Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems

Rabu, 17 Juni 2026 02:00 WIB
Garena Free Fire

Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus

Rabu, 17 Juni 2026 01:00 WIB

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Selasa, 16 Juni 2026 21:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems
  • Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
  • Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

STY Dipecat, Media Korea Ungkap ‘Dutch Connection’ Masih Menghantui Timnas Indonesia

By SusanaJumat, 10 Januari 2025 22:40 WIB2 Mins Read
Shin Tae-yong. Foto: Dok. PSSI.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media Korea Selatan terus menyoroti pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Salah satu media Korea Selatan, Star News Korea, merilis artikel yang mengaitkan pemecatan Shin Tae-yong dengan pengaruh Belanda dalam sepak bola Indonesia.

Artikel tersebut mengulas sejarah panjang hubungan Indonesia dengan Belanda, termasuk partisipasi Indonesia (saat itu Hindia Belanda) di Piala Dunia 1938, meskipun mereka kalah 0-6 dari Hongaria.

Momen tersebut dianggap sebagai tonggak sejarah, namun hubungan Indonesia dan Belanda terus berlanjut, bahkan hingga kini membayangi dunia sepak bola Tanah Air.

Star News Korea juga menyoroti bagaimana pengaruh Belanda dalam ekonomi Indonesia sejak zaman kolonial masih terasa hingga saat ini.

Baca Juga:  Nasib Sial Timnas Indonesia! Tampil Dominan tapi Kalah dari Irak karena Satu Kesalahan Fatal

Produk-produk Indonesia, seperti rempah-rempah, kopi, dan tebu, menjadi sumber kekayaan bagi Belanda pada abad ke-19. Selain itu, perusahaan besar seperti Royal Dutch Shell juga berakar dari hubungan ini.

Menurut media Korea Selatan tersebut, pengaruh Belanda tak hanya terasa dalam sektor ekonomi, tetapi juga di dunia sepak bola. Pemain-pemain naturalisasi Indonesia, banyak di antaranya lahir di Belanda atau memiliki keturunan Belanda, dianggap menjadi faktor penting dalam kesuksesan Timnas Indonesia.

“Saat ini, di Indonesia yang merupakan negara berkembang yang sedang berkembang di Asia Tenggara dan mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat, pengaruh Belanda masih terasa. Salah satunya adalah sepak bola,” tulis media Korea Selatan tersebut.

Baca Juga:  Kabar Buruk, Timnas Indonesia Dilanda Beragam Masalah Jelang Kontra Guinea

Para pemain naturalisasi ini telah memperkuat skuad Garuda dan meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.

Penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, yang merupakan mantan pemain Belanda keturunan Suriname, semakin mempertegas pengaruh “Dutch Connection” dalam sepak bola Indonesia.

Media Korea Selatan ini mengaitkan pemecatan Shin Tae-yong dengan penekanan besar pada pemain naturalisasi, khususnya yang memiliki latar belakang Belanda.

Baca Juga:  STY Tegur Pemain Timnas Indonesia yang Viral Karena Masak Mie Instan

Meskipun kegagalan Indonesia di ASEAN Cup 2024 menjadi alasan utama, Star News Korea berpendapat bahwa keputusan tersebut juga berkaitan dengan strategi berkelanjutan Indonesia yang mengandalkan pemain naturalisasi.

Dengan penunjukan Kluivert, yang dikenal sebagai bagian dari sejarah sepak bola Belanda, media Korea Selatan ini menilai bahwa Indonesia semakin menegaskan pentingnya hubungan dengan Belanda dalam perkembangan sepak bola mereka.

Star News Korea pun menyimpulkan bahwa kisah ini bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga mengenai warisan sejarah yang terus memengaruhi Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Belanda Media Korea Selatan pemecatan Sepak Bola Indonesia Shin Tae yong
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026: Les Bleus Waspadai Sadio Mane, Duel Sengit Pembuka Grup I

Guncang Piala Dunia 2026! Ucapan Pelatih Senegal Ini Bikin Ruang Pers Langsung Hening!

MotoGP

Jadwal Lengkap MotoGP Ceko 2026 Akhir Pekan Ini: Misi Marquez Lampaui Rekor Rossi di Brno

Kiper 40 Tahun Bikin Spanyol Frustrasi, Vozinha Jadi Pahlawan Tanjung Verde

Geger! Spanyol Tertahan Tim Underdog di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Amunisi Baru Skuad Garuda: DPR Restui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk Piala AFF 2026

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.