Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Siap-siap Sengit! Ini Rincian Jadwal dan Pembagian Grup Piala Presiden 2026

Selasa, 21 Juli 2026 18:49 WIB

Gelontoran Pemain Bintang! Mengintip Valuasi Pasar 7 Rekrutan Anyar Persib Bandung

Selasa, 21 Juli 2026 16:40 WIB

Sidang Praperadilan Eks Pengurus GKI Taman Cibunut Masuki Babak Krusial, Keabsahan Alat Bukti Dipertanyakan

Selasa, 21 Juli 2026 16:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siap-siap Sengit! Ini Rincian Jadwal dan Pembagian Grup Piala Presiden 2026
  • Gelontoran Pemain Bintang! Mengintip Valuasi Pasar 7 Rekrutan Anyar Persib Bandung
  • Sidang Praperadilan Eks Pengurus GKI Taman Cibunut Masuki Babak Krusial, Keabsahan Alat Bukti Dipertanyakan
  • Tak Terima Hasil Laundry, Emak-emak Bikin Keributan di Bandung
  • Persib Punya ‘Dream Team’ Baru? Ini Prediksi Starting XI Maung Bandung
  • Dianggap Maskot Keberuntungan! Inilah Sosok Keyne Yamal, Adik Bintang Spanyol yang Bikin Gemas Dunia
  • Bos Judol Asal Purwakarta Kabur ke Vietnam, Polisi Gandeng NCB Interpol Buru Tersangka
  • Teror Begal Hantui Jawa Barat, Polisi Ungkap 24 Kasus Selama Juli 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 21 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bojongloa Kaler Bandung Masuk Daftar Wilayah Pemain Judi Online Terbanyak di Indonesia, Transaksi Capai Rp22,3 Miliar

By SusanaSelasa, 21 Juli 2026 12:35 WIB4 Mins Read
judi online. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena judi online (judol) kembali menjadi perhatian serius setelah data terbaru menunjukkan adanya wilayah di Kota Bandung yang masuk dalam daftar daerah dengan jumlah pemain judi online terbanyak di Indonesia.

Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, tercatat sebagai salah satu wilayah dengan jumlah pemain judi online cukup tinggi secara nasional.

Data tersebut mencatat sebanyak 5.090 warga Bojongloa Kaler terindikasi terlibat aktivitas judi online dengan nilai transaksi deposit mencapai Rp22,3 miliar.

Angka tersebut membuat Bojongloa Kaler menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian pemerintah karena tingginya paparan masyarakat terhadap praktik perjudian berbasis digital.

Kecamatan Tetangga Bandung Bahkan Masuk Peringkat Lebih Tinggi

Tidak hanya Bojongloa Kaler, wilayah sekitar Kota Bandung juga mencatat angka yang cukup tinggi.

Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, bahkan berada di posisi yang lebih tinggi dalam daftar nasional.

Baleendah tercatat memiliki sekitar 5.910 pemain judi online dengan nilai transaksi mencapai Rp21,2 miliar.

Sementara itu, posisi tertinggi nasional ditempati oleh Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, dengan jumlah pemain mencapai 21.497 orang.

Data tersebut menunjukkan bahwa praktik judi online telah menyebar luas di berbagai wilayah perkotaan dengan karakteristik masyarakat yang beragam.

Wali Kota Bandung Soroti Korban Judi Online dari Kalangan Rentan

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku prihatin dengan tingginya angka pemain judi online di wilayahnya.

Menurut Farhan, hasil profiling terhadap korban judi online menunjukkan bahwa sebagian besar berasal dari kelompok masyarakat yang menghadapi tekanan ekonomi.

Ia menilai banyak masyarakat tergoda masuk ke dalam praktik judi online karena berharap mendapatkan keuntungan cepat untuk memperbaiki kondisi finansial.

“Dari profiling yang saya terima tentang mereka yang menjadi korban judol dan pinjol itu rata-rata memang masyarakat dari kalangan menengah ke bawah,” ujar Farhan, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, kondisi ekonomi menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat mudah terjebak dalam iming-iming keuntungan besar yang ditawarkan platform judi online.

Mengapa Judi Online Banyak Menyasar Masyarakat Perkotaan?

Tingginya jumlah pemain judi online di kawasan perkotaan seperti Bojongloa Kaler diduga dipengaruhi oleh sejumlah faktor.

Beberapa faktor tersebut antara lain:

  • Akses internet yang semakin mudah.
  • Penggunaan telepon pintar yang semakin luas.
  • Rendahnya literasi digital sebagian masyarakat.
  • Tekanan ekonomi dan kebutuhan finansial.
  • Promosi judi online yang agresif melalui berbagai platform digital.

Judi online sering kali menawarkan keuntungan instan yang terlihat menggiurkan. Namun, banyak pengguna justru mengalami kerugian besar setelah terjebak dalam pola permainan yang sulit dihentikan.

Judi Online dan Pinjol Ciptakan Lingkaran Masalah Baru

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian pemerintah adalah hubungan erat antara judi online dan pinjaman online (pinjol).

Menurut Muhammad Farhan, sistem judi online dirancang untuk menciptakan ketergantungan psikologis kepada pemain.

Pemain biasanya diberikan kemenangan kecil di awal agar muncul rasa percaya bahwa mereka bisa mendapatkan keuntungan lebih besar.

Namun, ketika mengalami kekalahan, sebagian pemain justru mencoba mengejar kerugian dengan kembali memasang taruhan.

Pada kondisi tertentu, mereka akhirnya menggunakan layanan pinjaman online untuk mendapatkan modal baru.

Siklus tersebut kemudian menciptakan masalah baru berupa utang, tekanan ekonomi, hingga gangguan sosial dalam keluarga.

Jadi Tantangan Program Kampung Bebas Rentenir

Fenomena judi online juga menjadi tantangan bagi berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk program Kampung Bebas Rentenir yang dijalankan Pemerintah Kota Bandung.

Program tersebut bertujuan membantu masyarakat mendapatkan akses pembiayaan yang lebih sehat agar tidak terjerat pinjaman ilegal maupun praktik ekonomi berisiko.

Namun, maraknya judi online membuat pemerintah perlu memperkuat pendekatan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.

Pemkot Bandung Siapkan Penanganan Khusus Bojongloa Kaler

Melihat tingginya angka pemain judi online di Bojongloa Kaler, Muhammad Farhan memastikan pemerintah daerah akan memberikan perhatian khusus terhadap wilayah tersebut.

Dalam waktu dekat, Pemkot Bandung akan melakukan koordinasi dengan camat dan berbagai pihak terkait untuk mencari langkah penanganan.

Farhan menegaskan bahwa persoalan judi online tidak bisa hanya diselesaikan melalui pendekatan hukum.

Menurutnya, pemain judi online yang sudah mengalami kecanduan membutuhkan pendekatan rehabilitasi dan pendampingan.

Ia bahkan menyamakan penanganan korban judi online dengan kasus kecanduan lainnya seperti penyalahgunaan narkoba.

“Penanganannya tidak cukup hanya dengan hukuman, tetapi harus melihat aspek kecanduan dan pemulihan,” ujar Farhan.

Judi Online Jadi Ancaman Sosial di Era Digital

Kasus Bojongloa Kaler menjadi gambaran bahwa judi online telah berkembang menjadi persoalan sosial yang serius.

Dengan teknologi yang semakin mudah diakses, masyarakat membutuhkan peningkatan literasi digital agar tidak mudah terjebak dalam tawaran keuntungan instan.

Pemerintah, keluarga, serta lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam mencegah dampak buruk judi online.

Sebab, di balik angka ribuan pemain dan miliaran rupiah transaksi, terdapat persoalan manusia yang membutuhkan perhatian, edukasi, serta solusi jangka panjang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bojongloa Kaler judi online Bandung judol Bandung pemain judi online terbanyak PPATK judi online
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sidang Praperadilan Eks Pengurus GKI Taman Cibunut Masuki Babak Krusial, Keabsahan Alat Bukti Dipertanyakan

Tak Terima Hasil Laundry, Emak-emak Bikin Keributan di Bandung

Emak Gila

Bos Judol Asal Purwakarta Kabur ke Vietnam, Polisi Gandeng NCB Interpol Buru Tersangka

Ilustrasi begal

Teror Begal Hantui Jawa Barat, Polisi Ungkap 24 Kasus Selama Juli 2026

Polisi Bongkar Markas Judol di Purwakarta, Omzet Capai Rp96 Miliar

PKH dan BPNT Tahap 3 Juli-September 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal, Nominal, dan Cara Cek Penerima

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.