Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ini Alasan Kemendagri Minta Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Juni 2026 21:17 WIB

Kaosnya Oblong, Penyamarannya Blong: Gara-gara Salah Outfit? Intel di UMY Terciduk Instan!

Kamis, 18 Juni 2026 20:51 WIB

Maung Bandung Bergerak Diam-Diam, Ini Daftar Calon Pemain Anyar Persib

Kamis, 18 Juni 2026 20:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ini Alasan Kemendagri Minta Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026
  • Kaosnya Oblong, Penyamarannya Blong: Gara-gara Salah Outfit? Intel di UMY Terciduk Instan!
  • Maung Bandung Bergerak Diam-Diam, Ini Daftar Calon Pemain Anyar Persib
  • Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah
  • Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi
  • Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri
  • Waspada! Link Video Cut Salwa Diduga Jebakan Digital Berbahaya
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah

By Mulki AlbarKamis, 18 Juni 2026 19:45 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan nasional yang rusak di wilayah Jawa Barat setelah adanya laporan seorang pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia akibat kecelakaan di kawasan Pasteur, Kota Bandung.

Menurut Dedi, persoalan jalan rusak di jalur nasional menjadi perhatian serius karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Ia bahkan mengusulkan agar sejumlah jalan nasional yang berada di kawasan perkotaan diserahkan pengelolaannya kepada pemerintah daerah agar perbaikannya dapat dilakukan lebih cepat.

“Jalan nasional hari ini di Jawa Barat banyak yang rusak,” kata Dedi Mulyadi saat ditemui di Gedung Pakuan, Bandung, Kamis (18/6/2026).

Dedi menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengirimkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait usulan penyerahan kewenangan sejumlah ruas jalan nasional yang berada di dalam wilayah kota kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota.

Baca Juga:  Gapura Panca Waluya, Strategi Jabar Bentuk Generasi Pemimpin Masa Depan

Menurutnya, selama status jalan masih menjadi kewenangan pemerintah pusat, pemerintah daerah tidak dapat langsung melakukan perbaikan secara menyeluruh.

“Dari sisi kebijakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah berkirim surat ke Kementerian PU untuk menyerahkan jalan-jalan nasional yang ada di kota, yang menjadi jalur jalan kota, diserahkan ke provinsi dan ke kota,” ujarnya.

Ia menilai pemerintah daerah sebenarnya memiliki kemampuan untuk menangani perbaikan jalan apabila kewenangan tersebut diberikan. Salah satu contohnya adalah Kota Bandung yang memiliki kapasitas anggaran cukup besar untuk melakukan penanganan infrastruktur jalan.

Baca Juga:  Tegas! Dedi Mulyadi Bakal Pidanakan Pengkavling Aset Negara

“Saya pikir jalan nasional diserahkan ke Kota Bandung juga bisa ditangani. Anggaran Kota Bandung kan cukup besar,” katanya.

Dedi mengatakan, skema pengalihan kewenangan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai opsi, termasuk menukar sebagian ruas jalan kota yang saat ini ditangani provinsi dengan jalan nasional yang membutuhkan penanganan lebih cepat.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar kerusakan jalan tidak terus berlarut dan menimbulkan korban jiwa di kemudian hari.

“Saya lebih cenderung jalan nasionalnya diserahkan ke kota, kemudian sebagian jalan kota diambil provinsi. Atau sebaliknya, mana yang paling memungkinkan untuk ditangani lebih cepat,” ucapnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tak Tahu Ada Pesta Rakyat di Syukuran Pernikahan Maula-Putri

Terkait respons pemerintah daerah terhadap usulan tersebut, Dedi menyebut Kota Depok menjadi salah satu daerah yang telah memberikan tanggapan positif. Namun, hingga kini masih ada sejumlah daerah lain yang belum memberikan jawaban.

“Kota Depok sudah. Tapi yang lain belum,” katanya.

Dedi berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan usulan tersebut demi mempercepat penanganan jalan rusak di Jawa Barat. Ia menegaskan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, terutama pada ruas-ruas jalan yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan.

“Jalan-jalan yang rusak dan tidak terbiayai oleh Kementerian PU, saya harapkan bisa diserahkan saja ke daerah masing-masing agar bisa segera ditangani,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jalan nasional rusak jalan rusak Jawa Barat kecelakaan Pasteur Bandung ojol tewas Pasteur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Alasan Kemendagri Minta Kepala Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Kaosnya Oblong, Penyamarannya Blong: Gara-gara Salah Outfit? Intel di UMY Terciduk Instan!

Dedi Mulyadi Tanggapi Aksi Indonesia Darurat: Kritik Itu Penting untuk Demokrasi

Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri

Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan

Rakyat Makin Terhimpit Ekonomi, GMNI Bandung Geruduk DPRD Jabar dan Bawa 6 Tuntutan Keras

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.