Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geruduk Balai Kota, HMI Bandung Tagih Janji Farhan-Erwin Selesaikan 10 Masalah Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 17:34 WIB

Muktamar ke-35 NU Dimulai, Ini 8 Tokoh yang Berebut Kursi Ketum PBNU

Kamis, 27 Agustus 2026 16:33 WIB

Uang Rp3 Miliar Dikuras Karyawan Sendiri, Vilmei Alami Trauma Berat dan Krisis Kepercayaan

Kamis, 27 Agustus 2026 16:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geruduk Balai Kota, HMI Bandung Tagih Janji Farhan-Erwin Selesaikan 10 Masalah Daerah
  • Muktamar ke-35 NU Dimulai, Ini 8 Tokoh yang Berebut Kursi Ketum PBNU
  • Uang Rp3 Miliar Dikuras Karyawan Sendiri, Vilmei Alami Trauma Berat dan Krisis Kepercayaan
  • Ramon Tanque Dipinjamkan Persib, Persita Tangerang Jadi Kandidat Terkuat?
  • Bosan ke Tempat Nongkrong? 3 Wisata Sejarah Bandung Ini Bikin Liburan Makin Berisi
  • Peluang Emas Lulusan SMA/SMK! BUMN Buka Lowongan Kerja Terbaru Agustus 2026, Cek Posisinya
  • Skandal Video Syur Oknum Guru di Sukabumi: Berstatus PPPK, Terancam Dipecat
  • Pencarian Berakhir Pilu! Tiga Wisatawan Hilang di Pantai Santolo Ditemukan Meninggal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 27 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Studi Tour Hanya Jadi Beban, Dedi Mulyadi Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

By Putra JuangJumat, 4 April 2025 14:00 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Biro Adpim Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali menyoroti polemik terkait larangan study tour yang diminta dicabut oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar dengan alasan tingkat hunian hotel yang menurun.

Lantas, Dedi pun mempertanyakan esensi dari study tour yang kini dianggap sebagai pariwisata atau piknik.

“Tingkat hunian hotel meningkat itu kan manakala ada orang yang memiliki kebutuhan untuk menginap di hotel, untuk liburan, kemudian kepentingan pekerjaan dan kepentingan-kepentingan lainnya,” ucap Dedi dalam Instagram pribadinya, Jumat (4/4/2025).

“Nah pertanyaannya adalah ketika study tour dimaknai sebagai menginap di hotel artinya sudah diakui bukan study tour tapi pariwisata atau piknik,” tambahnya.

Baca Juga:  Akun Bisnis 45 Hotel di Kota Bandung Diretas Hacker, Warga Diimbau Hati-hati

Dedi menilai bahwa pariwisata yang menggeliat seharusnya berasal dari masyarakat yang memiliki kelebihan uang setelah kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Hanya saja, dalam kasus study tour, banyak orang tua siswa yang terpaksa meminjam uang ke bank atau menjual aset untuk membiayai kegiatan tersebut.

“Banyak orang tua yang terpaksa pinjam ke Bank Emok, ke Bank Keliling, jual aset dan kemudian pinjam ke tempat-tempat lain yang menimbulkan beban ekonomi bagi kehidupannya itu dipaksa oleh anaknya untuk piknik dulu nyebutnya study tour,” katanya.

Baca Juga:  Hadapi Keracunan MBG: Pramono Pilih Jalur Spiritual, Dedi Mulyadi Evaluasi dan KLB

“Satu sisi bisa saja terjadi lonjakan kunjungan di pariwisataan, ada aspek ekonomi yang bergerak, tetapi di sisi lain itu ada kemiskinan baru yang tercipta, yaitu puluhan ribu atau ratusan ribu orang tua siswa yang menanggung beban hutang akibat piknik anaknya yang bersimbulkan study tour,” tambahnya.

Sebagai Gubernur, Dedi menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah menyelamatkan beban kehidupan rakyat. Dia ingin mengurangi beban ekonomi masyarakat agar mereka tidak berhutang dan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Resmi Larang Pelajar Jabar Nongkrong di Atas Jam 8 Malam

“Sebagai gubernur saya harus melihat hal yang lebih luas, yaitu saya harus menyelamatkan dulu beban kehidupan rakyat agar terkurangi beban ekonominya, agar dia tidak berhutang dan mereka terpenuhi kebutuhan dasar pokoknya yaitu kepentingan mereka untuk kepentingan konsumsi, kepentingan pendidikan, itu dulu yang saya inginkan,” tuturnya.

“Kalau orang tuanya yang punya kemampuan ekonomi anaknya bisa piknik bersama orang tuanya, kan gak ada problem sebenarnya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi hotel study tour
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geruduk Balai Kota, HMI Bandung Tagih Janji Farhan-Erwin Selesaikan 10 Masalah Daerah

Muktamar ke-35 NU Dimulai, Ini 8 Tokoh yang Berebut Kursi Ketum PBNU

Uang Rp3 Miliar Dikuras Karyawan Sendiri, Vilmei Alami Trauma Berat dan Krisis Kepercayaan

Ilustrasi video syur

Skandal Video Syur Oknum Guru di Sukabumi: Berstatus PPPK, Terancam Dipecat

Pencarian Berakhir Pilu! Tiga Wisatawan Hilang di Pantai Santolo Ditemukan Meninggal

Bansos

Cek Sekarang! Cara Cek Bansos PKH 2026 Lewat HP, Tinggal Masukkan NIK KTP

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.