Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jalan Diponegoro Bandung Resmi Ditutup Permanen, Ini Rute Alternatif Terbaru di Sekitar Gedung Sate

Minggu, 12 Juli 2026 12:06 WIB

Kabar Duka! Komedian Temon Templar Meninggal Dunia

Minggu, 12 Juli 2026 11:53 WIB

Hasil Argentina vs Swiss 3-1: Lionel Messi Cs Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026

Minggu, 12 Juli 2026 11:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jalan Diponegoro Bandung Resmi Ditutup Permanen, Ini Rute Alternatif Terbaru di Sekitar Gedung Sate
  • Kabar Duka! Komedian Temon Templar Meninggal Dunia
  • Hasil Argentina vs Swiss 3-1: Lionel Messi Cs Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
  • Persib Diuntungkan! Laga Playoff ACL Two Lawan Manila Digger Resmi Ditunda
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: 1 Gram Masih Rp2.655.000, Buyback Tetap
  • Mobil Hantam Tiang PJU di Jalan Dago Bandung, Polisi Selidiki Dugaan Pengemudi Mabuk
  • Hancur Luar Dalam! Bupati Gowa Kini Dilaporkan Mantan Suami dan Didepak Keluarga Kandung?!
  • Drama Extra Time! Inggris Kalahkan Norwegia 2-1 dan Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

444 TPS di Jabar Alami Kesalahan Baca di Sirekap, KPU: Itu Murni Kesalahan

By Putri Mutia RahmanSenin, 19 Februari 2024 16:07 WIB2 Mins Read
Foto: Aplikasi Sirekap. (Net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat Hedi Ardia, buka suara soal perhitungan suara di aplikasi Sirekap yang seringkali keliru dan dianggap sebagai kecurangan di Pemilu 2024.

Hedi mengatakan, saat ini ada 444 TPS di Jawa Barat yang keliru dalam membaca putusan C1 plano yang dimasukan kedalam Sirekap.

“Ada 444 TPS yang keliru baca putusan C1 plano hasil penghitungan yang diperoleh dari TPS yang masuk ke dalam sistem Sirekap,” ucapnya dalam wawancara pada Senin (19/2).

Hedi menegaskan, hal tersebut murni sebagai kekeliruan sistem dalam membaca hasil perhitungan suara.

Baca Juga:  Siap Gunakan Hak Pilihnya, Igbonefo Harap Pemimpin Terpilih Dukung Prestasi Olahraga

“KPU gak merasa kecurangan terjadi dan tak ada yang dicurangi yang ada itu kesalahan baca sistem saja, kan itu sudah teridentifikasi masalahnya dan akan diperbaiki,” tegasnya.

Baca Juga:  Ramai Soal Kecurangan Pemilu 2024, Ketum Persis: Harus Jadi Musuh Bersama

Ia melanjutkan, kekeliruan tersebut akan langsung ditangani oleh pihaknya, baik itu kesalahan perhitungan suara yang terjadi pada Pilpres maupun Pileg.

“Dan itu bisa langsung dibenerin untuk Pilpres itu penanganannya di tingkat Kecamatan yang untuk Pileg di tingkat Kabupaten,” ucap Hedi.

Oleh karena itu Hedi mengimbau para petugas dan panitia pemilu untuk fokus saat bekerja selama proses perhitungan suara ini berlangsung.

Baca Juga:  Tingkatkan Kesadaran Politik, KPU Jabar dan Yayasan Assa'adah Gelar Sosialisasi Pilkada 2024

“Himbauan untuk para penyelenggara pemilu ditingkat Kecamatan dan Desa bisa tetap fokus bekerja. Kesalahan-kesalahan itukan sesuatu yang bisa diperbaiki, dan itu bukan karena kesengajaan, kesalahan sistem membaca saja,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPU Jabar Pemilu 2024 Sirekap
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jalan Diponegoro Bandung Resmi Ditutup Permanen, Ini Rute Alternatif Terbaru di Sekitar Gedung Sate

Mobil Hantam Tiang PJU di Jalan Dago Bandung, Polisi Selidiki Dugaan Pengemudi Mabuk

Hancur Luar Dalam! Bupati Gowa Kini Dilaporkan Mantan Suami dan Didepak Keluarga Kandung?!

2.663 ASN Jabar Terindikasi Judi Online, Ada yang Depositnya Melebihi Gaji!

Tragedi di Kedai Teh: Gara-gara Penalti Messi, Ayah Dua Anak Tewas Dikeroyok

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

Terpopuler
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.