Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ismael Kone Alami Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Pesan Religiusnya Bikin Merinding

Sabtu, 20 Juni 2026 16:10 WIB

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Sabtu, 20 Juni 2026 15:49 WIB

Goncang Dunia! Kisah Miyu Pranoto, Dancer Cilik Indonesia yang Ditakuti Lawan Lintas Negara

Sabtu, 20 Juni 2026 15:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ismael Kone Alami Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Pesan Religiusnya Bikin Merinding
  • Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng
  • Goncang Dunia! Kisah Miyu Pranoto, Dancer Cilik Indonesia yang Ditakuti Lawan Lintas Negara
  • Saep ‘Bos Copet’ Preman Pensiun Meninggal Dunia, Sempat Koma di ICU RSUD Cibabat
  • Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat
  • Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan
  • Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus
  • Update Harga Emas Antam Akhir Pekan 20 Juni 2026: Masih Stabil, Ini Cara Beli dan Aturan Pajaknya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jabar Desak Penyelesaian Cepat Kasus Kematian Harimau di Bandung

By SusanaRabu, 1 April 2026 14:01 WIB2 Mins Read
DPRD Jawa Barat soroti kematian dua anak harimau di Kebun Binatang Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus kematian dua anak harimau di Kebun Binatang Bandung kembali memicu perhatian serius dari legislatif daerah.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat meminta semua pihak terkait segera menyelesaikan persoalan yang menyangkut pengelolaan lembaga konservasi tersebut.

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat perlu ikut terlibat aktif dalam menyelesaikan polemik yang terjadi, terutama terkait status pengelolaan Kebun Binatang Bandung pasca perubahan lembaga konservasi.

MoU Pengelolaan Akan Berakhir, April Jadi Momentum Penting

Ono Surono mengungkapkan bahwa terdapat nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Kehutanan dan Pemerintah Kota Bandung yang akan berakhir pada 6 Mei 2026.

Dalam skema tersebut, Pemerintah Kota Bandung memiliki tanggung jawab utama dalam pengelolaan kebun binatang setelah pencabutan status lembaga konservasi dari pengelola sebelumnya.

Menurutnya, bulan April menjadi periode krusial untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk penempatan satwa agar tetap berada dalam pengawasan yang sesuai standar konservasi.

Ia menyebutkan, sebagian satwa dilindungi kemungkinan perlu dipindahkan ke lembaga konservasi lain di wilayah Jawa Barat dan sekitar Bandung, dengan dukungan dari kementerian terkait.

Desakan Penyelesaian Status Satwa dan Karyawan

Selain persoalan satwa, DPRD Jabar juga menyoroti ketidakjelasan status para pekerja di Kebun Binatang Bandung. Menurut Ono, keberlangsungan pengelolaan satwa sangat bergantung pada tenaga kerja yang merawatnya setiap hari.

“Dua hal ini harus berjalan bersama, yaitu pengelolaan satwa dan kejelasan status pegawai. Kalau status pegawai tidak jelas, tentu akan berdampak pada perawatan hewan,” ujarnya di Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (30/3/2026).

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bandung diminta segera mengambil keputusan terkait status kepegawaian, termasuk rencana pengangkatan tenaga harian agar operasional di lapangan tidak terganggu.

Koordinasi Lintas Lembaga Dinilai Belum Optimal

Ono juga menyoroti belum optimalnya koordinasi antara pihak pengelola, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dan instansi terkait lainnya. Kondisi tersebut dinilai menghambat penyelesaian persoalan secara menyeluruh.

Ia menyebutkan perlunya penunjukan kepemimpinan sementara di kebun binatang agar koordinasi dapat berjalan lebih efektif dan tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.

DPRD Minta Pemkot Bandung Bertindak Cepat

DPRD Jawa Barat menegaskan pentingnya langkah cepat dari Wali Kota Bandung dalam mengambil keputusan strategis terkait pengelolaan kebun binatang.

Menurut Ono, penyelesaian masalah tidak boleh berlarut-larut karena berdampak langsung terhadap kesejahteraan satwa dan operasional lembaga konservasi.

Ia menekankan bahwa kewenangan pengelolaan sudah jelas diatur dalam MoU yang berlaku, sehingga semua pihak diharapkan fokus pada solusi, bukan saling menyalahkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Refleksi Pedas 19 Tahun KBB: Tokoh Pendiri Sindir Pejabat yang Cuma Pamer Pencapaian Semu!

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.