bukamata.id – Jagat media sosial dihebohkan oleh beredarnya rekaman amatir yang memperlihatkan tindakan kekerasan di jalanan Kabupaten Garut. Seorang pengendara sepeda motor menjadi korban penganiayaan bersama-sama oleh sekelompok pemuda hingga menderita luka serius.
Peristiwa mengerikan berdurasi 58 detik itu memperlihatkan detik-detik korban saat berupaya melintas di tengah kerumunan pria yang sengaja menghadang laju kendaraannya.
Nahas, usaha pemotor muda tersebut untuk melintas justru berujung tindakan anarkis. Korban dihujani pukulan bertubi-tubi hingga kehilangan keseimbangan dan tersungkur di atas permukaan aspal. Meski korban telah terjatuh, aksi penganiayaan secara brutal tersebut tetap berlanjut.
“Sudah… sudah… sudah. setop,” ungkap salah seorang pria yang ada dalam video tersebut menggunakan Bahasa Sunda.
Meski terdengar suara warga yang berusaha melerai dan meminta aksi tersebut dihentikan, beberapa pemuda di lokasi tampak tak mengindahkannya dan terus mendaratkan pukulan ke arah korban. Video tersebut mendadak viral usai diunggah dan memicu gelombang kecaman dari netizen.
Polisi Dalami Motif Penganiayaan di Gordah
Berdasarkan penelusuran lapangan, aksi pengeroyokan tersebut diketahui terjadi di kawasan Gordah, wilayah Kecamatan Tarogong Kidul, Garut. Insiden tersebut berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
Jajaran kepolisian dari Polres Garut memastikan telah mengantongi informasi terkait insiden mengerikan tersebut dan langsung mengambil tindakan hukum.
Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adi, mengonfirmasi bahwa penanganan kasus pengeroyokan ini sudah berada di bawah penyelidikan intensif tim Unit Reskrim Polsek Tarogong Kidul.
“Korban sudah dibawa ke rumah sakit dan sudah membuat laporan kepolisian. Kejadiannya sedang didalami oleh Polsek Tarogong Kidul,” ujar Adi.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum membeberkan secara detail pemicu maupun latar belakang di balik tindakan pengadangan dan penganiayaan tersebut. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku yang terlibat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










