Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kabar Buruk! Persib Ditinggal 3 Sosok Kunci Sekaligus Jelang Duel Panas vs PSM Makassar

Selasa, 12 Mei 2026 21:20 WIB

Fenomena Video Viral “Guru Bahasa Inggris” di Media Sosial: Fakta atau Sekadar Konten Setingan?

Selasa, 12 Mei 2026 21:10 WIB

LINK FULL 6 MENIT DICARI! Video Guru vs Murid Viral Gegerkan Medsos

Selasa, 12 Mei 2026 20:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Buruk! Persib Ditinggal 3 Sosok Kunci Sekaligus Jelang Duel Panas vs PSM Makassar
  • Fenomena Video Viral “Guru Bahasa Inggris” di Media Sosial: Fakta atau Sekadar Konten Setingan?
  • LINK FULL 6 MENIT DICARI! Video Guru vs Murid Viral Gegerkan Medsos
  • Rumor Transfer Maxwell Souza: Benarkah Membelot ke Persib? Ini Jawaban Sang Striker!
  • DULU PAKAI TONGKAT, SEKARANG ANGKAT BEBAN! Kisah Ajaib Nenek 61 Tahun yang Bikin Netizen Melongo!
  • Polisi Ungkap Jaringan Anarko di Balik Ricuh May Day Bandung
  • Sinyal Transfer Tak Terduga Persib: Incar Kapten Persebaya Bernilai Rp6,95 Miliar
  • Link Full Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Bikin Heboh, Pakar Ungkap Modus Licik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dihadiri 38.300 Peserta Termasuk Bupati Bandung, Gerakan Menulis Al-Qur’an Pecahkan Rekor Muri

By SusanaMinggu, 26 Mei 2024 10:00 WIB4 Mins Read
Gerakan Menulis Al-Qur'an di Kabuapten Bandung pecahkan Rekor MURI. Foto: Humas Pemkab Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak 38.300 peserta dari kalangan guru ngaji, siswa-siswi, ASN Pemkab Bandung, TNI, Polri, kader PKK, para camat, Organisasi Perangkat Daerah, Ormas/OKP serta pihak lainnya di Kabupaten Bandung mengikuti Gerakan Menulis Al-Qur’an (Gelisan).

Gelisan ini pecahkan Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) dengan kategori menulis Al-Qur’an terbanyak di Indonesia, Sabtu (25/5/2024).

Penyerahan piagam penghargaan Rekor MURI dengan kategori gerakan menulis Al-Qur’an terbanyak itu pada momen Panggung Hiburan Festival ANTV Rame di Lapangan Upakarti Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Sabtu malam.

Hal menarik dalam kegiatan Gerakan Menulis Al Quran itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna hadir di tengah-tengah para peserta yang mengikuti Gelisan tersebut.

Bupati Bandung pun turut menjadi peserta pada Gelisan itu, setelah secara resmi membuka kegiatan pertama kali yang digagas Pemkab Bandung berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bandung itu.

Dadang beserta para peserta lainnya mengerjakan penulisan Al-quran dengan cara melakukan penebalan pada bagian tulisan Al-Qur’an surah Al Fatihah.

Sejumlah jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung juga turut hadir dan mengikuti Gerakan Menulis Al-Qur’an. Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Aminudin beserta jajaran TNI dan Polri lainnya turut hadir di tengah-tengah ribuan warga yang mengikuti giat Gelisan tersebut.

Baca Juga:  Dihadiri 32.000 Peserta, Pemkab Bandung Gelar Edukasi Pubertas dan Manajemen Kebersihan Menstruasi

Bupati Dadang Supriatna mengatakan bahwa dengan dilaksanakannya Gerakan Menulis Al-Qur’an yang diikuti masyarakat Kabupaten Bandung ini supaya mereka terbiasa menulis dan membaca Al-Qur’an.

“Karena memang disinyalir ternyata umat Islam di Kabupaten Bandung terutama, secara mayoritas 65 persen tidak bisa menulis Al-Qur’an. Maka dengan adanya Gerakan Menulis Al-Qur’an mulai dengan diri sendiri, ditulis oleh sendiri, dibaca oleh sendiri dan diamalkan untuk kehidupan sehari-hari,” tutur Dadang.

Melalui kegiatan Gelisan itu, Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, berharap dapat membentuk karakter anak bangsa.

“Gelisan ini bagian dari langkah-langkah dan ikhtiar kehidupan masyarakat berakhlakul karimah. Itu tujuan yang paling utama,” harapnya.

Kang DS menjelaskan sebanyak 38.300 peserta yang mengikuti Gelisan secara langsung ini, bahkan sampai 43.000 peserta lebih yang tersebar di Kabupaten Bandung.

“Kita lihat antusias masyarakat dalam rangka untuk terus bisa belajar menulis Al-Qur’an. Dengan huruf bayang-bayang, kemudian bisa menulis dengan huruf Al-Qur’an tersebut. Dengan harapan mereka terbiasa menulis dan menikmati, mencermati, membaca dan akhirnya saya yakin bisa menumbuhkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” tuturnya.

Baca Juga:  Ratusan Pengusaha di Kabupaten Bandung Deklarasi Dukung Dadang Supriatna-Ali Syakieb

Kang DS pun mengaku merasa bangga dengan adanya pemecahan Rekor MURI pada pelaksanaan Gelisan se-Kabupaten Bandung dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia.

“Dengan adanya kegiatan Gerakan Menulis Al-Qur’an, kami merasa bangga karena melihat antusias masyarakat sangat tinggi terutama para guru ngaji. Yang notabene saat ini, guru ngaji sudah dihadirkan di sekolah untuk mengajar mengaji dan menghafal Al-Qur’an,” katanya.

Saat ini, kata Bupati Bedas ini, ada tambahannya, bukan hanya mengaji dan menghafal Al-Qur’an saja.

“Tapi menulis Al-Qur’an, ini suatu langkah dan inovasi yang luar biasa,” ujarnya.

Kang DS juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus Rekor MURI yang sudah memberikan penghargaan kepada Pemkab Bandung dan seluruh jajaran.

“Ini suatu awal untuk terus berinovasi-inovasi untuk awal kebangkitan Kabupaten Bandung kedepan. Mengingat tahun 2045 menghadapi Indonesia Emas, sehingga kita tidak bisa menghindar, karena kita harus selalu meningkatkan sumber daya manusia yang profesional, dan paham tentang IT (Informasi dan Teknologi),” ujarnya.

Baca Juga:  Dukung Program Kartu Tani Sibedas, Kelompok Tani Hutan Pasir Jirak Fokus Produksi Bibit Kopi

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini mengatakan dalam rangka menghadapi Indonesia Emas 2045, peningkatan sumber daya manusia harus diikuti dan dilengkapi dengan sarana dan prasarana.

“Setelah saya hitung, berapa kebutuhan anggaran untuk sekolah SD yang mencapai 1.390 SD se-Kabupaten Bandung. Ternyata masih membutuhkan sebesar Rp 2 triliun, dan kedepan dibagi lima tahun. Artinya, satu tahunnya kurang lebih sekitar Rp 400 miliar kita harus anggarkan,” kata Bupati Bedas ini.

Kemudian infrastruktur, kata Kang DS, kebutuhannya sekitar Rp 1,8 triliun dan dibagi lima tahun kedepan, bahwa setiap tahunnya sekitar Rp 350 miliar sampai Rp 400 miliar.

“Infrastruktur ini penting karena untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Termasuk lokasi yang masuk lokus tempat-tempat wisata dan ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan sumber daya manusia yang profesional. Insya Allah Kabupaten Bandung semakin maju kedepannya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Gerakan Menulis Al-Qur'an Pemkab Bandung Rekor MURI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

DULU PAKAI TONGKAT, SEKARANG ANGKAT BEBAN! Kisah Ajaib Nenek 61 Tahun yang Bikin Netizen Melongo!

Polisi Ungkap Jaringan Anarko di Balik Ricuh May Day Bandung

Retak Pasca-Muktamar XIV Pemuda Persis: Suara Kekecewaan Kader Akar Rumput Mulai Mencuat

Bandung Jadi Pilot Project ‘Perintis Berdaya Connect’, Dongkrak UMKM Naik Kelas

Strategi Baru PPDB Bandung 2026: Wali Kota Farhan Tekankan Transparansi dan Sistem Digital

Bandung Siaga Kesehatan Mental: 12 Puskesmas Kini Dilengkapi Psikolog Klinis

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
  • Heboh! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Full Durasi Ramai Dicari Netizen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.