Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Punya 12 Pemain Asing, 2 Nama Ini Terancam Dicoret dari Liga 1

Senin, 10 Agustus 2026 14:45 WIB

Ijazah Cuma Kertas, Bahlil Adalah Bukti! Presiden Prabowo Ungkap Resep Jadi Menteri, Gak Perlu Sekolah?

Senin, 10 Agustus 2026 14:32 WIB

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek NIK KTP Anda Sekarang Lewat HP Pakai Cara Ini

Senin, 10 Agustus 2026 14:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, 2 Nama Ini Terancam Dicoret dari Liga 1
  • Ijazah Cuma Kertas, Bahlil Adalah Bukti! Presiden Prabowo Ungkap Resep Jadi Menteri, Gak Perlu Sekolah?
  • Bansos Agustus 2026 Cair! Cek NIK KTP Anda Sekarang Lewat HP Pakai Cara Ini
  • 4 Curug Cantik di Bandung Raya untuk Healing, Ada yang Bisa Camping dan Trekking
  • Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total
  • Dedi Kusnandar Cetak Catatan Istimewa di Piala Presiden, 8 Edisi dan 3 Warna Medali
  • Viral ASN Bandung Barat Live TikTok, Minta Maaf dan Akui Berbohong ke Pimpinan
  • Kode Redeem FF Hari Ini 10 Agustus 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 10 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral ASN Bandung Barat Live TikTok, Minta Maaf dan Akui Berbohong ke Pimpinan

By SusanaSenin, 10 Agustus 2026 13:09 WIB3 Mins Read
ASN Bandung Barat Indah Yusuvia Pratama viral usai live TikTok di tempat kerja. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Viral aksi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang melakukan siaran langsung atau live TikTok saat jam kerja. Aksi tersebut menuai sorotan publik karena dilakukan ketika yang bersangkutan seharusnya menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Setelah mendapat kecaman, ASN tersebut akhirnya muncul ke publik untuk menyampaikan permohonan maaf sekaligus memberikan klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial.

ASN berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tersebut diketahui bernama Indah Yusufia Pratama. Ia bertugas di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bandung Barat.

Melalui video klarifikasi yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Indah mengakui kesalahannya karena menggunakan media sosial untuk melakukan siaran langsung saat jam kerja.

ASN Bandung Barat Akui Live TikTok Saat Jam Kerja

Dalam pernyataannya, Indah menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang telah dilakukannya. Ia juga mengakui sempat memberikan keterangan yang tidak sesuai kepada pimpinan mengenai waktu pelaksanaan siaran langsung tersebut.

“Izinkan saya menyampaikan permohonan maaf atas video yang sudah beredar di media sosial beberapa waktu ini atas kesalahan saya live TikTok di tempat kerja ketika jam kerja berlangsung. Serta pernyataan saya sebelumnya kepada pimpinan saya bahwa saya melakukan kegiatan tersebut di luar jam kerja,” ujar Indah Yusufia Pratama dalam video yang diunggah di akun Instagram @indah_b.pratama, dikutip Senin (10/8/2026).

Indah mengakui bahwa tindakan tersebut merupakan kekhilafan. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan, instansi, serta masyarakat yang merasa terganggu dengan video viral tersebut.

Klarifikasi soal Percakapan “Jatah 1 Persen”

Selain persoalan live TikTok saat jam kerja, Indah juga memberikan klarifikasi mengenai percakapan tentang “jatah 1 persen” yang ikut terdengar dalam siaran langsung dan menjadi perbincangan publik.

Menurut Indah, percakapan tersebut merupakan candaan pribadi bersama rekannya dan tidak berkaitan dengan pekerjaan maupun kegiatan kedinasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

“Adapun obrolan pada waktu itu tentang 1 persen yang dimaksud adalah candaan antara teman untuk mencarikan notaris untuk urusan tanah dan tidak ada kaitan tentang pekerjaan yang berhubungan dengan dinas atau pemerintahan,” katanya.

Klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan persepsi publik mengenai isi percakapan yang beredar bersamaan dengan video live TikTok tersebut.

Dedi Mulyadi Minta ASN Bandung Barat Diperiksa

Kasus ASN Bandung Barat live TikTok saat jam kerja tersebut turut mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dedi menilai tindakan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan secara terbuka dan objektif. Menurutnya, aparatur pemerintah harus menjaga profesionalitas serta marwah institusi dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Dedi Mulyadi meminta Bupati Bandung Barat untuk melakukan pemeriksaan terhadap pegawai yang bersangkutan dan memberikan sanksi berdasarkan tingkat kesalahan yang dilakukan.

“Saya sudah meminta kepada Bupati Bandung Barat Bapak JJ untuk melakukan tindakan tegas dilakukan pemeriksaan secara terbuka. Yang kedua dilakukan hukuman yang bersifat objektif berdasarkan kesalahan yang dibuat. Andai kata pun harus dilakukan tindakan pemberhentian, lakukanlah demi menjaga marwah pemerintah Kabupaten Bandung Barat,” tegas Dedi Mulyadi melalui unggahan media sosialnya.

Dedi juga menyoroti konten siaran langsung tersebut yang menurutnya lebih menampilkan aktivitas personal dibandingkan profesionalitas sebagai aparatur pemerintah.

Ia menilai persoalan tersebut dapat berdampak terhadap citra Pemerintah Kabupaten Bandung Barat apabila tidak ditangani secara tepat.

Kasus ASN Live TikTok Jadi Sorotan

Viralnya aksi ASN PPPK Bandung Barat live TikTok saat jam kerja menjadi perhatian karena menyangkut kedisiplinan aparatur dan kualitas pelayanan publik.

Indah Yusufia Pratama telah menyampaikan permohonan maaf dan memberikan klarifikasi mengenai video yang beredar. Sementara itu, desakan pemeriksaan dan pemberian sanksi secara objektif disampaikan Dedi Mulyadi.

Penanganan lebih lanjut terhadap kasus tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sesuai ketentuan disiplin dan aturan yang berlaku bagi aparatur pemerintah.

Publik kini menantikan langkah Pemkab Bandung Barat setelah munculnya video klarifikasi dari ASN yang bersangkutan dan desakan pemeriksaan dari Gubernur Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN Bandung Barat ASN Bandung Barat live TikTok ASN live TikTok Indah Yusufia Pratama PPPK Bandung Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ijazah Cuma Kertas, Bahlil Adalah Bukti! Presiden Prabowo Ungkap Resep Jadi Menteri, Gak Perlu Sekolah?

Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Peringatkan Angin Kencang Mengintai Jawa Barat

Anggota Polisi Gugur Diduga Tabrak Lari Usai Patroli, Farhan Berduka dan Minta Kasus Diusut Tuntas

Tak Cuma Denda Rp100 Juta, Pemkot Bandung Wajibkan Penebang Pohon Jalan Riau Serahkan 1.000 Bibit

Jamin Hak Pendidikan Siswa SDN 026 Bojongloa, Farhan Siapkan Skema Shift Siang di SDN 148

Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.