Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Reward Spesial Akhir Bulan!

Minggu, 31 Mei 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Update Kode Redeem Free Fire 31 Mei 2026: Klaim Hadiah Eksklusif Akhir Pekan!

Minggu, 31 Mei 2026 01:00 WIB

Prediksi Final Liga Champions: PSG vs Arsenal, Pertarungan Taktik Luis Enrique dan Arteta

Sabtu, 30 Mei 2026 22:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Mei 2026: Klaim Reward Spesial Akhir Bulan!
  • Update Kode Redeem Free Fire 31 Mei 2026: Klaim Hadiah Eksklusif Akhir Pekan!
  • Prediksi Final Liga Champions: PSG vs Arsenal, Pertarungan Taktik Luis Enrique dan Arteta
  • Resmi! Liverpool Tunjuk Andoni Iraola sebagai Nakhoda Baru di Anfield
  • Buka Suara soal Sanksi FIFA, Daisuke Sato Bongkar Permintaan Rahasia Manajemen Persib
  • Dulu Dihujat Habis-habisan, Kini Menteri Bahlil Malah Jadi ‘Bolu Ketan’ Netizen! Kok Bisa?
  • Link Video Viral Rok Hijau Banyak Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran!
  • Blora Babak Belur, Jawa Barat Punya Solusinya? Sentilan Keras untuk Manajemen Infrastruktur Jateng!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 31 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cimahi Perkuat Pengolahan Sampah, World Bank Ikut Pantau Langsung

By SusanaJumat, 6 Februari 2026 11:21 WIB2 Mins Read
Kota Cimahi percepat pengolahan sampah kota antisipasi kapasitas TPA Sarimukti terbatas. Foto: Pemkot Cimahi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti mendorong Pemerintah Kota Cimahi mempercepat penguatan sistem pengelolaan sampah di tingkat kota.

Salah satu langkah nyata terlihat saat Tim World Bank mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentiong dan Lebaksaat, Rabu (21/1/2026), dalam rangka Implementation Support Mission (ISM) Program ISWMP.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari evaluasi Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP), sebuah program nasional pengelolaan sampah yang didukung pendanaan World Bank dan dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

World Bank bersama Central Project Management Unit (CPMU) dan Central Project Implementation Unit (CPIU) meninjau kesiapan daerah dalam memperkuat pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Baca Juga:  3 Mobil Damkar Kota Bandung Dikerahkan, 11,7 Hektare Gunungan Sampah TPA Sarimukti Habis Terbakar

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menjelaskan bahwa kapasitas TPA Sarimukti yang terbatas memberikan tekanan pada pengiriman sampah wilayah Bandung Raya, sehingga menuntut Cimahi untuk membangun solusi pengolahan sampah mandiri di kota.

“Situasi ini mendorong kami mempercepat penguatan pengelolaan sampah di tingkat kota melalui kebijakan Zero to TPA,” ujar Adhitia.

Kebijakan Zero to TPA bertujuan menekan residu sampah yang masuk ke TPA dengan memperkuat pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan sampah sejak dari sumber.

Baca Juga:  TPA Sarimukti Overload, Pemprov Jabar Dinilai Tak Konsisten soal Kebijakan Sampah

Kota Cimahi telah menerapkan program Hari Organik dan Hari Anorganik, mengoperasikan TPST Sentiong dan sejumlah TPS 3R, serta membagi pengelolaan sampah berbasis kewilayahan, yakni 60 persen dikelola di tingkat kelurahan dan 40 persen oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Adhitia optimis, sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular ini dapat melibatkan masyarakat secara aktif. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah tidak lagi menjadi beban, melainkan sumber daya yang bernilai ekonomis.

“Sampah akan menjadi berkah bila dipilah dan diolah dengan baik,” tegasnya.

Baca Juga:  Zona Darurat TPA Sarimukti Overload 11 September, DLH Jabar Bakal Tambah Lagi Area Baru

Melalui program ISWMP, Pemerintah Kota Cimahi juga mendapat dukungan pembangunan dua TPST tambahan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sampah.

Targetnya, kapasitas pengolahan dapat meningkat hingga 85 ton per hari, melalui penggantian dan modernisasi peralatan agar TPST berfungsi optimal dan berkelanjutan.

Kunjungan Tim World Bank dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan mitra internasional.

Selain memastikan transformasi pengelolaan sampah berjalan efektif, langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada TPA regional dan memberikan dampak positif bagi lingkungan perkotaan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ekonomi sirkular pengelolaan sampah Cimahi pengolahan sampah kota Program ISWMP sampah berkelanjutan TPA Sarimukti TPST Lebaksaat TPST Sentiong World Bank Indonesia Zero to TPA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Blora Babak Belur, Jawa Barat Punya Solusinya? Sentilan Keras untuk Manajemen Infrastruktur Jateng!

Imigrasi Malaysia Lumpuh Total, Ribuan Pelancong Terjebak di Jalur Perbatasan Johor-Singapura

Bansos

Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi! Jadwal PKH 2026 Sudah Terungkap, Ini Cara Cek Lewat HP

Duka Haji 2026! Dua Jamaah Tasikmalaya Wafat di Tanah Suci

sapi

Sapi Kurban Prabowo Bikin Melongo: Niat Berbagi atau ‘Pencitraan’ Pakai Uang Pajak?

Terpopuler
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.