Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini

Kamis, 13 Agustus 2026 16:14 WIB

Chelsea Beri Deadline Manchester City, Enzo Fernandez Dibanderol Rp2,8 Triliun

Kamis, 13 Agustus 2026 16:04 WIB

Lupa Isi Pulsa atau Kuota? Ini Cara Praktis Beli Lewat DIGI bank bjb

Kamis, 13 Agustus 2026 15:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini
  • Chelsea Beri Deadline Manchester City, Enzo Fernandez Dibanderol Rp2,8 Triliun
  • Lupa Isi Pulsa atau Kuota? Ini Cara Praktis Beli Lewat DIGI bank bjb
  • Tak Lagi Bergantung Browser, ChatGPT Resmi Bisa Dipakai Langsung di Desktop Linux
  • Daftar Lengkap Keluar-Masuk Pemain Persib 2026/2027: Kuota Asing Menumpuk, Bakal Makan Korban?
  • Kisah Pahit Relawan Kebakaran Gunung Gede: Tertahan Birokrasi Hingga Akhirnya Masal Angkat Kaki
  • Pertama Sejak 1433, Negara Ini Alami Gelap Gulita Saat Gerhana Matahari Total Berlangsung
  • Persib Tak Mau Main-main! Latihan Fisik Digenjot Jelang Dewata Challenge Series
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Copet Gentayangan di Sidang Praperadilan Pegi Setiawan, Wartawan Jadi Korban

By Putra JuangSenin, 8 Juli 2024 13:55 WIB2 Mins Read
Suasana Sidang Praperadilan Pegi Setiawan di PN Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nasib sial menimpa Rahmat, salah satu wartawan Ayo Bandung yang bertugas untuk meliput sidang praperadilan Pegi Setiawan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin (8/7/2024).

Pasalnya, Rahmat harus kehilangan ponsel atau handphone (HP) miliknya. Hal itu disadari Rahmat saat dirinya akan mewancarai tim kuasa hukum Polda Jabar terkait putusan sidang praperadilan.

Diketahui, sidang putusan praperadilan ini memang dihadiri oleh banyak peserta. Mulai dari keluarga Pegi Setiawan, tim penasihat hukum dari kedua belah pihak, aparat kepolisian hingga sejumlah wartawan yang bertugas untuk meliput jalannya persidangan.

Banyaknya peserta yang hadir membuat suasana di ruang persidangan pun terasa sesak. Terang saja, kapasitas ruang sidang tidak sebanding dengan jumlah peserta yang hadir.

Alhasil, mereka pun harus rela berdesakan untuk bisa menyaksikan jalannya persidangan. Setelah hakim tunggal PN Bandung, Eman Sulaeman membacakan putusan sidang, para wartawan pun bergegas untuk keluar ruangan untuk melakukan sesi wawancara atau doorstop.

Untuk menuju ke sana, para wartawan ini lagi-lagi harus berdesakan dengan para peserta sidang yang juga ingin meninggalkan ruangan tersebut.

Diduga, pada momen inilah Rahmat harus kehilangan HP pribadinya. Padahal, ponsel tersebut dia simpan di saku jaket yang terletak di bagian depan.

“Saku jaket lumayan cukup dalam. Satu Hp-nya lagi ditangan untuk mengambil gambar. Hp yang hilang android, Hp utama,” ucap Rahmat.

Rahmat baru menyadari ponselnya hilang saat akan melakukan sesi wawancara dengan pihak kuasa hukum Polda Jabar. Saat merogoh saku jaket, ponsel miliknya sudah tidak ada.

Sadar ponselnya hilang, Rahmat kemudian mencoba untuk kembali ke ruang persidangan. Nahas, Rahmat pun tidak menemukan ponsel yang dicarinya tersebut.

Tak berhenti disitu, Rahmat kemudian mencoba melacaknya menggunakan aplikasi Find my Phone melalui akun Google. Lagi-lagi, usahanya pun tidak membuahkan hasil.

“Tempat yang lampau,” tulis keterangan dalam aplikasi.

Rahmat berharap, ponsel yang hilang tersebut bisa segera tergantikan dengan yang baru.

“Mudah mudahan entar keganti lagi,” harapnya.

Di sisi lain, Rahmat pun sadar akan kelihaian sang copet yang membuatnya harus lebih berhati-hati agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

“Tapi emang lihai itu copet,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

copet HP Pegi Setiawan PN Bandung ponsel Sidang Praperadilan wartawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini

Kisah Pahit Relawan Kebakaran Gunung Gede: Tertahan Birokrasi Hingga Akhirnya Masal Angkat Kaki

Pertama Sejak 1433, Negara Ini Alami Gelap Gulita Saat Gerhana Matahari Total Berlangsung

Kasus Dugaan Penistaan Agama The Sound Project Mencuat, 2 Orang Diamankan Polisi

Pemkot Bandung Tertibkan 58 Bangunan di Rajawali Tanpa Relokasi dan Kompensasi

Kasus Penebangan 35 Pohon di Bandung Makin Panas, Farhan Janji Ungkap Dalangnya

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.