bukamata.id – Deretan destinasi alam di Jawa Barat seolah tak pernah habis memanjakan para pelancong. Salah satu daerah yang menjadi primadona untuk agenda healing adalah Kabupaten Kuningan. Berada tepat di pangkuan Gunung Ciremai, kawasan ini menawarkan kesegaran udara pegunungan serta hamparan air terjun eksotis yang dibalut rimbunnya punden hijau.
Bagi Anda yang merindukan gemericik air, tebing batu megah, dan ketenangan jauh dari riuk kota, berikut 5 rekomendasi curug di Kuningan yang wajib masuk ke dalam daftar liburan akhir pekan:
1. Curug Putri Palutungan: Keindahan Kaki Ciremai dalam Balutan Hutan Pinus
Tersembunyi di area wisata Palutungan, air terjun berketinggian sekitar 20 meter ini menyuguhkan atmosfer alami yang sangat menyejukkan. Hutan pinus yang mengelilingi area membuat cuaca lokal terasa selalu teduh. Airnya yang jernih berpadu dengan kolam landai, aman bagi wisatawan yang sekadar ingin bermain air atau berenang ringan.
- Fasilitas: Tempat parkir, toilet, mushola, saung/gazebo, warung makan, wahana ATV, persewaan hammock, spot foto tebing, hingga camping ground.
- Lokasi: Jl. Palutungan, Desa Cisantana, Kec. Cigugur, Kab. Kuningan. (Perjalanan sekitar 30–45 menit dari pusat kota).
- Jam Buka: Senin–Jumat (08.00–16.00 WIB) | Sabtu–Minggu (08.00–18.00 WIB).
- Harga Tiket: Weekday Rp20.000/orang | Weekend/Libur Rp25.000/orang. Tarikan parkir motor sekitar Rp6.000.
2. Curug Bangkong: Derasnya Air Terjun Berbalut Suasana Pedesaan Asri
Jika mencari air terjun dengan debit air yang melimpah dan pemandangan tebing cadas yang gagah, Curug Bangkong adalah jawabannya. Memiliki ketinggian kurang lebih 20 meter, destinasi ini menawarkan panorama bentang alam pedesaan yang menentramkan mata.
- Fasilitas: Tempat parkir, gazebo, toilet, mushola, kedai makan, area bermain anak, dan ojek lokal.
- Lokasi: Desa Kertawirama, Kec. Nusaherang, Kab. Kuningan.
- Akses: Dari titik parkir, cukup berjalan santai sejauh 300 meter. Tersedia pula ojek warga lokal dengan tarif kisaran Rp5.000.
- Jam Buka: Setiap hari (08.00–16.00 WIB).
- Harga Tiket: Hari kerja Rp5.000/orang | Akhir pekan Rp10.000/orang.
3. Curug Cisurian (Buper Ipukan): Sensasi Menembus Hutan dan Bertemu Satwa Langka
Lokasi wisata satu ini berada di dalam kawasan Bumi Perkemahan Ipukan, di mana suasana belantara pinus khas Gunung Ciremai sangat terasa. Keistimewaan Curug Cisurian tak hanya pada jernihnya aliran air, namun juga keberadaan primata langka dilindungi seperti surili yang sesekali menampakkan diri. Pengunjung diimbau menjaga ketenangan dan tidak mengotori kawasan perlindungan ini.
- Fasilitas: Area parkir luas, camping ground, saung istirahat, toilet, mushola, dan kedai kopi.
- Lokasi: Buper Ipukan, Desa Sukamukti (Cisantana), Kec. Jalaksana/Cigugur, Kab. Kuningan.
- Akses: Berjalan kaki (trekking ringan) menyusuri alur sungai kecil dan rimbunnya pepohonan selama kurang lebih 20 menit dari pintu masuk.
- Jam Buka: Camping ground (24 jam) | Wisata umum/loket (08.00–17.00 WIB).
- Harga Tiket: Kisaran Rp20.000/orang.
4. Lembah Cilengkrang: Kombinasi Curug dan Pemandian Air Panas Alami
Lembah Cilengkrang menawarkan paket petualangan lengkap bagi para pencinta alam. Sebelum sampai di lokasi air terjun, wisatawan akan disuguhi petualangan hiking menembus rimbunnya kawasan hutan Gunung Ciremai. Tak hanya bisa menikmati segarnya curug, pengunjung juga dapat merelaksasi tubuh di kolam pemandian air panas berbelirang alami.
- Fasilitas: Pos trekking, kolam air panas belerang, gazebo, tempat duduk, mushola, dan kantin.
- Lokasi: Desa Pajambon, Kec. Kramatmulya, Kab. Kuningan.
- Akses: Dari kantong parkir, butuh waktu jalan kaki sekitar 40 menit (jarak tempuh ~2,3 km) melintasi jalur setapak berbebatuan.
- Jam Buka: Setiap hari (08.00–16.00 WIB).
- Harga Tiket: Weekday Rp20.000/orang | Weekend/Hari Libur Rp25.000/orang. Biaya parkir motor Rp5.000.
5. Curug Ngelay: Pesona ‘Giant Waterfall’ Tersembunyi Setinggi 100 Meter
Bagi pemburu destinasi hidden gem, Curug Ngelay menyajikan megahnya tebing batu bertingkat selebar 50 meter dengan jatuhan air berketinggian mencapai 100 meter. Alamnya masih tergolong murni dan jarang tersentuh, sangat pas bagi pencari ketenangan sejati.
- Fasilitas: Sederhana dan dikelola mandiri oleh warga (warung kecil, toilet, serta mushola).
- Lokasi: Desa Bagawat, Kec. Selajambe, Kab. Kuningan.
- Akses: Disarankan menggunakan sepeda motor karena medan jalan memiliki tanjakan dan tikungan tajam. Dari pemukiman/parkir desa, perjalanan dilanjutkan menuruni rute jalan kaki sekitar 200–300 meter.
- Jam Buka: 24 Jam (Disarankan berkunjung pada pagi hari saat cuaca cerah; perhatikan debit air saat musim hujan).
- Harga Tiket: Sumbangan kebersihan/parkir seikhlasnya (kisaran Rp5.000–Rp10.000).
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











