Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

30 Orang Serang Juru Parkir di Pasar Induk Caringin, Satu Tewas

Minggu, 25 Oktober 2026 07:02 WIB

Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun, Ini Daftar 6 Bansos dan Diskon yang Cair Hingga Akhir 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 06:00 WIB

Jelajah Rasa di Kota Militer: 10 Wisata Kuliner Khas Cimahi yang Wajib Dicoba

Minggu, 25 Oktober 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 30 Orang Serang Juru Parkir di Pasar Induk Caringin, Satu Tewas
  • Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun, Ini Daftar 6 Bansos dan Diskon yang Cair Hingga Akhir 2026
  • Jelajah Rasa di Kota Militer: 10 Wisata Kuliner Khas Cimahi yang Wajib Dicoba
  • Bosan Suasana Kota? 7 Spot Hidden Gem di Cimahi Ini Pas Buat Refresing Singkat
  • Tampil Agresif di Phillip Island, Marc Marquez Rajai Sprint Race MotoGP Australia Pasca-Insiden Jorge Martin
  • Gempuran Padatnya Jadwal Menguras Fisik Skuad Persib, Marc Klok Minta Doa Bobotoh
  • Aksi Anarkis di Garut Viral, Pemotor Dikeroyok Sekelompok Pemuda Hingga Terjatuh
  • Kisah Bayi Surili yang Selamat dari Kobaran Api Karhutla Ciremai: Terpisah dari Induk dan Butuh Penanganan Khusus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 25 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Buntut 6 Izin Kampanye Dicabut, Anies Minta Pemerintah Pusat Tegas

By SusanaJumat, 29 Desember 2023 20:18 WIB1 Min Read
Calon Presiden Anies Baswedan. (Instagram @nasdem.jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Buntut enam izin kampanye dicabut tiba-tiba, capres nomor urut satu Anies Baswedan meminta pemerintah pusat untuk tegas.

Anies Baswedan meminta pemerintah untuk menegur semua pihak yang membatasi kegiatan kampanye Pilpres 2024.

Hal itu diungkap Anies usai mengikuti acara pertemuan Tokoh Tuban dan Bojonegoro di Pondok Pesantren Bahrul Huda, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (29/12/2023).

“Kami harus minta ketegasan dari pemerintah pusat untuk menegur semua yang membatasi kegiatan berupa kampanye. Bukan kami yang memprotes, malah pemerintah pusat yang harusnya memprotes,” kata Anies, dikutip dari Antara, Jumat (29/12/2023).

Baca Juga:  Anies Singgung Kinerja Kementrian Pertahanan di Visi Misi Debat Ketiga

Selain itu, Anies pun meminta menteri dalam negeri, dan presiden memberikan teguran, serta meminta KPU untuk tegas ke penyelenggara pemilu di daerah.

“Pemerintah pusat sudah mengatakan netral, lalu ada pemerintah daerah yang tidak netral, maka Mendagri dan Presiden harus menegur, KPU harus menegaskan ke bawah,” bebernya.

Baca Juga:  Dihadapan Ribuan Relawan, Anies Tegaskan untuk Hindari Kampanye Negatif dan Hoax

Sebelumnya, Timnas Hukum AMIN mengungkapkan adanya enam izin kampanye capres nomor urut satu, Anies Baswedan yang dicabut tiba-tiba.

Ketua Dewan Penasihat THN AMIN Hamdan Zoelva, mengatakan bahwa pencabutan izin secara tiba-tiba tersebut menunjukan ketidakadilan.

Baca Juga:  Kampanye di Jatim, Cak Imin Pastikan Nasib Petani

“Ini menunjukkan adanya ketidakadilan. Kami meminta kepada pemerintah daerah atau penegak hukum seluruh Indonesia untuk bertindak fairĀ (adil) kepada semua kandidat,” kata Hamdan, dikutip dari Antara, Kamis (28/12/2023).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anies kampanye
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

30 Orang Serang Juru Parkir di Pasar Induk Caringin, Satu Tewas

Aksi Anarkis di Garut Viral, Pemotor Dikeroyok Sekelompok Pemuda Hingga Terjatuh

Kisah Bayi Surili yang Selamat dari Kobaran Api Karhutla Ciremai: Terpisah dari Induk dan Butuh Penanganan Khusus

Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 1.100 Hektare Lahan Hangus, Subang Jadi Wilayah Paling Parah!

Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang

Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.