Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro

Jumat, 25 September 2026 20:17 WIB

Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini

Jumat, 25 September 2026 20:03 WIB

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Jumat, 25 September 2026 19:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro
  • Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini
  • Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Bolehkah Menggabung Niat Puasa Qadha Ramadan dengan Puasa Sunnah? Ini Penjelasan Fiqihnya
  • Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura FIFA ASEAN Cup 2026
  • Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis, Keluarga Gelar Doa Bersama
  • Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

7 Film Ini Buktikan Bahasa Indonesia Kaya Akan Kosakata

By Putra JuangSenin, 22 April 2024 16:54 WIB5 Mins Read
Adegan Anelis (Mawar de Jongh) dan Minke (Iqbaal Ramadhan) dalam film Bumi Manusia. (Foto: Dok. FALCON PICTURES)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Belum lama ini viral di media sosial terkait seorang kreator konten perempuan yang menyebutkan jika bahasa Indonesia miskin kosakata.

Hal itu diungkapkan oleh Indah G saat berbincang dengan Cinta Laura dalam sebuah podcast. Indah mengklaim, bahasa Inggris lebih mampu memasukkan seluruh detail yang ingin disampaikan dibandingkan dengan bahasa Indonesia.

Sontak hal ini menuai pro dan kontra di masyarakat. Ada yang mengiyakan tapi tidak sedikit juga yang membuktikan kalau Bahasa Indonesia punya banyak sekali kosakata.

Jika ditarik dalam media film, ada juga beberapa film Indonesia yang menggunakan bahasa Indonesia dengan rapih. Lantas, film apa saja yang dimaksud?

Berikut ini 7 film yang buktikan jika bahasa Indonesia kaya akan kosakata, dilansir dari laman Kincir, Senin (22/4/2024)

1. Bumi Manusia

Dari sebuah novel terkenal karye Pramoedya Ananta Toer. Bumi Manusia kemudian dibuat film oleh Hanung Bramantyo pada tahun 2019 silam. Filmnya menangakat tentang seorang pemuda terpelajar bernama Minke yang menikah dengan anak keturunan Belanda. Dari sana segala konflik tentang kolonialisme coba dicitrakan pada penonton.

Sama seperti novelnya, Bumi Manusia juga digarap dengan begitu puitis. Menggunakan diksi-diksi yang jarang dipakai oleh film kebanyakan. Membuat film ini jadi semakin menarik dan punya kesan serius yang menampilkan kegelisahan warga pribumi atas ketidakadilan yang terjadi. Penggunaan bahasa dari film ini cukup menggambarkan kalau bahasa Indonesia adalah bahasa yang kaya.

Baca Juga:  7 Film Indonesia Angkat Isu Kekerasan Seksual: Ada Pasir Berbisik hingga Please Be Quiet

2. Perburuan

Masih dari novelnya Pramoedya Ananta Toer yang juga dirilis berbarengan dengan Film Bumi Manusia. Film Perburuan adalah filmtentang seorang tentara Indonesia yang membelot dari kepatuhannya terhadap Jepang supaya Indonesia bisa merdeka. Ia menggelandang mencari suaka dengan ancaman dibunuh sewaktu-waktu.

Sama seperti Bumi Manusia, penggunaan tata bahasa Film Perburuan juga menggunakan bahasa Indonesia yang baku dengan diksi yang jarang didengar. Film ini dibintangi oleh Adipati Dolken dan Ayu Shita sebagai pemeran utama. Penonton Film Perburuan mungkin akan mendengar banyak kutipan dialog dengan bahasa yang baik dari film ini.

3. 24 Jam Bersama Gaspar

Filmnya baru rilis beberapa waktu lalu. Sebuah film yang diangkat dari novel karya Sabda Armandio. Filmnya punya plot yang menarik dengan beragam adegan menegangkan yang disuguhkan. Pada intinya 24 Jam Bersama Gaspar berkisah tentang balas dendam seorang pria di akhir masa hidupnya. Dengan bahan dasar cerita yang seru, film ini justru setia dengan novelnya yang menggunakan bahasa baku.

Benar, selama dua jam film ini diputar, kita akan melihat orang kebut-kebutan di jalanan, berantem dan mencuri menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Unik, karena hal ini mungkin jarang kita tonton sebelumnya. Selain itu ada banyak quotes bertebaran dari awal sampai akhir film yang menggunakan bahasa Indonesia dengan baik.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Dukung Pembuatan Film Dokumenter Biografi Mochtar Kusumaatmadja

4. Puspa Indah Taman Hati

Kisah cinta Galih dan Ratna memang melintasi zaman. Ceritanya pun beberapa kali dibuat ulang sebagai fim panjang. Salah satunya adalah dalam Film Puspa Indah Taman Hati yang dibuat tahun 2023 lalu. Film ini menyandingkan Prilly Latuconsina dengan Yesaya Abraham sebagai dua tokoh utama. Keduanya mesti ekstra kerja keras untuk melafalkan dialog pasalnya film ini menggunakan bahasa baku.

Ada rayuan dan ucapan romantis yang dilafalkan dengan menggunakan bahasa Indonesia. Hal ini tentu terdengar unik sekaligus punya kesan yang lebih mesra. Secara enggak langsung bahasa Indonesia yang baku dalam film ini menunjukan jika kata-kata yang dipakai dengan diksi tepat dapat menjadi rangkaian yang indah untuk merayu pasangan.

5. Seperti Dendam Rindu Harus dibayar Tuntas

Pemenang penghargaan Locarno tahun 2021 ini juga menggunakan diksi yang menarik dalam dialognya. Seperti Dendam Rindu Harus dibayar Tuntas adalah film dengan latar tahun 80an lengkap menggunakan bahasa baku yang enggak terkesan kaku. Lewat film ini kita akan tahu kalau bahasa Indonesia punya banyak sekali kosa kata.

Uniknya, Seperti Dendam Rindu Harus dibayar Tuntas adalah film yang sarat dengan aksi laga juga mengandung beberapa adegan dengan dialog dewasa. Meski begitu penyampaian bahasa Indonesia yang baku tetap terasa tepat dan masih nyambung dengan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga:  Terinspirasi Film Bida'ah, Puluhan Santriwati Berani Bongkar Dugaan Kebejatan 'Walid Lombok' di Pesantren!

6. Keumala

Seorang fotografer bertemu dengan seorang penulis yang mengeritik karyanya. Berawal dari seteru, keduanya lama-lama menemukan banyak persamaan. Seengaknya itulah premis singkat dari film Keumala yang rilis tahun 2012 dan disutradarai oleh Andi Pulung Waluyo. Film ini dibintangi oleh Abimana Aryasetya dan Nadia Vega.

Film ini bukan film romansa dengan bahasa Indonesia yang non formal. Sebaliknya film ini menggunakan bahasa Indonesia puitis yang mungkin kalimatnya cukup sulit untuk kita pahami karena diksi yang dipakainya cukup rumit. Intinya film ini cukup berhasil menggambarkan kalau bahasa Indonesia punya ragam kosa kata yang indah.

7. Pendekar Tongkat Emas

Terakhir ada Film Pendekar Tongkat Emas, film garapan Mills Picture ini tayang pada 2014 lalu. Menghadirkan sejumlah aktor terkenal seperti Nicholas Saputra, Reza Rahardian, Tara Basro hingga Christine Hakim. Film ini adalah film kolosal yang coba mengangkat tentang drama pendekar.

Meski begitu film ini dibuat dengan penuturan bahasa Indonesia yang rapih. Meski enggak terlalu baku, tapi Film Pendekar Tongkat Emas menunjukan bahasa Indonesia yang cukup rapih dan enak didengar. Tutur katanya enggak tumpeng tindih antara formal dan informal. Seengaknya film ini menunjukan kalau bahasa Indonesia cukup kaya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

film
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro

Bolehkah Menggabung Niat Puasa Qadha Ramadan dengan Puasa Sunnah? Ini Penjelasan Fiqihnya

Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis, Keluarga Gelar Doa Bersama

Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?

4 Nasi Padang Enak di Bandung yang Bikin Kalap, Rendang hingga Dendeng Batokok Wajib Coba

Strategi JNE Perkuat Ekosistem Logistik UMKM Lewat Integrasi Teknologi Everpro Chat

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.