Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo

Jumat, 18 September 2026 14:08 WIB

Persija Jakarta Kena Sanksi Komdis PSSI Usai Lawan Persib, Total Denda Rp130 Juta

Jumat, 18 September 2026 14:05 WIB

Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan

Jumat, 18 September 2026 13:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo
  • Persija Jakarta Kena Sanksi Komdis PSSI Usai Lawan Persib, Total Denda Rp130 Juta
  • Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan
  • Rumor Ivan Susak dan Matej Markovic Muncul Lagi, Persib Masih Cari Kiper Baru?
  • Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari
  • Hasil Liga Europa: Juventus Pesta 5-0, Bournemouth Bikin Kejutan di Markas Real Sociedad
  • Bukan Kuliner Kekinian, 5 Tempat Makan Legendaris Bandung Ini Wajib Dicoba
  • Seribu Persen Siap! Kisah Debut Ikwan Ali Tanamal Saat Persib Bungkam FC Seoul
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tampung Sampah di 4 Daerah, Sekda Herman Harap TPPAS Lulut Nambo Bisa Segera Uji Coba

By Putra JuangSabtu, 11 Mei 2024 18:26 WIB2 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan segera memulai uji coba Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo untuk penanganan sampah di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman menilai, TPPAS yang akan melayani empat wilayah lintas provinsi, yakni Kota/Kabupaten Bogor serta Kota Depok, dan Kota Tangerang Selatan ini harus diuji coba dalam waktu dekat.

“Paling penting kami harus fokus, jangan sampai uji coba tertunda, karena kita berpacu dengan waktu,” ucap Herman, dikutip Sabtu (11/5/2024).

Herman mengatakan, TPPAS dengan luas 55 hektare ini mampu memisahkan sampah menjadi tiga bagian yaitu kompos, biomasa, dan RDF (refuse derifed fuel). Khusus sampah yang diolah jadi RDF akan diambil PT Indocement selaku offtaker.

Baca Juga:  Pengelolaan Sampah di Kota Bandung, Inovasi dengan Teknologi Motah

“Kami akan coba selesaikan secara pararel, nanti kita uji cobakan, kita sosialisasi, lalu kita uji cobakan lagi. Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa kita uji cobakan, kalau ada hal lain mari kita bicarakan, mari kita selesaikan termasuk status jalan,” katanya.

Baca Juga:  Cimahi Darurat Sampah! Penarikan Sampah dari Rumah Warga Dihentikan Sementara

Herman menyebut, secara de jure TPPAS Lulut Nambo ada di Kabupaten Bogor tapi asetnya milik provinsi dan juga ada aset pihak ketiga. Nanti akan ada kajian apakah nanti status jalan menuju TPPAS Legoknangka menjadi milik Pemkab Bogor atau provinsi.

“Semua hal kan tidak tanpa kendala, pro kontra biasa. Yang paling penting kita punya niat yang baik bagaimana TPPAS Lulut Nambo bisa secepatnya beroperasi. Kami dari provinsi membuka diri kalau ada kendala silakan sampaikan, nanti kita duduk bersama,” jelasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Serius Bangun Iklim Investasi yang Baik di Jabar

Selain itu, pihaknya juga sudah bertemu langsung dengan Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu untuk memastikan agar uji coba TPPAS Lulut Nambo segera dilakukan. Dia mengatakan, Pemprov Jabar akan terus memantau dan mendukung agar segera beroperasi.

“Provinsi insya allah konsisten mengawal, tapi membutuhkan dukungan kabupaten/kota, salah satunya tuan rumah Kabupaten Bogor,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bogor Herman Suryatman Pemprov Jabar sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.