agustus 2026 20:33 WIB

Dedi Mulyadi Desak Bersih-Bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi

Senin, 3 Agustus 2026 20:29 WIB

Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain

Senin, 3 Agustus 2026 20:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Balsa Sekulic Sesumbar! Persib Siap Singkirkan Persija dan Rebut Tiket Final Piala Presiden 2026
  • Dedi Mulyadi Desak Bersih-Bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi
  • Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain
  • Bukan Profesor, Mbah Riyan Tukang Bangunan dari Kudus Ini Diakui Ulama Al-Azhar Lewat Puluhan Kitab Tahqiq
  • Usai Keluhan Lapangan Padel, Pemkot Bandung Siapkan Aturan Jam Operasional Tempat Usaha
  • Farhan Ingatkan Pengusaha: Jangan Cuma Legal, Harus Bangun Hubungan Baik dengan Warga
  • Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026: Herdman Akui The Golden Star Jadi Ujian Terberat Garuda
  • Ditutup Sejak Awal 2026, Alun-alun Bandung Kembali Sambut Warga Jelang 17 Agustus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Santri Ponpes di Baleendah Bandung Bunuh Pemilik Warung Kelontong

By Putra JuangKamis, 5 Oktober 2023 15:42 WIB2 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal.
Ilustrasi korban meninggal. (Ilustrasi Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang anak yang berhadapan dengan hukum, M (16) ditangkap Polresta Bandung karena dugaan pembunuhan pada Jumat (22/10/2023).

Santri dari Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung tersebut diduga membunuh seorang pemilik tokoh kelontong inisial AK.

Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo mengatakan bahwa kasus tersebut bisa diunggap hanya dalam seminggu sejak peristiwa pembunuhan.

Kusworo mengungkapkan, dugaan pembunuhan itu bermula saat M mendapat perundungan di pondoknya oleh sesama santri.

Lantaran kesar, dirinya lalu kabur dengan melompati pagar pondok. “Setelah mendapatkan perlakuan tidak baik itu lompat pagar,” kata Kusworo, Kamis (5/10/2023).

Setelah itu, M berjalan-jalan di sekitar pondoknya dan menemukan sebilah pisau. Pisau itu lalu disimpannya.

Sebelum pulang ke pondok, M mampir ke toko kelontong yang dijaga AK. Namun AK dinilai M telah memberi tatap sinis.

Rasa kesal tersebut mendorong M membuat korban terjatuh dengan cara dibanting.

Setelah itu, M yang terlanjur kesal kemudian mengeluarkan pisau yang disimpannya.

AK pun ditusuk berulangkali. “Tersinggung, maka langsung melakukan penusukan kepada si laki-laki pemilik warung,” kata Kusworo.

Istri korban sempat berupaya melerai, namun dirinya ikut terluka karena sabetan pisau.

Beruntung sang istri selamat, begitu juga dengan bayi yang dikandungnya. Hanya saja sang suami meninggal di tempat.

M pun berusaha melarikan diri. Namun malah bersembunyi di pondoknya dan bisa langsung ditangkap setelah polisi berhasil menemukan informasi yang cukup.

Anak berhadapan dengan hukum itu disangkakan Pasal 338 subsider Pasal 351 ayat 3 dengan ancaman pidana penjara selama 15 tahun. “Kami jerat dengan pasal pembunuhan,” kata Kusworo.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Beleendah Featured pembunuhan santri
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Desak Bersih-Bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi

Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain

Bukan Profesor, Mbah Riyan Tukang Bangunan dari Kudus Ini Diakui Ulama Al-Azhar Lewat Puluhan Kitab Tahqiq

Usai Keluhan Lapangan Padel, Pemkot Bandung Siapkan Aturan Jam Operasional Tempat Usaha

Farhan Ingatkan Pengusaha: Jangan Cuma Legal, Harus Bangun Hubungan Baik dengan Warga

Ditutup Sejak Awal 2026, Alun-alun Bandung Kembali Sambut Warga Jelang 17 Agustus

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.