Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Si Jalak Harupat, Persib Pilih GBLA untuk Hadapi PSM Makassar

Kamis, 3 September 2026 21:02 WIB

Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya

Kamis, 3 September 2026 20:35 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru

Kamis, 3 September 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Si Jalak Harupat, Persib Pilih GBLA untuk Hadapi PSM Makassar
  • Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya
  • BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru
  • Bukan Cuma Asap yang Membara! Gubernur Kalbar Nyaris ‘Hantam’ Mahasiswa
  • Faris Abdul Hafizh Tinggalkan Persib Sementara, Gabung PSGC Ciamis
  • Viral! Dedi Mulyadi Kena Semprot Warga, Disorot soal Masuk Rumah Bawa Kamera
  • Bawa Airsoft Gun, Oknum Wartawan Diamankan Polisi Usai Diduga Ancam Pedagang di Baleendah
  • Prajurit TNI AL Viral saat Dampingi Arya Wedakarna di Kontes Miss Equality World 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 4 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cimahi Perkuat Pengolahan Sampah, World Bank Ikut Pantau Langsung

By SusanaJumat, 6 Februari 2026 11:21 WIB2 Mins Read
Kota Cimahi percepat pengolahan sampah kota antisipasi kapasitas TPA Sarimukti terbatas. Foto: Pemkot Cimahi.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti mendorong Pemerintah Kota Cimahi mempercepat penguatan sistem pengelolaan sampah di tingkat kota.

Salah satu langkah nyata terlihat saat Tim World Bank mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentiong dan Lebaksaat, Rabu (21/1/2026), dalam rangka Implementation Support Mission (ISM) Program ISWMP.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari evaluasi Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP), sebuah program nasional pengelolaan sampah yang didukung pendanaan World Bank dan dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

World Bank bersama Central Project Management Unit (CPMU) dan Central Project Implementation Unit (CPIU) meninjau kesiapan daerah dalam memperkuat pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Bandung Darurat Sampah? Farhan Ungkap Masalah Serius Usai Long Weekend

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menjelaskan bahwa kapasitas TPA Sarimukti yang terbatas memberikan tekanan pada pengiriman sampah wilayah Bandung Raya, sehingga menuntut Cimahi untuk membangun solusi pengolahan sampah mandiri di kota.

“Situasi ini mendorong kami mempercepat penguatan pengelolaan sampah di tingkat kota melalui kebijakan Zero to TPA,” ujar Adhitia.

Kebijakan Zero to TPA bertujuan menekan residu sampah yang masuk ke TPA dengan memperkuat pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan sampah sejak dari sumber.

Baca Juga:  Sehari, 700 Ton Sampah Tertahan di Kota Bandung

Kota Cimahi telah menerapkan program Hari Organik dan Hari Anorganik, mengoperasikan TPST Sentiong dan sejumlah TPS 3R, serta membagi pengelolaan sampah berbasis kewilayahan, yakni 60 persen dikelola di tingkat kelurahan dan 40 persen oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Adhitia optimis, sistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular ini dapat melibatkan masyarakat secara aktif. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah tidak lagi menjadi beban, melainkan sumber daya yang bernilai ekonomis.

“Sampah akan menjadi berkah bila dipilah dan diolah dengan baik,” tegasnya.

Baca Juga:  Pembatasan ke TPA Sarimukti, Pemkot Cimahi Optimalkan Pengurangan Sampah dari Hulu

Melalui program ISWMP, Pemerintah Kota Cimahi juga mendapat dukungan pembangunan dua TPST tambahan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sampah.

Targetnya, kapasitas pengolahan dapat meningkat hingga 85 ton per hari, melalui penggantian dan modernisasi peralatan agar TPST berfungsi optimal dan berkelanjutan.

Kunjungan Tim World Bank dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan mitra internasional.

Selain memastikan transformasi pengelolaan sampah berjalan efektif, langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada TPA regional dan memberikan dampak positif bagi lingkungan perkotaan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

TPA Sarimukti
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru

Bukan Cuma Asap yang Membara! Gubernur Kalbar Nyaris ‘Hantam’ Mahasiswa

Viral! Dedi Mulyadi Kena Semprot Warga, Disorot soal Masuk Rumah Bawa Kamera

Bawa Airsoft Gun, Oknum Wartawan Diamankan Polisi Usai Diduga Ancam Pedagang di Baleendah

Prajurit TNI AL Viral saat Dampingi Arya Wedakarna di Kontes Miss Equality World 2026

Bansos

Jangan Sampai Terlewat! Begini Cara Cek Bansos September 2026 via HP

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Persib Bandung Lolos ke Fase Grup ACL Two, Igor Tolic Langsung Alihkan Fokus
  • Fun Fishing Journalist X ASN Digelar, Jadi Ajang Silaturahmi 70 Peserta dan Perebutkan Piala Wali Kota Bandung 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.