Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mojang Bandung Gita Puspita: Aktif Berorganisasi, Mengajar, dan Terus Bertumbuh Mengejar Masa Depan

Minggu, 4 Oktober 2026 21:47 WIB

Cuma Punya Waktu 2 Hari! Thom Haye dan Ragnar Riskan Main saat Persib Lawan Port FC

Minggu, 4 Oktober 2026 19:36 WIB

Bongkar Dapur Comeback Syahrini: Dari Alasan Vakum, Bagi-bagi Dollar, Hingga Konsultan Komedi!

Minggu, 4 Oktober 2026 18:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mojang Bandung Gita Puspita: Aktif Berorganisasi, Mengajar, dan Terus Bertumbuh Mengejar Masa Depan
  • Cuma Punya Waktu 2 Hari! Thom Haye dan Ragnar Riskan Main saat Persib Lawan Port FC
  • Bongkar Dapur Comeback Syahrini: Dari Alasan Vakum, Bagi-bagi Dollar, Hingga Konsultan Komedi!
  • Bansos Oktober 2026 Cair! Ini 4 Bantuan Pemerintah dan Nominal yang Diterima
  • Liburan ke Indramayu? Ini 4 Tempat Wisata Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Daftar
  • Budak Bandung Lolos ke Barcelona, Bakal Seangkatan Anak Messi? Ini Faktanya
  • Tarif Parkir Bandung Kembali Disorot, Parkir Dekat Masjid Raya Capai Rp15 Ribu
  • Debut di Shopee Cup 2026, Persib Target Bawa Pulang Poin dari Markas Port FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 4 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

STY Dipecat, Media Korea Ungkap ‘Dutch Connection’ Masih Menghantui Timnas Indonesia

By SusanaJumat, 10 Januari 2025 22:40 WIB2 Mins Read
Shin Tae-yong. Foto: Dok. PSSI.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media Korea Selatan terus menyoroti pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Salah satu media Korea Selatan, Star News Korea, merilis artikel yang mengaitkan pemecatan Shin Tae-yong dengan pengaruh Belanda dalam sepak bola Indonesia.

Artikel tersebut mengulas sejarah panjang hubungan Indonesia dengan Belanda, termasuk partisipasi Indonesia (saat itu Hindia Belanda) di Piala Dunia 1938, meskipun mereka kalah 0-6 dari Hongaria.

Momen tersebut dianggap sebagai tonggak sejarah, namun hubungan Indonesia dan Belanda terus berlanjut, bahkan hingga kini membayangi dunia sepak bola Tanah Air.

Star News Korea juga menyoroti bagaimana pengaruh Belanda dalam ekonomi Indonesia sejak zaman kolonial masih terasa hingga saat ini.

Baca Juga:  Situasi Tidak Kondusif, Laga Persib Bandung vs Borneo FC Resmi Ditunda

Produk-produk Indonesia, seperti rempah-rempah, kopi, dan tebu, menjadi sumber kekayaan bagi Belanda pada abad ke-19. Selain itu, perusahaan besar seperti Royal Dutch Shell juga berakar dari hubungan ini.

Menurut media Korea Selatan tersebut, pengaruh Belanda tak hanya terasa dalam sektor ekonomi, tetapi juga di dunia sepak bola. Pemain-pemain naturalisasi Indonesia, banyak di antaranya lahir di Belanda atau memiliki keturunan Belanda, dianggap menjadi faktor penting dalam kesuksesan Timnas Indonesia.

“Saat ini, di Indonesia yang merupakan negara berkembang yang sedang berkembang di Asia Tenggara dan mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat, pengaruh Belanda masih terasa. Salah satunya adalah sepak bola,” tulis media Korea Selatan tersebut.

Baca Juga:  Persib Bandung Hadapi Agustus Super Padat: Enam Laga Penentu Musim dan Asia

Para pemain naturalisasi ini telah memperkuat skuad Garuda dan meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.

Penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, yang merupakan mantan pemain Belanda keturunan Suriname, semakin mempertegas pengaruh “Dutch Connection” dalam sepak bola Indonesia.

Media Korea Selatan ini mengaitkan pemecatan Shin Tae-yong dengan penekanan besar pada pemain naturalisasi, khususnya yang memiliki latar belakang Belanda.

Baca Juga:  Didepak dari Kursi Pelatih Timnas Indonesia, STY Akui Bisa Pulang Kampung dengan Bangga

Meskipun kegagalan Indonesia di ASEAN Cup 2024 menjadi alasan utama, Star News Korea berpendapat bahwa keputusan tersebut juga berkaitan dengan strategi berkelanjutan Indonesia yang mengandalkan pemain naturalisasi.

Dengan penunjukan Kluivert, yang dikenal sebagai bagian dari sejarah sepak bola Belanda, media Korea Selatan ini menilai bahwa Indonesia semakin menegaskan pentingnya hubungan dengan Belanda dalam perkembangan sepak bola mereka.

Star News Korea pun menyimpulkan bahwa kisah ini bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga mengenai warisan sejarah yang terus memengaruhi Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Belanda Sepak Bola Indonesia Shin Tae yong
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Indonesia Tambah 3 Perak dan 1 Perunggu di Asian Games 2026, Total 39 Medali

Indonesia vs Thailand Berebut Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Final di SUGBK

Bukan Karena Lemah, Ini Alasan Strategis Kenapa Thailand Sengaja Lepas Kemenangan Lawan Filipina

Diabaikan Negara Sendiri? Viral Cerita Atlet Indonesia Peraih 60 Medali Hasil Dukungan Sponsor Luar Negeri

Bikin Geregetan! Sosok Aedan Scipio, Pesepakbola Berambut Nyaris 2 Meter yang Guncang Dunia

Bukan Kebetulan! John Herdman Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.