Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Rabu, 29 Juli 2026 10:12 WIB

Siapa Nabila Gardena? Selebgram Lulusan ITB Ini Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun

Rabu, 29 Juli 2026 10:06 WIB

Tembus Semifinal Piala Presiden 2026, Pelatih Persib Puji Mental Pemain Muda dan Singgung Jadwal Padat

Rabu, 29 Juli 2026 09:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya
  • Siapa Nabila Gardena? Selebgram Lulusan ITB Ini Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun
  • Tembus Semifinal Piala Presiden 2026, Pelatih Persib Puji Mental Pemain Muda dan Singgung Jadwal Padat
  • Mau Beli Emas Hari Ini? Simak Daftar Harga Perhiasan Terbaru 29 Juli 2026 Sebelum Naik Lagi
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus
  • 3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima
  • Facebook Saingi TikTok? Tampilan Video Baru Hadir, Seller AI Bikin Penjual Lebih Mudah Cuan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Di Tengah Narasi Efisiensi, Pemprov Jabar Anggarkan Rp715 Juta untuk Mobil Walpri Wagub

By Aga GustianaSenin, 2 Maret 2026 15:46 WIB3 Mins Read
Ilustrasi, ironi efisiensi anggran Pemprov Jabar. (Foto: bukamata.id/AI)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Narasi efisiensi anggaran yang kerap digaungkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini menuai sorotan tajam. Di tengah upaya publik menuntut penghematan belanja birokrasi, Pemprov Jabar justru meloloskan anggaran fantastis sebesar Rp715 juta hanya untuk pengadaan satu unit kendaraan pengawalan (Walpri) Wakil Gubernur pada tahun anggaran 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP, proyek dengan kode RUP 65137587 ini tercatat dengan nama paket “Belanja Kendaraan Walpri Wakil Gubernur”. Anggaran jumbo ini berada di bawah naungan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Jawa Barat.

Spesifikasi Mewah di Tengah Narasi Rakyat

Dalam detail dokumen tersebut, spesifikasi kendaraan yang diminta bukanlah kaleng-kaleng: mobil dengan kapasitas mesin 2.400 cc bertransmisi otomatis. Dengan total pagu mencapai Rp715.190.000, pengadaan ini memicu tanya: urgensi apa yang mendasari fasilitas mewah tersebut di saat infrastruktur dasar di pelosok Jawa Barat masih membutuhkan perhatian serius?

Berikut adalah rincian paket pengadaan yang memicu kontroversi tersebut:

  • Pagu Anggaran: Rp715.190.000 (Sumber Dana APBD 2026)
  • Metode: E-Purchasing
  • Spesifikasi: Kendaraan pengawalan Wagub, Spek 2400 cc G 4×2 A/T + Branding.
  • Jadwal Eksekusi: Kontrak ditargetkan rampung pada Maret 2026.
Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP.

Wagub Erwan Setiawan: “Saya Nggak Tahu Sama Sekali”

Merespons temuan anggaran tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memberikan pernyataan yang mengejutkan. Saat dihubungi Redaksi bukamata.id melalui pesan singkat, Erwan mengaku sama sekali tidak mengetahui perihal penganggaran fasilitas pengawalan untuk dirinya tersebut.

“Punten saya nggak tau sama sekali masalah anggaran di provinsi,” tulisnya singkat pada Sabtu (28/2/2026).

Jawaban ini justru memunculkan pertanyaan baru di tengah publik mengenai koordinasi internal dalam penyusunan anggaran di tubuh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bagaimana mungkin anggaran fasilitas operasional setingkat Wakil Gubernur bisa muncul tanpa diketahui oleh pejabat bersangkutan?

Kontradiksi Kebijakan dan Absennya Aspek Berkelanjutan

Hal yang paling disoroti adalah ketidakselarasan kebijakan ini dengan visi Gubernur Dedi Mulyadi. Dalam berbagai forum, Dedi berulang kali menjanjikan pemangkasan belanja pemerintah yang tidak berdampak langsung pada rakyat guna dialihkan ke sektor pendidikan, kesehatan, dan penanggulangan kemiskinan.

Namun, “kendaraan gagah” untuk pengawalan ini justru seolah menjadi anomali. Lebih ironis lagi, dalam dokumen SIRUP tersebut, kolom Pengadaan Berkelanjutan (aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan) justru diberi tanda “Tidak”. Ini menunjukkan bahwa pengadaan tersebut murni bersifat konsumtif tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan maupun nilai tambah sosial yang lebih luas.

Kesimpulan: Celah Transparansi di Balik Anggaran Mewah

Munculnya anggaran pengadaan kendaraan pengawalan senilai ratusan juta rupiah ini meninggalkan tanda tanya besar terkait tata kelola belanja daerah di Jawa Barat. Di satu sisi, publik disuguhi narasi efisiensi dan penghematan, namun di sisi lain, pengadaan fasilitas jabatan tetap melaju tanpa hambatan.

Pengakuan Wakil Gubernur Erwan Setiawan yang mengaku “tidak tahu menahu” soal anggaran tersebut justru semakin memperkeruh suasana. Hal ini mengindikasikan adanya potensi diskoneksi komunikasi atau bahkan lemahnya koordinasi antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan pimpinan yang akan menggunakan fasilitas tersebut.

Kini, bola panas berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjelaskan kepada publik: jika sang Wakil Gubernur saja tidak mengetahui urgensinya, untuk kepentingan siapa sebenarnya anggaran Rp715 juta ini diloloskan? Transparansi yang nyata bukan hanya soal mengunggah data ke sistem digital, melainkan tentang pertanggungjawaban moral atas setiap rupiah pajak rakyat yang digunakan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anggaran 2026 APBD efisiensi anggaran Mobil Walpri Pemprov Jabar Rp715 Juta wagub jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Jangan Sampai Terlewat! Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Secara Online, Cukup Pakai NIK KTP

Begal

10 Hari Diburu Polisi, Begal Sadis Majalaya Akhirnya Tertangkap Usai Lukai Buruh Pabrik

Harga Bahan Pokok di Bandung Terpantau Stabil, Komoditas Cabai Kompak Turun

Heboh! Layar Videotron Publik Tiba-tiba Putar Konten Tak Senonoh

Fakta di Balik Video Viral Bendera Setengah Tiang di Tasikmalaya Jelang HUT RI

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.