Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!

Selasa, 3 November 2026 11:56 WIB

I.League Cup 2026/2027 Kick Off Hari Ini: Cek Jadwal 6 Matchday Pertama dan Nasib Persib Bandung

Selasa, 3 November 2026 11:48 WIB

Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang

Selasa, 3 November 2026 11:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!
  • I.League Cup 2026/2027 Kick Off Hari Ini: Cek Jadwal 6 Matchday Pertama dan Nasib Persib Bandung
  • Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang
  • Akhirnya Comeback! Dari Skandal Podcast Sampai Tutup Channel, Juan dan Eve Buka Lembaran Baru!
  • Ujian Fisik Skuad Persib: Usai Tarung di Australia, Langsung Tantang Java United di Pekan Ke-9
  • Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!
  • Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?
  • Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tangis Kabid Dishub Bogor Usai Isu Pemotongan Kompensasi Sopir Angkot Puncak

By Aga GustianaMinggu, 6 April 2025 14:16 WIB2 Mins Read
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah momen emosional terekam saat Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, terlihat menangis. Momen ini terjadi di tengah isu dugaan pemotongan uang kompensasi yang seharusnya diterima oleh para sopir angkot di jalur Puncak.

Seperti yang diketahui, selama libur Lebaran Idul Fitri 2025, operasional angkot di jalur Puncak ditiadakan untuk mengurangi kemacetan.

Sebagai bentuk kompensasi, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan bantuan sebesar Rp 1,5 juta, yang terdiri dari uang tunai Rp 1 juta dan sembako senilai Rp 500 ribu. Namun, para sopir angkot mengeluhkan bahwa mereka tidak menerima bantuan penuh.

Dalam video yang diunggah oleh Dedi Mulyadi di akun Instagramnya, Dadang Kosasih terlihat mengusap air mata. Sambil mengenakan seragam Dishub, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh Gubernur Dedi Mulyadi.

Baca Juga:  Dari Keamanan Hingga Infrastruktur, Ini Jurus Jabar Gaet Investor di WJIS 2025

“Pokoknya layani masyarakat, saya nitip. Ternyata jawabannya, Allah kasih jawaban. Melalui siapa? Melalui Pak Gubernur,” ujarnya.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi telah menegaskan bahwa ia tidak akan menoleransi tindakan pemotongan dana kompensasi tersebut. Ia bahkan menyebut tindakan itu sebagai “premanisme berseragam” jika dilakukan oleh aparatur negara.

Baca Juga:  Banjir Bogor Makin Parah, Dedi Mulyadi Desak PTPN Stop Alih Fungsi Lahan

“Kalau itu dilakukan oleh ASN atau kelompok organisasi resmi, saya tetap menyatakan itu adalah tindakan premanisme,” tegas Dedi Mulyadi.

Dedi juga memastikan bahwa uang yang sempat dipotong telah dikembalikan kepada para sopir. Meskipun ada pernyataan bahwa dana tersebut diberikan secara sukarela, Dedi tetap berpendapat bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan.

Baca Juga:  Jabar Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Infrastruktur dan Pangan Jadi Fokus Utama

“Katanya sukarela. Tapi karena bikin gaduh, akhirnya dibalikin lagi,” ujarnya.

Meskipun dana telah dikembalikan dan polemik mereda, Dedi Mulyadi memastikan bahwa pihaknya akan melakukan klarifikasi mendalam setelah libur Lebaran. Ia berharap kejadian serupa tidak akan terulang di masa mendatang.

“Semoga kejadian ini jadi yang terakhir. Klarifikasi akan kami lakukan setelah Lebaran,” pungkasnya.

Kejadian ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

angkot Bogor Dedi Mulyadi Dishub Puncak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!

Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang

Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.