Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Memanas, Pendiri Cherrybelle Bongkar Fakta Mengejutkan?

Kamis, 4 Juni 2026 21:06 WIB

Authentic Blast Bandung: 6 Dekade Vans Dirayakan sebagai Simbiosis Liar Seni, Musik, dan Skate

Kamis, 4 Juni 2026 20:46 WIB

Maxwell Souza Resmi Tinggalkan Persija, Akankah Sang Striker Merapat ke Persib?

Kamis, 4 Juni 2026 20:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Memanas, Pendiri Cherrybelle Bongkar Fakta Mengejutkan?
  • Authentic Blast Bandung: 6 Dekade Vans Dirayakan sebagai Simbiosis Liar Seni, Musik, dan Skate
  • Maxwell Souza Resmi Tinggalkan Persija, Akankah Sang Striker Merapat ke Persib?
  • Musim Kemarau 2026, Seluruh Kelurahan di Cimahi Berpotensi Alami Krisis Air Bersih
  • Detik-Detik Truk Tangki Terbakar di Cisumdawu, Arus Lalu Lintas Tersendat
  • GBLA Dibongkar Total demi Standar Asia, Persib Bandung Bersiap Jadi Musafir?
  • Meski Dunia Gelap Gulita, Mantan Musisi Ini Sukses Jadi Barista Handal, Omzet Jutaan!
  • Federico Barba Jadi Rebutan Klub Eropa, Sampdoria Siap Bajak Bek Andalan Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 4 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Kasus Pelecehan di Garut, Dokter Kandungan Diduga Alumni Kedokteran Unpad

By SusanaSelasa, 15 April 2025 20:30 WIB2 Mins Read
Oknum dokter kandungan di Garut diduga lecehkan pasien saat USG. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter kembali menjadi sorotan publik.

Terbaru, seorang dokter kandungan di salah satu klinik di Garut diduga melecehkan pasien saat pemeriksaan USG. Aksi tersebut terekam kamera pengawas dan videonya kini viral di media sosial.

Kasus ini muncul tak lama setelah publik dihebohkan dengan kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang dokter peserta pendidikan dokter spesialis (PPDS) di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terhadap keluarga pasien.

Baca Juga: Awas! Buang Sampah Sembarangan di Bandung Bisa Dijerat Tindak Pidana

Oknum dokter dalam kasus tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan diketahui merupakan mahasiswa program spesialis di Universitas Padjadjaran (Unpad).

Baca Juga:  Respons Jokowi Soal Petisi Civitas Akademika Unpad: Itu Hak Demokrasi, Harus Kita Hargai

Kini, perhatian kembali tertuju ke kampus yang sama, setelah Unpad mengonfirmasi bahwa dokter dalam video viral di Garut, disinyalir merupkan alumni program spesialis Fakultas Kedokteran (FK) Unpad.

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, menyatakan bahwa hasil penelusuran internal mengarah kepada alumni FK Unpad. Namun, ia menegaskan pihaknya tidak bisa memastikan keterlibatan yang bersangkutan secara langsung dalam video karena wajah pelaku tidak terlihat jelas.

Baca Juga: Geger, Mahasiswa di Bekasi Ubah Kamar Kos Jadi Kebun Ganja Mini

Baca Juga:  Alyssa Daguise Ternyata Berdarah Sunda, Ini Profil Sang Ibu Risa Dewi dari Garut

“Karena video tidak menunjukkan wajah dengan jelas, kami tetap menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. Jika terbukti, yang bersangkutan sudah berstatus profesional dan tidak lagi dalam kewenangan Unpad,” ujar Dandi, dikutip Selasa (15/4/2025).

Ia menambahkan bahwa kasus ini sudah berada di luar ranah institusi pendidikan.

“Proses hukum dan sanksi profesi menjadi kewenangan pihak berwenang, rumah sakit tempat bekerja, dan organisasi profesi,” tegasnya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan oleh Dokter di Garut Makin Menguak: Modus WA Pasien hingga Ajak Ketemuan

Unpad menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus-kasus pelanggaran etika profesi tersebut. Pihak kampus menyatakan tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran kode etik dan sumpah jabatan, baik oleh mahasiswa aktif maupun alumni.

Baca Juga:  Akademisi Unpad Sebut Tanda Iliberal Demokrasi Ada di Indonesia

Sebagai bentuk komitmen, Unpad menyatakan terus mengevaluasi sistem pendidikan, termasuk kurikulum etika dan pembinaan moral, agar mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme.

“Unpad juga memiliki Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) untuk menangani kasus yang terjadi di lingkungan kampus, dan mendorong masyarakat agar tidak segan melapor bila mengetahui pelanggaran di ranah pendidikan,” tutup Dandi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter garut pelecehan Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Authentic Blast Bandung: 6 Dekade Vans Dirayakan sebagai Simbiosis Liar Seni, Musik, dan Skate

Musim Kemarau 2026, Seluruh Kelurahan di Cimahi Berpotensi Alami Krisis Air Bersih

Detik-Detik Truk Tangki Terbakar di Cisumdawu, Arus Lalu Lintas Tersendat

Sadis! Lansia di Cigadung Ditodong Cutter, Polisi Ungkap Modusnya

Punya Aset Rp9 Miliar, Segini Rincian Kekayaan Eks Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana

Viral! Truk Box Tabrak Palang Pintu KA di Cimindi, Perlintasan Sempat Terganggu

Terpopuler
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Rok Hijau Tosca Viral Gegerkan TikTok, Link Asli Bikin Penasaran Warganet
  • Nama Vell Mendadak Trending Lagi, Benarkah Ada Video Viral Berdurasi 10 Menit?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.