Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
El Nino

Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 21:22 WIB

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Jumat, 14 Agustus 2026 20:27 WIB

Persib Kena Sanksi Berat AFC, Denda Rp3,57 Miliar dan Dua Laga Tanpa Penonton

Jumat, 14 Agustus 2026 20:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan
  • Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu
  • Persib Kena Sanksi Berat AFC, Denda Rp3,57 Miliar dan Dua Laga Tanpa Penonton
  • Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun
  • Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS
  • Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!
  • Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter
  • Persib Tak Full Team Lawan Sabah FC, 5 Pemain Timnas Masih Absen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

STY Dipecat, Media Korea Ungkap ‘Dutch Connection’ Masih Menghantui Timnas Indonesia

By SusanaJumat, 10 Januari 2025 22:40 WIB2 Mins Read
Shin Tae-yong. Foto: Dok. PSSI.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media Korea Selatan terus menyoroti pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Salah satu media Korea Selatan, Star News Korea, merilis artikel yang mengaitkan pemecatan Shin Tae-yong dengan pengaruh Belanda dalam sepak bola Indonesia.

Artikel tersebut mengulas sejarah panjang hubungan Indonesia dengan Belanda, termasuk partisipasi Indonesia (saat itu Hindia Belanda) di Piala Dunia 1938, meskipun mereka kalah 0-6 dari Hongaria.

Momen tersebut dianggap sebagai tonggak sejarah, namun hubungan Indonesia dan Belanda terus berlanjut, bahkan hingga kini membayangi dunia sepak bola Tanah Air.

Star News Korea juga menyoroti bagaimana pengaruh Belanda dalam ekonomi Indonesia sejak zaman kolonial masih terasa hingga saat ini.

Produk-produk Indonesia, seperti rempah-rempah, kopi, dan tebu, menjadi sumber kekayaan bagi Belanda pada abad ke-19. Selain itu, perusahaan besar seperti Royal Dutch Shell juga berakar dari hubungan ini.

Menurut media Korea Selatan tersebut, pengaruh Belanda tak hanya terasa dalam sektor ekonomi, tetapi juga di dunia sepak bola. Pemain-pemain naturalisasi Indonesia, banyak di antaranya lahir di Belanda atau memiliki keturunan Belanda, dianggap menjadi faktor penting dalam kesuksesan Timnas Indonesia.

“Saat ini, di Indonesia yang merupakan negara berkembang yang sedang berkembang di Asia Tenggara dan mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat, pengaruh Belanda masih terasa. Salah satunya adalah sepak bola,” tulis media Korea Selatan tersebut.

Para pemain naturalisasi ini telah memperkuat skuad Garuda dan meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.

Penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, yang merupakan mantan pemain Belanda keturunan Suriname, semakin mempertegas pengaruh “Dutch Connection” dalam sepak bola Indonesia.

Media Korea Selatan ini mengaitkan pemecatan Shin Tae-yong dengan penekanan besar pada pemain naturalisasi, khususnya yang memiliki latar belakang Belanda.

Meskipun kegagalan Indonesia di ASEAN Cup 2024 menjadi alasan utama, Star News Korea berpendapat bahwa keputusan tersebut juga berkaitan dengan strategi berkelanjutan Indonesia yang mengandalkan pemain naturalisasi.

Dengan penunjukan Kluivert, yang dikenal sebagai bagian dari sejarah sepak bola Belanda, media Korea Selatan ini menilai bahwa Indonesia semakin menegaskan pentingnya hubungan dengan Belanda dalam perkembangan sepak bola mereka.

Star News Korea pun menyimpulkan bahwa kisah ini bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga mengenai warisan sejarah yang terus memengaruhi Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Belanda Media Korea Selatan pemecatan Sepak Bola Indonesia Shin Tae yong
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Debut di Asia, Borneo FC Langsung Dipercaya Jadi Tuan Rumah AFC Challenge League

Tijjani Reijnders

Al Qadsiah Manuver Serius Boyong Tijjani Reijnders dari Manchester City

Ferran Torres Tinggalkan Barcelona, PSG Tebus Rp900 Miliar dan Siapkan Kontrak hingga 2031

Chelsea Beri Deadline Manchester City, Enzo Fernandez Dibanderol Rp2,8 Triliun

Baru Pecat Paul Munster, Bhayangkara FC Langsung Umumkan Pelatih Baru dari Spanyol

Real Madrid Kembali ‘Menggoda’, Man City Langsung Bentengi Haaland dengan Pagar Rp4,5 Triliun

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.