Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Peluang Emas Lulusan SMA/SMK! BUMN Buka Lowongan Kerja Terbaru Agustus 2026, Cek Posisinya

Kamis, 27 Agustus 2026 15:16 WIB
Ilustrasi video syur

Skandal Video Syur Oknum Guru di Sukabumi: Berstatus PPPK, Terancam Dipecat

Kamis, 27 Agustus 2026 15:05 WIB

Pencarian Berakhir Pilu! Tiga Wisatawan Hilang di Pantai Santolo Ditemukan Meninggal

Kamis, 27 Agustus 2026 15:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Peluang Emas Lulusan SMA/SMK! BUMN Buka Lowongan Kerja Terbaru Agustus 2026, Cek Posisinya
  • Skandal Video Syur Oknum Guru di Sukabumi: Berstatus PPPK, Terancam Dipecat
  • Pencarian Berakhir Pilu! Tiga Wisatawan Hilang di Pantai Santolo Ditemukan Meninggal
  • Cek Sekarang! Cara Cek Bansos PKH 2026 Lewat HP, Tinggal Masukkan NIK KTP
  • Sudah Tak Masuk Rencana Igor Tolic, Ramon Tanque Masih Berlatih Bersama Persib
  • Satpol PP Kota Bandung Tindak 145 Pelanggar Perda, Denda Tembus Rp176,6 Juta
  • Mengenal Botok Pati! Dari Tersangka Jadi Pahlawan Rakyat, Bikin Pimpinan DPR Siap Mundur Demi RUU Perampasan Aset
  • PSSI Akhirnya Restui Persija vs Persib di SUGBK, Ini Alasan Laga Tetap Digelar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 27 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cak Imin Dipanggil KPK, IPNU Jabar Cium Kejanggalan

By Fahlevi MercedesKamis, 7 September 2023 17:48 WIB2 Mins Read
Cak Imin
Ketua PW IPNU Jabar, Ahmad Regi Maulana tanggapi pemanggilan Cak Imin oleh KPK. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Barat (Jabar) angkat bicara terkait pemanggilan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua PW IPNU Jabar, Ahmad Regi Maulana menilai, pemanggilan Cak Imin terkait kasus dugaan korupsi itu sangat janggal dan tak masuk akal.

“Pemanggilan KPK kepada Cak Imin sangat janggal dan tak masuk akal, kasus tahun 2012 baru dibuka sekarang menjelang Pilpres 2024,” kata Regi Maulana dalam keterangannya, Kamis (7/9/2023).

Menurut Regi, upaya KPK memanggil Gus Muhaimin terkait kasus korupsi di Kemenaker tahun 2012 tidak bisa dipungkiri sebagai upaya politisasi hukum.

Baca Juga:  Minta Maaf di Sidang Dakwaan, Khairur Rijal Didamprat Hakim

“Meskipun KPK sudah membantah ini adalah politisasi hukum, tapi orang awam pun tau ini adalah politisasi hukum, dimana KPK dijadikan alat politik ampuh menjatuhkan lawan politik,” tuturnya.

Baca Juga:  Ditahan Polisi, Ombudsman Minta Puluhan Warga Rempang Segera Dibebaskan

Regi menyebut, apabila upaya-upaya ini terus dilakukan tidak bisa dipungkiri bisa menggerus kepercayaan publik kepada lembaga antirasuah ini. Bahkan lebih jauh bisa mengancam demokrasi yang selama ini dibangun.

“Di saat yang sama kepercayaan publik kepada penegak hukum utamanya KPK bisa tergerus oleh masalah ini,” ujarnya.

Dikatakan Regi, pihaknya mendukung upaya pemberantasan kasus korupsi di Indonesia. Akan tetapi sangat disayangkan apabila tebang pilih dan menyasar target politik yang bersebrangan.

Baca Juga:  Sejumlah Kecamatan di Bandung Masuk Zona Merah Peredaran Narkoba, Termasuk Andir

“Kami mendukung KPK, namun KPK sebagai instrumen negara tidak pantas jadi alat untuk menjatuhkan politik, dalam hal ini kita menyebut upaya terhadap Cak Imin adalah tindakan dholim,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cak Imin Featured KPK Muhaimin Iskandar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi video syur

Skandal Video Syur Oknum Guru di Sukabumi: Berstatus PPPK, Terancam Dipecat

Pencarian Berakhir Pilu! Tiga Wisatawan Hilang di Pantai Santolo Ditemukan Meninggal

Bansos

Cek Sekarang! Cara Cek Bansos PKH 2026 Lewat HP, Tinggal Masukkan NIK KTP

Satpol PP Kota Bandung Tindak 145 Pelanggar Perda, Denda Tembus Rp176,6 Juta

Mengenal Botok Pati! Dari Tersangka Jadi Pahlawan Rakyat, Bikin Pimpinan DPR Siap Mundur Demi RUU Perampasan Aset

Farhan Ungkap CFD dan Braga Beken Jadi Temuan BPK, Pemkot Bandung Kaji Agar Bisa Dibuka Lagi

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.