Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mariano Peralta Selangkah Lagi ke Persib? Ini Peringatan Bung Ropan untuk Maung Bandung

Jumat, 10 Juli 2026 13:35 WIB

Jadwal Asia Africa Festival 2026 Bandung, Cek Daftar Jalan yang Ditutup 11-12 Juli

Jumat, 10 Juli 2026 13:04 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Link DANA Kaget Terbaru 10 Juli 2026: Begini Cara Dapat Saldo DANA Gratis Tanpa Tertipu

Jumat, 10 Juli 2026 12:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mariano Peralta Selangkah Lagi ke Persib? Ini Peringatan Bung Ropan untuk Maung Bandung
  • Jadwal Asia Africa Festival 2026 Bandung, Cek Daftar Jalan yang Ditutup 11-12 Juli
  • Link DANA Kaget Terbaru 10 Juli 2026: Begini Cara Dapat Saldo DANA Gratis Tanpa Tertipu
  • Argentina vs Swiss: Reuni Lionel Messi dan Granit Xhaka Usai 12 Tahun, Siapa ke Semifinal?
  • Intensitas Tinggi! Beckham Putra Siap Rebut Tempat di Timnas Indonesia
  • Kabar Duka! Mantan Mendag Rachmat Gobel Meninggal Dunia
  • Update Harga Emas Pegadaian 10 Juli 2026: Antam Turun Rp8.000, UBS dan Galeri 24 Ikut Merosot
  • Jadwal Spanyol vs Belgia: Pertaruhan Nyawa Demi Tiket Semifinal Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 10 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Studi Tour Hanya Jadi Beban, Dedi Mulyadi Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

By Putra JuangJumat, 4 April 2025 14:00 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: Biro Adpim Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali menyoroti polemik terkait larangan study tour yang diminta dicabut oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar dengan alasan tingkat hunian hotel yang menurun.

Lantas, Dedi pun mempertanyakan esensi dari study tour yang kini dianggap sebagai pariwisata atau piknik.

“Tingkat hunian hotel meningkat itu kan manakala ada orang yang memiliki kebutuhan untuk menginap di hotel, untuk liburan, kemudian kepentingan pekerjaan dan kepentingan-kepentingan lainnya,” ucap Dedi dalam Instagram pribadinya, Jumat (4/4/2025).

“Nah pertanyaannya adalah ketika study tour dimaknai sebagai menginap di hotel artinya sudah diakui bukan study tour tapi pariwisata atau piknik,” tambahnya.

Baca Juga:  Sekolah Maung Dedi Mulyadi: DPRD Jabar Masih Bingung, Minta Penjelasan Lengkap

Dedi menilai bahwa pariwisata yang menggeliat seharusnya berasal dari masyarakat yang memiliki kelebihan uang setelah kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Hanya saja, dalam kasus study tour, banyak orang tua siswa yang terpaksa meminjam uang ke bank atau menjual aset untuk membiayai kegiatan tersebut.

“Banyak orang tua yang terpaksa pinjam ke Bank Emok, ke Bank Keliling, jual aset dan kemudian pinjam ke tempat-tempat lain yang menimbulkan beban ekonomi bagi kehidupannya itu dipaksa oleh anaknya untuk piknik dulu nyebutnya study tour,” katanya.

Baca Juga:  Penertiban Warung Ciater, Pakar Ingatkan Dampak Ekonomi Warga

“Satu sisi bisa saja terjadi lonjakan kunjungan di pariwisataan, ada aspek ekonomi yang bergerak, tetapi di sisi lain itu ada kemiskinan baru yang tercipta, yaitu puluhan ribu atau ratusan ribu orang tua siswa yang menanggung beban hutang akibat piknik anaknya yang bersimbulkan study tour,” tambahnya.

Sebagai Gubernur, Dedi menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah menyelamatkan beban kehidupan rakyat. Dia ingin mengurangi beban ekonomi masyarakat agar mereka tidak berhutang dan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Geram Masih Temukan Banyak Anak Jalanan, Pertanyakan Kinerja DP3AKB Jabar

“Sebagai gubernur saya harus melihat hal yang lebih luas, yaitu saya harus menyelamatkan dulu beban kehidupan rakyat agar terkurangi beban ekonominya, agar dia tidak berhutang dan mereka terpenuhi kebutuhan dasar pokoknya yaitu kepentingan mereka untuk kepentingan konsumsi, kepentingan pendidikan, itu dulu yang saya inginkan,” tuturnya.

“Kalau orang tuanya yang punya kemampuan ekonomi anaknya bisa piknik bersama orang tuanya, kan gak ada problem sebenarnya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi hotel PHRI study tour
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Asia Africa Festival 2026 Bandung, Cek Daftar Jalan yang Ditutup 11-12 Juli

Kabar Duka! Mantan Mendag Rachmat Gobel Meninggal Dunia

Panduan Lengkap Cek Bansos PKH BPNT Juli 2026, Simak Nominal dan Jadwal Pencairannya

Tabrak Lari di Pasteur Bandung Berujung Maut, Satu Korban Meninggal usai Dirawat Intensif

Ilustrasi PNS.

Daftar 6 Tunjangan PNS Juli 2026 di Luar Gaji Pokok, Cek Besaran yang Diterima ASN

Asia Africa Festival 2026 Digelar Akhir Pekan Ini, Catat Jadwal, Rute Karnaval dan Lokasinya

Terpopuler
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Kisah Keyshia, Mojang Bandung yang Rela Kurang Tidur Demi Kejar Prestasi: Hasil Tak Mengkhianati Proses!
  • Link Live Streaming Argentina vs Cape Verde Piala Dunia 2026, Tonton di TVRI dan OTT
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.