Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kontras Performa Persib 2026/2027: Ganas di Kancah Asia, Masih Cari Konsistensi Domestik

Jumat, 6 November 2026 14:06 WIB

Batal Jadi Skatepark, Lapangan Teuku Umar Bandung Bakal Disulap Jadi Mini Soccer Rp3,1 Miliar

Jumat, 6 November 2026 14:01 WIB
Pajak

Pajak Digital 9 November 2026: Langganan Streaming hingga Cloud Bisa Kena PPN

Jumat, 6 November 2026 13:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kontras Performa Persib 2026/2027: Ganas di Kancah Asia, Masih Cari Konsistensi Domestik
  • Batal Jadi Skatepark, Lapangan Teuku Umar Bandung Bakal Disulap Jadi Mini Soccer Rp3,1 Miliar
  • Pajak Digital 9 November 2026: Langganan Streaming hingga Cloud Bisa Kena PPN
  • Terseret Kasus Proyek Digitalisasi SPBU, Uang Rp2 Miliar Milik Dirut PT KAI Disita KPK
  • Dugaan Skandal Narkoba di Karawang: Kasat dan Perwira Ditahan Propam Polda Jabar
  • Pilu! Amanda Manopo Berlinang Air Mata Umumkan Kepergian Zeus usai Kalah Melawan Kanker Ganas
  • BPS Klaim Pengangguran Jabar Turun, tapi Belasan Ribu Buruh Pabrik Malah Kena PHK
  • Dari Juru Kunci Jadi Pemimpin Grup E: Transformasi Dramatis Persib Bandung di Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 6 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Batal Jadi Skatepark, Lapangan Teuku Umar Bandung Bakal Disulap Jadi Mini Soccer Rp3,1 Miliar

By Aga GustianaJumat, 6 November 2026 14:01 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Skatepark. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana alih fungsi kawasan Taman Fitness atau Lapangan Teuku Umar, Kota Bandung, resmi mengalami perubahan total. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memutuskan untuk membatalkan pembangunan skatepark di lokasi tersebut dan mempertahankan fungsi utamanya sebagai sarana olahraga sepak bola menyusul aspirasi serta penolakan dari warga sekitar.

Kepastian perubahan konsep revitalisasi ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Luthfi Firdaus. Pihaknya sepakat mengalihkan alokasi lahan skatepark menjadi ruang terbuka bagi aktivitas sosial masyarakat.

“Nah, kesepakatannya si area skatepark yang 30 persen itu tidak jadi dilaksanakan. Jadi, area itu diganti menjadi namanya communal space buat ketemuan warga tuh, si 30 persen itu. Jadi konsep yang disepakati memang akhirnya tidak ada skatepark di sini,” katanya, Jumat (6/11/2026).

Baca Juga:  Cocok Dijadikan Menu Sarapan, Ini 3 Lontong Sayur Padang di Bandung

Solusi Kebisingan dan Pemindahan Fasilitas Skatepark

Pertimbangan teknis serta faktor kenyamanan lingkungan menjadi alasan utama di balik pembatalan fasilitas papan luncur tersebut. Menurut pertimbangan Pemkot, aktivitas skatepark lebih ideal ditempatkan pada zona dengan tingkat kebisingan tinggi yang sudah tersedia, seperti area bawah Flyover Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati).

“Karena memang warga kan mengeluhkan soal masalah nanti ada polusi kebisingan. Terus dari sisi teknis, memang skatepark tuh ideal di tempat-tempat, tuang-ruang yang suaranya memang sudah sangat bising, termasuk di bawah flyover. Nah, kita kan punya area tuh di bawah flyover, skatepark yang sekarang sudah aktif kan sebetulnya,” ucapnya.

Baca Juga:  Eksplorasi Bandung Lebih Seru dengan Bandung Good Guide, Tur Donasi Penuh Cerita!

Anggaran Rp3,1 Miliar dan Penataan Kawasan

Proyek penataan ulang kawasan ini disiapkan dengan pagu anggaran mencapai Rp3,1 miliar. Selain memperbarui fasilitas, Pemkot Bandung juga merencanakan penyesuaian nama kawasan (toponimi) menjadi Taman Teuku Umar.

Di dalam area penataan terbaru, lahan akan dilengkapi berbagai fasilitas publik non-bising yang ramah keluarga dan mengakomodasi kebutuhan olahraga warga.

“Jadi area skatepark ini yang 30% itu dimodifikasi menjadi sitting area, tempat duduk-duduk, kayak Taman Lapang Supratman lah. Ada sitting area, tempat duduk, ada jogging track, ada tempat permainan anak. Walaupun tadi teh ada aspirasi dari warga tuh, Pak, tempat olahraganya ditambahin, fitness-nya dibetul,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wajib Tahu! 3 Cafe di Bandung Ini Sajikan Menu Diet yang Enak

Fasilitas utama lapangan sepak bola pun akan ditingkatkan kualitasnya menggunakan rumput sintetis agar lebih representatif.

“Ada mini soccer di sini nanti pakai rumput sintetis. Jadi saya sekali lagi meluruskan bahwa sepak bola tetap ada. Malah lebih bagus fasilitasnya dibanding sebelumnya,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung mini soccer Skatepark
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pajak

Pajak Digital 9 November 2026: Langganan Streaming hingga Cloud Bisa Kena PPN

Terseret Kasus Proyek Digitalisasi SPBU, Uang Rp2 Miliar Milik Dirut PT KAI Disita KPK

Dugaan Skandal Narkoba di Karawang: Kasat dan Perwira Ditahan Propam Polda Jabar

BPS Klaim Pengangguran Jabar Turun, tapi Belasan Ribu Buruh Pabrik Malah Kena PHK

uang rupiah

Warga RI Makin Sejahtera? BPS Catat Pengeluaran Riil Tembus Rp13,3 Juta per Tahun

Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo: Irjen Slamet Uliandi Naik Status dari Saksi ke Tersangka

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.