Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dua WNI Jadi Korban Serangan di Riyadh, KBRI Ungkap Kondisi Terbaru

Rabu, 14 Oktober 2026 12:08 WIB

Bukan Cuma Raja Indonesia! Persib Kini Bikin The Cong Viettel Ketar-ketir

Rabu, 14 Oktober 2026 11:38 WIB

5 Destinasi Wisata Kekinian di Jabar yang Lagi Hits, Cocok Buat Healing Akhir Pekan!

Rabu, 14 Oktober 2026 11:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dua WNI Jadi Korban Serangan di Riyadh, KBRI Ungkap Kondisi Terbaru
  • Bukan Cuma Raja Indonesia! Persib Kini Bikin The Cong Viettel Ketar-ketir
  • 5 Destinasi Wisata Kekinian di Jabar yang Lagi Hits, Cocok Buat Healing Akhir Pekan!
  • Karhutla Jawa Barat Makin Meluas! 833 Hektare Lahan Terbakar, 23 Daerah Terdampak
  • Piala Asia 2027 Terancam Ditunda? Serangan Riyadh Picu Kekhawatiran
  • Mundur atau Ditinggalkan? Teka-teki Raline Shah Tinggalkan Kursi Stafsus Menkomdigi!
  • Wisata Kuliner Jabar yang Wajib Dikunjungi: Dari Legendaris sampai Hidden Gem!
  • Harga Emas 14 Oktober 2026 Merosot, Antam dan Galeri24 Turun! Saatnya Borong?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sosialisasi Pilkada di Ponpes Aisyiyah, KPU Jabar Tekankan Pentingnya Pemilih Pemula Hindari Hoaks dan Politik Uang

By SusanaRabu, 2 Oktober 2024 12:15 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pilkada 2024, KPU Jawa Barat menggelar sosialisasi di Pondok Pesantren Aisyiyah Boarding School, Kabupaten Bandung, Selasa (1/10/2024).

Acara ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta, sebagian besar pelajar dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), yang bersemangat mendalami pentingnya menjadi pemilih cerdas.

Ketua pelaksana kegiatan, Ade Ahmad Fauzi menyampaikan, pentingnya pelajar sebagai generasi penerus bangsa untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi.

“IPM selalu siap dalam segala situasi dan membangun kader bangsa. Pesantren Aisyiyah Boarding School dipilih sebagai tempat sosialisasi karena mayoritas peserta adalah perempuan dan terkait secara historis dengan Muhammadiyah. Kami berharap IPM dapat menjadi motor dalam mengkampanyekan pentingnya pemilihan kepala daerah,” ujar Ade Ahmad Fauzi dalam sambutannya.

Baca Juga:  Tunjukkan Perbaikan Kinerja, KPU Jabar Raih Penghargaan sebagai Lembaga Informatif

Ketua PW IPM Jabar, Irsyad Khalid menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dalam perbedaan.

“Melalui sosialisasi ini, kita dapat menjaga kebersamaan sebagai warga negara yang akan memilih pemimpin Jawa Barat yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubag Hukum KPU Jabar, Hasanuddin Ismail, juga memberikan materi tentang peran pemilih pemula dalam Pilkada.

Hasanuddin menegaskan pentingnya mengetahui calon-calon yang akan dipilih pada Pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang.

“Pemilih pemula harus mengetahui siapa saja calon yang akan dipilih, baik gubernur dan wakil gubernur, maupun bupati dan wakil bupati. Selain itu, pemilih harus cerdas dan tidak mudah terpengaruh berita hoax atau praktik politik uang,” paparnya.

Baca Juga:  Final Chapter! Revisi UU Pilkada Batal Disahkan, DPR Patuhi Putusan MK

Wakil Mudir Pondok Pesantren Aisyiyah Boarding School, Inding Usup Supriatna, menyampaikan, pentingnya pemilih pemula untuk memilih dengan hati nurani.

“Ketika nanti datang ke TPS, pemilih pemula akan memilih dua tingkatan pemimpin, dari gubernur hingga bupati. Ini adalah kesempatan untuk menentukan masa depan Jawa Barat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Riki Saripudin, sebagai seorang pegiat pemilu menekankan pentingnya memilih pemimpin yang jujur, amanah, cerdas, dan memiliki visi jelas. Ia juga memperingatkan peserta agar waspada terhadap hoaks dan praktik politik uang.

Baca Juga:  Cawabup Ali Syakieb Ajak Relawan Bersihkan APK, Pastikan Pilkada Kabupaten Bandung Berjalan Damai

“Pemilih cerdas harus menghindari berita hoaks dan suap menyuap. Pelajar sebagai pemilih pemula harus berperan aktif dalam menentukan nasib bangsa,” jelas Riki.

Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana para peserta antusias mengajukan pertanyaan terkait proses pemilihan. Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama para peserta dan narasumber.

KPU Jabar berharap melalui kegiatan sosialisasi seperti ini, para pemilih pemula dapat lebih memahami proses demokrasi dan berperan aktif dalam memilih pemimpin yang terbaik untuk masa depan Jabar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPU Jabar pilkada Sosialisasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dua WNI Jadi Korban Serangan di Riyadh, KBRI Ungkap Kondisi Terbaru

Karhutla Jawa Barat Makin Meluas! 833 Hektare Lahan Terbakar, 23 Daerah Terdampak

Mundur atau Ditinggalkan? Teka-teki Raline Shah Tinggalkan Kursi Stafsus Menkomdigi!

Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.