Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Liverpool Diuji Wrexham! Rekor Tak Terkalahkan Red Dragons Jadi Ancaman Besar

Rabu, 29 Juli 2026 11:02 WIB

Balsa Sekulic Pecah Telur! Gol Perdana Antar Persib Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026

Rabu, 29 Juli 2026 10:34 WIB

Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Rabu, 29 Juli 2026 10:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Liverpool Diuji Wrexham! Rekor Tak Terkalahkan Red Dragons Jadi Ancaman Besar
  • Balsa Sekulic Pecah Telur! Gol Perdana Antar Persib Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026
  • Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya
  • Siapa Nabila Gardena? Selebgram Lulusan ITB Ini Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun
  • Tembus Semifinal Piala Presiden 2026, Pelatih Persib Puji Mental Pemain Muda dan Singgung Jadwal Padat
  • Mau Beli Emas Hari Ini? Simak Daftar Harga Perhiasan Terbaru 29 Juli 2026 Sebelum Naik Lagi
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Transisi Bandung Zoo Dimulai, Pemkot dan Kementerian Kehutanan Bagi Peran

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 5 Februari 2026 19:35 WIB3 Mins Read
Kebun Binatang Bandung. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung bersama Kementerian Kehutanan resmi menyepakati langkah penanganan bersama pasca dicabutnya izin lembaga konservasi dan dikembalikannya penguasaan lahan Kebun Binatang Bandung kepada negara.

Skema transisi ini akan berlangsung maksimal tiga bulan, sembari menunggu penetapan pengelola baru melalui mekanisme seleksi terbuka.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa dalam masa transisi tersebut, tanggung jawab pengelolaan dibagi secara tegas.

Penanganan satwa sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kementerian Kehutanan, sementara operasional kawasan, termasuk penggajian karyawan, menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bandung.

“Dengan skema ini, pemerintah memiliki waktu tiga bulan untuk memastikan kawasan tetap terkelola, satwa aman, karyawan bekerja, dan konsep baru disiapkan secara matang,” ujar Farhan, Kamis (5/2/2026).

Farhan menegaskan, selama masa transisi, kawasan Kebun Binatang Bandung tetap disegel hingga maksimal tiga bulan. Hal ini dilakukan agar proses penataan berjalan kondusif dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Pada prinsipnya, sesuai undang-undang, kebun binatang harus dikelola oleh lembaga konservasi berbadan hukum. Saat ini pengelolaan kami bagi dua, agar tidak terjadi kekosongan tanggung jawab,” jelasnya.

Ia menyinggung konflik internal pengelolaan sebelumnya yang membuat tidak ada satu kepengurusan pun mampu menguasai situasi secara utuh. Kondisi tersebut memuncak pada insiden bentrokan 5 Agustus lalu dan berujung pada terbengkalainya kawasan.

“Dalam kondisi seperti itu, negara harus hadir. Mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kota,” tegas Farhan.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Satyawa Pudiyatmoko, menegaskan bahwa nota kesepahaman yang ditandatangani hari ini bertujuan memastikan kesejahteraan satwa dan keberlangsungan kerja karyawan selama masa transisi.

“Ada sekitar 711 satwa di Bandung Zoo. Statusnya adalah satwa titipan, dan secara hukum merupakan milik negara. Ketika izin dicabut, tanggung jawab pemeliharaan kembali ke negara,” jelasnya.

Menurut Satyawa, pemerintah pusat bertanggung jawab penuh memastikan satwa tetap sehat, kebutuhan pakan tercukupi, dan tidak ada yang terlantar. Sementara itu, sumber daya manusia dan operasional harian ditangani oleh Pemkot Bandung.

Terkait kemungkinan dibukanya kembali kebun binatang untuk pengunjung, Farhan menyebut hal tersebut masih dalam tahap evaluasi. Salah satu pertimbangan utama adalah kondisi psikologis satwa.

“Ada kekhawatiran satwa mengalami stres. Penilaian kesehatan satwa sepenuhnya akan ditentukan oleh Direktur Jenderal,” ujarnya.

Dalam tiga bulan ke depan, Pemkot Bandung akan membentuk komite seleksi yang melibatkan Pemerintah Kota Bandung, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, dan Kementerian Kehutanan. Komite ini bertugas menyusun tata laksana serta menyeleksi lembaga konservasi berbadan hukum yang akan mengelola Bandung Zoo ke depan.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, menekankan pentingnya kebun binatang sebagai ruang edukasi dan konservasi di tengah meningkatnya interaksi manusia dengan satwa.

“Keberlanjutan fungsi kebun binatang sebagai sarana edukasi harus kita kawal bersama,” katanya.

Farhan menambahkan, pesan dari Gubernur Jawa Barat jelas: kawasan ini tetap diupayakan sebagai taman margasatwa, mengingat posisinya sebagai ikon Bandung dan Jawa Barat.

“Kami terbuka terhadap pengawasan dan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, mengapresiasi langkah pengamanan aset dan pembagian peran antara pemerintah pusat dan daerah. Ia meminta Pemkot memastikan hak karyawan tetap terjamin selama masa transisi.

“Kami juga mendorong proses seleksi pengelola dilakukan secara terbuka dan transparan, dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat,” katanya.

Ke depan, masa kerja sama pengelolaan direncanakan berlangsung selama 10 tahun, agar monitoring dan evaluasi dapat berjalan optimal. Konsep pengelolaan akan menitikberatkan pada edukasi dan konservasi, dengan melibatkan pengawasan lintas level pemerintahan.

“Kami ingin pengelolaan yang profesional, berbasis hukum, transparan, dan bertanggung jawab, agar persoalan serupa tidak terulang,” pungkas Farhan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Zoo Kementerian Kehutanan konservasi satwa Pemkot Bandung pengelola baru kebun binatang satwa Bandung Zoo transisi pengelolaan kebun binatang Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Jangan Sampai Terlewat! Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Secara Online, Cukup Pakai NIK KTP

Begal

10 Hari Diburu Polisi, Begal Sadis Majalaya Akhirnya Tertangkap Usai Lukai Buruh Pabrik

Harga Bahan Pokok di Bandung Terpantau Stabil, Komoditas Cabai Kompak Turun

Heboh! Layar Videotron Publik Tiba-tiba Putar Konten Tak Senonoh

Fakta di Balik Video Viral Bendera Setengah Tiang di Tasikmalaya Jelang HUT RI

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.