Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD

Rabu, 2 September 2026 16:24 WIB

JPO dan PJU di Jalan Soekarno-Hatta Segera Dikoordinasikan Pemkot Bandung

Rabu, 2 September 2026 15:38 WIB

Bongkar Pasang Gedung Sate di Dua Era Gubernur: Rancang Bangun Ridwan Kamil vs Dedi Mulyadi, Mana yang Lebih Diterima Warga?

Rabu, 2 September 2026 13:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD
  • JPO dan PJU di Jalan Soekarno-Hatta Segera Dikoordinasikan Pemkot Bandung
  • Bongkar Pasang Gedung Sate di Dua Era Gubernur: Rancang Bangun Ridwan Kamil vs Dedi Mulyadi, Mana yang Lebih Diterima Warga?
  • Lampu Hijau dari Kepolisian, Super Big Match Persija vs Persib Resmi Manggung di Jakarta
  • Peta Kekuatan Tiga Raksasa Asia Penantang Persib Bandung di Grup E ACL Two 2026/2027
  • Bansos September 2026 Cair? 6 Bantuan Ini Wajib Dicek, Ada Beras hingga KIP Kuliah
  • DPKP Bandung Minta Warga Laporkan Penebangan dan Pembakaran Pohon Ilegal
  • Ranking Liga Indonesia Terjun ke Posisi 20, Persib dan Dewa United Jadi Penyebabnya?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 2 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hutan di Jabar Rontok Dibabat, Dedi Mulyadi: Atuh Habis Odah!

By SusanaRabu, 12 Februari 2025 20:20 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih untuk periode 2025-2030, Dedi Mulyadi menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan konservasi hutan dan mengembangkan sektor pariwisata yang berkelanjutan di Jabar.

Untuk itu, Dedi menekankan pentingnya evaluasi terhadap tata ruang dan keberlanjutan lingkungan di Jabar.

Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa salah satu fokus utamanya adalah evaluasi kondisi hutan di Jabar, yang saat ini hanya tersisa sekitar 17-18% dari total luas wilayah.  Sayangnya, sebagian besar area hutan tersebut dalam keadaan yang tidak utuh.

“Kalau seperti itu, kebijakannya adalah luasan hutan harus ditambah,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Rabu (12/2/2025).

Baca Juga:  Mengenal Asep Stroberi, Restoran yang Jadi Sorotan Usai KDM Bongkar Hibisc Puncak

Pangalengan: Destinasi Wisata Berkelanjutan

Salah satu kawasan yang akan menjadi fokus pengembangan adalah Pangalengan, yang terkenal dengan industri teh dan potensi wisata alamnya.

“Untuk wilayah Pangalengan, menjadi tempat wisata, yang menikmati siapa? Orang yang punya duit berinvestasi wisata, sementara orang yang mengurus teh gajinya rendah, mereka hidupnya miskin. Saya akan gandeng BUMN untuk memperbaiki rumahnya berbasis wisata,” jelasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tanya Langsung Tersangka Tabrak Lari Aiptu Asep: Akui Mabuk dan Bawa Mobil Teman

Dedi Mulyadi juga menyoroti pentingnya menjadikan teh tidak hanya sebagai komoditas untuk diperjualbelikan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya konservasi yang memberikan efek positif pada ekonomi dan ekosistem.

“Sehingga teh bukan hanya teh untuk diperjualbelikan, tetapi konservasi yang memberikan efek ekonomi dan ekosistem. Kalau tidak begitu, nanti habis,” ujarnya.

Baca Juga:  Gita KDI Sebut Kartu Jabar Bahagia Beri Akses Langsung ke Program Spesifik

Khawatirkan Pembabatan Hutan yang Merusak Ekosistem

Selain itu, Dedi menyampaikan keprihatinannya terhadap pembabatan hutan yang semakin meluas, terutama di daerah Sukabumi dan wilayah utara Jawa Barat.

“Saya dengar kemarin ada pembabatan lagi, pembabatan lagi. Sukabumi habis, sebelah utara habis. Ini kan karena setiap orang nggak jadi duit, lebih baik dibabat jadi uang. Suatu waktu longsor semua, itu uang nggak ada artinya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi hutan Jabar wisata
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadi Temuan Audit, Farhan Tetap Ingin Lanjutkan Braga Beken dan CFD

JPO dan PJU di Jalan Soekarno-Hatta Segera Dikoordinasikan Pemkot Bandung

Bongkar Pasang Gedung Sate di Dua Era Gubernur: Rancang Bangun Ridwan Kamil vs Dedi Mulyadi, Mana yang Lebih Diterima Warga?

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos September 2026 Cair? 6 Bantuan Ini Wajib Dicek, Ada Beras hingga KIP Kuliah

DPKP Bandung Minta Warga Laporkan Penebangan dan Pembakaran Pohon Ilegal

Mayat Wanita dalam Kardus Gegerkan Bandung, Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Palembang

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.