Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB

Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia

Senin, 2 November 2026 13:37 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Senin, 2 November 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
  • Jadwal Padat Persib, Bobotoh Soroti Risiko Cedera dan Pentingnya Recovery
  • Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragis! WNI Meninggal di Gurun Pasir Saat Coba Berhaji Lewat Jalur Ilegal

By Aga GustianaSelasa, 3 Juni 2025 09:32 WIB2 Mins Read
Ilustrasi gurun pasir. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial SM ditemukan meninggal dunia di wilayah gurun Jumum, Makkah, Arab Saudi. Ia nekat menempuh jalur ilegal untuk bisa melaksanakan ibadah haji, namun nyawanya justru tak tertolong akibat paparan cuaca ekstrem.

Peristiwa tragis ini terjadi pada 27 Mei 2025 dan melibatkan tiga WNI, termasuk SM. Ketiganya menggunakan visa ziarah multiple yang tidak diperuntukkan bagi jemaah haji resmi. Mereka berupaya menyusup ke wilayah Makkah dengan cara menumpang taksi gelap, menghindari jalur resmi yang diawasi ketat oleh otoritas setempat.

Namun malang tak dapat ditolak, sopir taksi yang membawa mereka memilih menurunkan penumpangnya di tengah gurun karena takut tertangkap patroli. Dengan suhu gurun yang ekstrem, SM tidak mampu bertahan hidup.

“Ketiganya nekat masuk Makkah tanpa prosedur resmi. Mereka ditinggalkan di tengah gurun oleh sopir taksi, lalu ditemukan oleh aparat keamanan menggunakan drone. SM sudah dalam keadaan meninggal dunia, sementara dua lainnya dirawat di rumah sakit,” ungkap Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, dikutip dari situs resmi Kementerian Agama.

Baca Juga:  Saudi Keluarkan Aturan Baru Jelang Haji 2025, Perketat Akses ke Makkah

Dua WNI Selamat dari Dehidrasi Berat

Dua orang lain yang bersama SM, berinisial J dan S, sempat mengalami dehidrasi berat. Beruntung, keduanya ditemukan lebih cepat dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Otoritas Arab Saudi mengerahkan teknologi drone dalam pencarian para peziarah ilegal di jalur gurun. Hal ini dilakukan karena banyaknya kasus warga asing yang mencoba menerobos ke wilayah Makkah menjelang puncak haji.

Baca Juga:  Miris! 19 TKI Diduga Dijebak Jadi PSK di Dubai, Jaringan Sesama WNI Terlibat

KJRI Jeddah menyampaikan bahwa jenazah SM saat ini masih berada di rumah sakit untuk menjalani proses visum. Koordinasi dengan keluarga korban di Madura juga telah dilakukan guna persiapan pemakaman.

Upaya Kedua yang Berujung Maut

Ternyata, ini bukan kali pertama SM mencoba menembus Makkah. Beberapa hari sebelum peristiwa naas tersebut, SM bersama 10 WNI lainnya telah tertangkap dalam razia petugas dan dideportasi ke Jeddah.

Namun semangatnya untuk berhaji begitu kuat hingga ia memutuskan kembali menempuh jalur terlarang, meskipun sebelumnya sudah diperingatkan.

Baca Juga:  BPS: Semua Jenis Layanan Haji 2024 Memuaskan, Kecuali Tenda dan Konsumsi Armuzna

Imbauan Keras dari Pemerintah Indonesia

Konsulat Jenderal RI di Jeddah kembali mengingatkan seluruh WNI untuk tidak menerima tawaran atau bujukan dari pihak-pihak yang menjanjikan jalur haji tanpa prosedur resmi.

“Haji harus dijalankan secara sah dan sesuai aturan. Jangan sampai hanya karena memaksakan diri, nyawa melayang. Uang hilang, haji pun gagal,” ujar Konjen Yusron dengan nada prihatin.

Peringatan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi yang telah memperketat pengawasan terhadap keberadaan jemaah haji ilegal. Setiap tahunnya, ribuan orang ditangkap karena mencoba berhaji menggunakan visa non-haji.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arab Saudi ibadah haji WNI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.