- Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood
- Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
- Berburu Cita Rasa Malam di Purwakarta: Deretan Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
- Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
- Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda
- 3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!
- Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan
- Wisata Kuliner Malam Karawang: Dari Sunda Autentik hingga Soto Legendaris
Penulis: Aga Gustiana
Memiliki pengalaman di dunia jurnalisme sejak tahun 2015, memulai karier di media lokal dengan dedikasi tinggi terhadap pemberitaan yang akurat dan mendalam. Saat ini berperan sebagai editor di Bukamata.id, mengawal proses editorial dan memastikan kualitas konten yang disajikan tetap tajam, terpercaya, dan relevan dengan kebutuhan pembaca.
bukamata.id – Konflik internal di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kian mencuat ke permukaan. Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, yang dinilai telah melampaui batas kewenangannya sebagai pejabat birokrasi. Dalam keterangannya kepada awak media di Gedung Sate, Senin (30/6/2025), Erwan tak menutupi adanya keretakan komunikasi bahkan ketidakharmonisan kerja antara dirinya dengan Sekda. “Sebenarnya perlu dipahami, namanya sekretaris daerah itu mengkoordinir sekretariat daerah. Seharusnya Pak Sekda selalu ada di kantor. Pak Gubernur di lapangan, saya ke lapangan. Terus di sini Pak Sekda tinggal mengkoordinasi dengan para dinas terkait. Fokus kepada program-program…
bukamata.id – Polemik soal pemberian bonus kepada Persib Bandung usai kemenangan back-to-back di Liga 1 musim 2024/25 terus bergulir. Kali ini, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, ikut buka suara menanggapi keputusan manajemen Persib yang mengembalikan dana sumbangan dari aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Jabar senilai Rp365 juta. Erwan menilai pengembalian dana tersebut merupakan langkah bijak yang perlu dipahami semua pihak. Menurutnya, ada potensi risiko bila dana sumbangan yang berasal dari ASN tidak dikelola secara hati-hati. “Yang kemarin sedikit saya takutkan dari bapak saya ini, ini kan sumbangan ASN tapi gak tahu sumbangan seperti apa. Takutnya salah satu ASN yang…
bukamata.id – Sejumlah langkah kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, belakangan ini menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Di tengah tantangan ekonomi yang semakin berat, sejumlah keputusan yang dianggap simbolis justru dinilai kontraproduktif terhadap pemulihan ekonomi masyarakat. Salah satu kebijakan yang menjadi polemik adalah pelarangan kegiatan study tour bagi pelajar di seluruh sekolah di Jawa Barat. Aturan ini dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 43/PK.03.04/Kesra, bagian dari program “9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya”. Tak hanya itu, Gubernur Dedi juga menegaskan larangan pelaksanaan rapat dinas di hotel, meskipun Kementerian Dalam Negeri telah memperbolehkannya kembali. Ia beralasan…
bukamata.id – Di tengah laju pertumbuhan ekonomi yang kian berat, sejumlah kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, justru memicu kekhawatiran baru dari sisi keberlanjutan ekonomi daerah. Beberapa kebijakan yang disebut sebagai bentuk efisiensi anggaran dinilai berisiko menekan sektor riil dan memperlebar jurang ketimpangan fiskal di tingkat lokal. Salah satu kebijakan yang menjadi sorotan adalah larangan pelaksanaan kegiatan rapat dinas di hotel, meski Kementerian Dalam Negeri sudah mengizinkan hal tersebut. Larangan ini disebut Gubernur sebagai upaya mendorong penghematan dan efisiensi belanja daerah. “Kantor yang ada sudah cukup untuk rapat. Seluruh keputusan pun banyak yang diambil di ruang kerja, bukan di rapat,”…
bukamata.id – Setelah lama dinanti, kabar mengejutkan datang dari grup musik legendaris Indonesia, Peterpan. Band yang melejit di awal 2000-an ini dikabarkan akan melakukan comeback spektakuler di kota asalnya, Bandung, pada 31 Agustus 2025. Spekulasi mengenai kembalinya Peterpan mencuat usai kemunculan akun Instagram baru bernama @peterpanband.id. Dalam unggahan pertamanya, akun tersebut membagikan sebuah flayer bertuliskan: “The journey begins in Bandung, 31.08.25”, mengisyaratkan dimulainya era baru band tersebut. Namun, di tengah antusiasme publik, muncul kabar bahwa sang gitaris, Uki Kautsar, tidak akan turut ambil bagian dalam reuni ini. Lewat unggahan terbarunya di media sosial, Uki menyampaikan pesan mendalam yang mengisyaratkan pilihannya…
bukamata.id – Fenomena saling serang rating destinasi wisata kembali mencuat di jagat maya. Kali ini, Hutan Amazon di Brasil menjadi sasaran aksi protes warganet Indonesia, yang beramai-ramai memberikan rating bintang satu melalui Google Maps. Aksi ini diduga merupakan respons atas peristiwa serupa yang menimpa Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang menjadi ikon pendakian di Indonesia itu sebelumnya diserbu ribuan ulasan negatif dari netizen Brasil, buntut insiden jatuhnya seorang pendaki bernama Juliana Marins (27) asal Brasil pada 21 Juni 2025. Proses evakuasi yang memakan waktu beberapa hari menuai kritik dari warganet Brasil. Mereka menilai tim penyelamat Indonesia lambat dalam merespons…
bukamata.id – Sejumlah kebijakan populis dan simbolis Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dinilai belum mampu menyentuh akar persoalan ekonomi masyarakat di tengah tekanan perekonomian yang kian berat. Alih-alih menghadirkan kesejahteraan bagi warga Jawa Barat, mantan Bupati Purwakarta dua periode itu malah mengeluarkan sejumlah kebijakan yang mengancam kelangsungan hidup masyarakat. Salah satu kebijakan terbaru yang menjadi sorotan adalah larangan rapat dinas di hotel, meskipun Kementerian Dalam Negeri telah membolehkan kembali kegiatan tersebut. Ia berdalih bahwa keputusan ini bertujuan untuk efisiensi anggaran serta bentuk keadilan fiskal bagi daerah dengan pendapatan terbatas. “Kantor yang ada sudah cukup untuk rapat. Seluruh keputusan pun banyak…
bukamata.id – Dunia sepak bola Asia dikejutkan oleh keputusan tegas FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terhadap Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) yang dinilai telah melanggar regulasi naturalisasi pemain. Dalam pernyataan resmi yang dirilis serentak dari markas besar FIFA di Zurich dan AFC di Kuala Lumpur, Timnas Malaysia dipastikan menerima sanksi berat akibat penggunaan pemain keturunan yang tidak memenuhi syarat sesuai regulasi FIFA. Langkah ini secara otomatis menggugurkan keikutsertaan Malaysia dalam sejumlah ajang bergengsi, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, Piala Asia 2027, dan Piala AFF 2026. Awal Mula Skandal Naturalisasi: Dari Sorotan Media hingga Investigasi Internasional Kasus ini mulai…
bukamata.id – Persib Bandung menunjukkan ambisi besar dalam menyongsong musim kompetisi 2025/2026. Tak ingin hanya menjadi pelengkap di Liga 1, klub kebanggaan Jawa Barat ini resmi memperkenalkan delapan pemain baru yang dikontrak dengan total nilai pasar mencapai Rp 32,16 miliar. Langkah agresif ini dilakukan menjelang turnamen pramusim Piala Presiden 2025, sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim panjang dan kompetitif di kancah sepak bola nasional. Kombinasi Bintang Lokal dan Internasional Dari delapan rekrutan anyar, lima di antaranya merupakan pemain asing dari berbagai belahan dunia, sedangkan tiga lainnya adalah talenta lokal yang sudah berpengalaman di Liga 1. Nama-nama seperti Saddil Ramdani, Hamra…
bukamata.id – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi perusakan terhadap bangunan yang disebut sebagai tempat ibadah di Kampung Tangkil, Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, viral di media sosial dan memicu reaksi publik. Namun, pihak berwenang memastikan informasi tersebut tidak sepenuhnya benar. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa bangunan yang dirusak bukanlah gereja, melainkan sebuah vila pribadi yang kerap digunakan sebagai tempat ibadah. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Umum MUI Kabupaten Sukabumi, Ujang Hamdun, pada Senin (30/6/2025). “Bangunan yang dimaksud bukan gereja resmi, melainkan sebuah vila yang beberapa kali digunakan untuk kegiatan ibadah. Warga setempat sebenarnya sudah…













