Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Strategi Sukses Tambah Modal Usaha: Simulasi Angsuran KUR BCA Rp100 Juta dan Panduan Lengkapnya

Rabu, 17 Juni 2026 07:28 WIB
Struktur batu megalitikum di situs Gunung Padang Cianjur

Menawan dan Sejuk, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Cianjur yang Wajib Dikunjungi

Rabu, 17 Juni 2026 06:00 WIB

Cara Memasukkan Kode Redeem FF Terbaru Juni 2026, Ini Strategi Klaim Hadiah Skin Gratis Paling Efektif

Rabu, 17 Juni 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Strategi Sukses Tambah Modal Usaha: Simulasi Angsuran KUR BCA Rp100 Juta dan Panduan Lengkapnya
  • Menawan dan Sejuk, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Cianjur yang Wajib Dikunjungi
  • Cara Memasukkan Kode Redeem FF Terbaru Juni 2026, Ini Strategi Klaim Hadiah Skin Gratis Paling Efektif
  • Saddil Ramdani Tetap Latihan Saat Libur! Persib Siap Comeback Lebih Ganas
  • Dicari-cari! Link Video Full Durasi Cut Salwa Viral, Benarkah Ada Rekamannya?
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems
  • Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tangis Kabid Dishub Bogor Usai Isu Pemotongan Kompensasi Sopir Angkot Puncak

By Aga GustianaMinggu, 6 April 2025 14:16 WIB2 Mins Read
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah momen emosional terekam saat Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, terlihat menangis. Momen ini terjadi di tengah isu dugaan pemotongan uang kompensasi yang seharusnya diterima oleh para sopir angkot di jalur Puncak.

Seperti yang diketahui, selama libur Lebaran Idul Fitri 2025, operasional angkot di jalur Puncak ditiadakan untuk mengurangi kemacetan.

Sebagai bentuk kompensasi, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan bantuan sebesar Rp 1,5 juta, yang terdiri dari uang tunai Rp 1 juta dan sembako senilai Rp 500 ribu. Namun, para sopir angkot mengeluhkan bahwa mereka tidak menerima bantuan penuh.

Dalam video yang diunggah oleh Dedi Mulyadi di akun Instagramnya, Dadang Kosasih terlihat mengusap air mata. Sambil mengenakan seragam Dishub, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh Gubernur Dedi Mulyadi.

Baca Juga:  Soal Tragedi Garut, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Terlibat dan Siap Diperiksa

“Pokoknya layani masyarakat, saya nitip. Ternyata jawabannya, Allah kasih jawaban. Melalui siapa? Melalui Pak Gubernur,” ujarnya.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi telah menegaskan bahwa ia tidak akan menoleransi tindakan pemotongan dana kompensasi tersebut. Ia bahkan menyebut tindakan itu sebagai “premanisme berseragam” jika dilakukan oleh aparatur negara.

Baca Juga:  MA Tolak Kasasi PLK, Pemprov Jabar Pastikan Lahan SMAN 1 Bandung Sah Milik Negara

“Kalau itu dilakukan oleh ASN atau kelompok organisasi resmi, saya tetap menyatakan itu adalah tindakan premanisme,” tegas Dedi Mulyadi.

Dedi juga memastikan bahwa uang yang sempat dipotong telah dikembalikan kepada para sopir. Meskipun ada pernyataan bahwa dana tersebut diberikan secara sukarela, Dedi tetap berpendapat bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tetap Selidiki Dugaan Pemotongan Dana Kompensasi Sopir Angkot Puncak Bogor

“Katanya sukarela. Tapi karena bikin gaduh, akhirnya dibalikin lagi,” ujarnya.

Meskipun dana telah dikembalikan dan polemik mereda, Dedi Mulyadi memastikan bahwa pihaknya akan melakukan klarifikasi mendalam setelah libur Lebaran. Ia berharap kejadian serupa tidak akan terulang di masa mendatang.

“Semoga kejadian ini jadi yang terakhir. Klarifikasi akan kami lakukan setelah Lebaran,” pungkasnya.

Kejadian ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

angkot Bogor Dedi Mulyadi Dishub Puncak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • demo dprd jabar
    Demo Besar di Bandung Hari Ini, Pengendara Diminta Hindari Jalan Diponegoro
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.