Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa

Jumat, 18 September 2026 14:57 WIB
peredaran narkoba

WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita

Jumat, 18 September 2026 14:38 WIB

Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo

Jumat, 18 September 2026 14:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Takjub! Aksi ‘Orator Cilik’ Asal Cilacap Bikin Satu Kelas Terpukau, Bakat Alaminya Luar Biasa
  • WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita
  • Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo
  • Persija Jakarta Kena Sanksi Komdis PSSI Usai Lawan Persib, Total Denda Rp130 Juta
  • Wulan Guritno Beri Kejutan di Ultah Ariel NOAH, Momen Pelukan Jadi Sorotan
  • Rumor Ivan Susak dan Matej Markovic Muncul Lagi, Persib Masih Cari Kiper Baru?
  • Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari
  • Hasil Liga Europa: Juventus Pesta 5-0, Bournemouth Bikin Kejutan di Markas Real Sociedad
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragis! WNI Meninggal di Gurun Pasir Saat Coba Berhaji Lewat Jalur Ilegal

By Aga GustianaSelasa, 3 Juni 2025 09:32 WIB2 Mins Read
Ilustrasi gurun pasir. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial SM ditemukan meninggal dunia di wilayah gurun Jumum, Makkah, Arab Saudi. Ia nekat menempuh jalur ilegal untuk bisa melaksanakan ibadah haji, namun nyawanya justru tak tertolong akibat paparan cuaca ekstrem.

Peristiwa tragis ini terjadi pada 27 Mei 2025 dan melibatkan tiga WNI, termasuk SM. Ketiganya menggunakan visa ziarah multiple yang tidak diperuntukkan bagi jemaah haji resmi. Mereka berupaya menyusup ke wilayah Makkah dengan cara menumpang taksi gelap, menghindari jalur resmi yang diawasi ketat oleh otoritas setempat.

Namun malang tak dapat ditolak, sopir taksi yang membawa mereka memilih menurunkan penumpangnya di tengah gurun karena takut tertangkap patroli. Dengan suhu gurun yang ekstrem, SM tidak mampu bertahan hidup.

“Ketiganya nekat masuk Makkah tanpa prosedur resmi. Mereka ditinggalkan di tengah gurun oleh sopir taksi, lalu ditemukan oleh aparat keamanan menggunakan drone. SM sudah dalam keadaan meninggal dunia, sementara dua lainnya dirawat di rumah sakit,” ungkap Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, dikutip dari situs resmi Kementerian Agama.

Baca Juga:  Menag Sebut Indonesia Dapat Kuota Haji 221.000 Jemaah di Tahun 2025

Dua WNI Selamat dari Dehidrasi Berat

Dua orang lain yang bersama SM, berinisial J dan S, sempat mengalami dehidrasi berat. Beruntung, keduanya ditemukan lebih cepat dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:  Jadwal Siaran Langsung Arab Saudi Vs Timnas Indonesia, Tayang Dimana?

Otoritas Arab Saudi mengerahkan teknologi drone dalam pencarian para peziarah ilegal di jalur gurun. Hal ini dilakukan karena banyaknya kasus warga asing yang mencoba menerobos ke wilayah Makkah menjelang puncak haji.

KJRI Jeddah menyampaikan bahwa jenazah SM saat ini masih berada di rumah sakit untuk menjalani proses visum. Koordinasi dengan keluarga korban di Madura juga telah dilakukan guna persiapan pemakaman.

Upaya Kedua yang Berujung Maut

Ternyata, ini bukan kali pertama SM mencoba menembus Makkah. Beberapa hari sebelum peristiwa naas tersebut, SM bersama 10 WNI lainnya telah tertangkap dalam razia petugas dan dideportasi ke Jeddah.

Namun semangatnya untuk berhaji begitu kuat hingga ia memutuskan kembali menempuh jalur terlarang, meskipun sebelumnya sudah diperingatkan.

Baca Juga:  Penjelasan Muhammadiyah soal Haji Umur 2 Bulan, Apakah Sah?

Imbauan Keras dari Pemerintah Indonesia

Konsulat Jenderal RI di Jeddah kembali mengingatkan seluruh WNI untuk tidak menerima tawaran atau bujukan dari pihak-pihak yang menjanjikan jalur haji tanpa prosedur resmi.

“Haji harus dijalankan secara sah dan sesuai aturan. Jangan sampai hanya karena memaksakan diri, nyawa melayang. Uang hilang, haji pun gagal,” ujar Konjen Yusron dengan nada prihatin.

Peringatan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi yang telah memperketat pengawasan terhadap keberadaan jemaah haji ilegal. Setiap tahunnya, ribuan orang ditangkap karena mencoba berhaji menggunakan visa non-haji.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arab Saudi ibadah haji WNI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

peredaran narkoba

WNI 18 Tahun Jadi Penjaga Gudang Sindikat Narkoba di Malaysia, Barang Bukti 25,95 Kg Disita

Kemacetan

Bandung Jadi Lintasan Pocari Sweat Run 2026, Ini Ruas Jalan yang Perlu Dihindari

gempa

Kertasari dan Pangalengan Diguncang Gempa Berulang, BMKG Jelaskan Fenomena Swarm

Jalan Terakhir Sang Pengantar Kehidupan: Kisah Nyata Aris Sanda yang Mengiris Hati

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.