Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI

Kamis, 15 Oktober 2026 16:08 WIB

Perbup Tak Kunjung Terbit, Ketua FPP dan PKB KBB Pertanyakan Komitmen Bupati Jeje

Kamis, 15 Oktober 2026 15:57 WIB

Bikin Geram! Bali Krisi Bensin: Antrean SPBU Mengular, Pasar Gelap Digital Merajalela!

Kamis, 15 Oktober 2026 15:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI
  • Perbup Tak Kunjung Terbit, Ketua FPP dan PKB KBB Pertanyakan Komitmen Bupati Jeje
  • Bikin Geram! Bali Krisi Bensin: Antrean SPBU Mengular, Pasar Gelap Digital Merajalela!
  • Dua Terduga Pencuri Motor di Jalan Japati Bandung Ditangkap, Polisi Temukan Narkotika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Persib Kuasai Grup E ACL Two, FC Seoul Terpuruk di Dasar Klasemen
  • Habis Sudah! Bupati Gowa Husniah Dipecat Tidak Hormat: Dari Skandal Asmara Hingga Pemerasan Rp16 Miliar!
  • Peringati Harlah KPU RI ke-73, KPU Kota Bandung Gelar Dialog Buku Bersama Anas Urbaningrum
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Astronom Jepang Tangkap Objek Misterius yang Bikin Bulan Makin Terang

By Aga GustianaMinggu, 29 Desember 2024 16:14 WIB2 Mins Read
Ilustrasi gerhana bulan. Foto: Istockphoto
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang astronom di Jepang menangkap sebuah objek misterius yang membuat Bulan semakin terang. Diperkirakan, objek tersebut merupakan hujan meteor atau Geminid.

Astronom dan kurator Museum Kota Hiratsuka di Jepang, Daichi Fuji menangkap kejadian ini dan membagikannya pada 8 Desember 2024 di media sosial X.

“Ada kilatan tumbukan bulan lainnya malam ini. Saya merekamnya pada 360fps dari rumah saya pada pukul 22:34:35 pada tanggal 8 Desember 2024 (pemutaran lambat) dan dapat mengonfirmasinya dengan beberapa teleskop,” ujar Fujii dalam Bahasa Jepang.

“Meteor dan bola api yang terang telah muncul setiap hari, tetapi kilatan tumbukan Bulan juga terus diabadikan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Cetak Gol Semata Wayang, Sandy Walsh: Momen yang Ditunggu-tunggu

Menurut Serena Whitfield dalam blog NASA menyebutkan, puing-puing yang menyebabkan Geminid berasal dari asteroid yang dikenal sebagai 3200 Phaethon.

“Setelah astronom menemukan Phaethon pada tahun 1983, mereka menyadari bahwa orbit asteroid tersebut cocok dengan meteor Geminid. Hal ini menunjukkan bahwa Phaethon adalah sumber hujan meteor tahunan tersebut. Meskipun sebagian besar hujan meteor berasal dari komet, Phaethon diklasifikasikan sebagai asteroid dekat Bumi dan bukan komet,” paparnya.

Baca Juga:  Rekomendasi Restoran Jepang Autentik dengan Nuansa Instagramable di Bandung

Kendati demikian, klasifikasi ini ditentang, sebab orbit Phaethon mirip dengan komet. Wahana antariksa STEREO NASA pada tahun 2009 dan 2012 mendeteksi ekor yang samar dan cahaya cepat di sekitarnya.

“Akibatnya, beberapa astronom menyebut Phaethon sebagai ‘komet-batu’, meskipun istilah ‘asteroid aktif’ mungkin lebih tepat, karena objek serupa telah ditemukan di sabuk asteroid utama antara Mars dan Jupiter,” jelasnya.

Baca Juga:  Cara Membuat Mochi Kue Tradisional Jepang dengan Aneka Topping Nikmat

Hujan meteor tahunan aktif mulai tanggal 4-20 Desember 2024. Sementara puncaknya terjadi pada tanggal 13-14 Desember. Nah, kalau soal apa yang objek yang berhasil ditangkap Fujii memang belum dikonfirmasi oleh ahli lainnya. Apakah itu Geminid atau hal lainnya, yang pasti hasil videonya cantik banget.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Jepang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

5 Tempat Ngopi 24 Jam di Bandung: Cocok Buat Nugas, Nongkrong, sampai Ngalong

7 Wisata Alam Purwakarta Paling Hits: Dari Curug Cipurut Hingga Tebing Parang yang Menguji Adrenalin

Harga Emas Antam Hari Ini 15 Oktober 2026 Anjlok Rp13.000, Segini Daftar Lengkapnya!

Ilustrasi Sate

Tak Cukup Satu Tusuk! Ini 5 Pilihan Tempat Makan Sate Maranggi di Purwakarta

Bukan Cuma Tahu Sumedang, 4 Kuliner Tradisional Ini Punya Cita Rasa Unik

Jalan-Jalan ke Bandung Jangan Cuma ke Tempat Wisata, Ini 5 Kuliner Legendarisnya

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.