Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?

Jumat, 16 Oktober 2026 21:01 WIB

Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan

Jumat, 16 Oktober 2026 20:33 WIB

IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana

Jumat, 16 Oktober 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Target 4 Perunggu Asian Para Games 2026, Indonesia Awali Perjuangan dengan Dua Kemenangan
  • IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana
  • Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api
  • Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka
  • Kabar Duka! Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun
  • 3 Wakil Indonesia Berburu Semifinal Denmark Open 2026, Putri KW Hadapi Penguasa China
  • Agnez Mo Jadi Artis Indonesia Pertama yang Punya Patung Lilin di Madame Tussauds Hollywood
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jabar Soroti Kekurangan Guru dan Fasilitas, Sekolah Baru di Bogor Jadi Perhatian

By SusanaKamis, 12 Februari 2026 16:32 WIB3 Mins Read
Komisi V DPRD Jabar tinjau SMA Negeri 3 Jonggol dan SMA Negeri 1 Kemang di Kabupaten Bogor. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong percepatan pemenuhan fasilitas pendidikan di SMA Negeri 3 Jonggol dan SMA Negeri 1 Kemang, Kabupaten Bogor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal sekaligus memantau perkembangan Unit Sekolah Baru (USB).

Monitoring dilakukan untuk meninjau kondisi sarana prasarana, ketersediaan tenaga pendidik, hingga kebutuhan fasilitas penunjang di kedua sekolah tersebut.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Dede Candra Sasmita, menyampaikan bahwa secara umum pembangunan fisik SMA Negeri 3 Jonggol dan SMA Negeri 1 Kemang telah berjalan sesuai perencanaan. Namun, masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang perlu segera ditangani.

“Secara fisik bangunan sudah cukup baik dan sesuai harapan. Namun masih menemukan adanya kekurangan guru tetap, sehingga operasional sekolah belum sepenuhnya mandiri. Hal ini tentu harus segera menjadi prioritas,” ujar Dede, Kamis (12/2/2026).

Kekurangan Guru dan Ketergantungan Tenaga Pendidik

Dede menjelaskan, SMA Negeri 1 Kemang saat ini masih bergantung pada tenaga pendidik dari SMA Negeri 1 Parung. Kondisi tersebut dinilai kurang ideal karena dapat memengaruhi efektivitas administrasi serta kegiatan belajar mengajar.

Selain itu, SMA Negeri 3 Jonggol yang berdiri di atas lahan seluas 1 hektare dan SMA Negeri 1 Kemang seluas 6.500 meter persegi, hingga kini belum memiliki pagar keliling. Hal ini menjadi perhatian serius karena menyangkut aspek keamanan dan kenyamanan siswa.

“Ketiadaan pagar menjadi perhatian serius karena menyangkut aspek keamanan dan kenyamanan siswa. Kami mendorong Dinas Pendidikan agar mengalokasikan anggaran pembangunan pagar keliling dan menargetkan penyelesaiannya pada tahun ini,” tegasnya.

Laboratorium Komputer dan Perpustakaan Belum Optimal

Komisi V DPRD Jabar juga mencatat fasilitas penunjang pendidikan di kedua sekolah masih belum terpenuhi secara maksimal. Laboratorium komputer membutuhkan sedikitnya 36 unit komputer agar mendukung pembelajaran berbasis teknologi.

Selain itu, fasilitas perpustakaan dinilai masih terbatas dan perlu segera dilengkapi untuk menunjang kualitas literasi siswa.

“Kami ingin sekolah tidak hanya berdiri secara fisik, tapi fasilitas belajar seperti laboratorium komputer dan perpustakaan segera dimaksimalkan agar siswa mendapat pendidikan berkualitas,” katanya.

Belum Miliki Masjid, Rekrutmen Guru Jadi Prioritas

Tidak hanya itu, kedua sekolah tersebut juga belum memiliki masjid atau ruang ibadah yang representatif. Saat ini, kegiatan ibadah masih memanfaatkan ruang kelas, yang dinilai kurang ideal.

Komisi V DPRD Jawa Barat menegaskan bahwa percepatan rekrutmen guru tetap serta pemenuhan sarana prasarana seperti 36 unit komputer, pengadaan buku perpustakaan, pembangunan masjid, dan pagar keliling menjadi prioritas tahun ini.

“Kami akan terus mengawal agar seluruh rekomendasi terealisasi, sehingga unit sekolah baru ini mampu menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

IHSG Terjun ke Level 5.185, Kapolri Perintahkan Bareskrim Selidiki Dugaan Pidana

Tragedi Kebakaran Bromo! 4 Orang Tewas, Petugas TNBTS dan Relawan Terjebak Kobaran Api

Ilustrasi korupsi

Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dikorupsi, Adik Eks Kepala BNPB Jadi Tersangka

Viral Petugas SPBU Menangis di Depan I Wayan Koster: Saya Bukan Robot, Pak!

Diduga Jadi Korban Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen PIK 2

Nasib Tragis Pria di Bandung, Mengaku Ditipu Rekan Bisnis Puluhan Juta lalu Dibuang di Cimenyan

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.