Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bocah 9 Tahun Digigit Pitbull hingga Operasi, Polisi Ungkap Nasib Anjing dan Pemiliknya

Senin, 24 Agustus 2026 14:48 WIB

Persib Berpacu dengan Waktu! Igor Tolic Pusing, 2 Pemain Cedera Jelang Kontra Manila Digger

Senin, 24 Agustus 2026 14:19 WIB

Natanael Wiraatmaja, Ilmuwan Masa Depan Indonesia yang Menembus Orlando dan NASA

Senin, 24 Agustus 2026 14:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bocah 9 Tahun Digigit Pitbull hingga Operasi, Polisi Ungkap Nasib Anjing dan Pemiliknya
  • Persib Berpacu dengan Waktu! Igor Tolic Pusing, 2 Pemain Cedera Jelang Kontra Manila Digger
  • Natanael Wiraatmaja, Ilmuwan Masa Depan Indonesia yang Menembus Orlando dan NASA
  • Mencekam! Bocah 9 Tahun Diserang Pitbull di Kompleks Bandung, Kepala dan Telinga Luka Serius
  • Cek Bansos Rp600 Ribu BPNT Tahap 3 2026 Lewat HP, NIK KTP Jadi Kuncinya
  • Mengenal Pembagian Desil 1 sampai 10: Syarat Penerima PKH, Sembako, hingga PBI JKN Terbaru
  • Gempuran Bantuan Udara: Enam Pesawat TNI AU Diterbangkan Tembus Wilayah Bencana NTT dan Kalimantan
  • Ramon Tanque Tak Takut Lawan Manila Digger, Tapi Ada Satu Hal yang Bikin Penyerang Persib Kecewa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 24 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dua Kakak di Bandung Tega Bunuh Adik Sendiri, Ini Pemicu Utamanya

By SusanaSenin, 3 November 2025 14:26 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Pengeroyokan. (inimassa.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menangkap dua kakak kandung berinisial DI dan BS yang diduga melakukan pengeroyokan hingga menyebabkan adik bungsunya tewas pada Sabtu (1/11/2025).

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menjelaskan, kasus ini terungkap setelah adanya laporan masyarakat mengenai penemuan seorang pria bernama Bernadin Prawira yang ditemukan meninggal di rumahnya di Kelurahan Kebonjeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung.

“Dari hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara, ditemukan adanya tindakan penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ujar Budi, Senin.

Motif Pengeroyokan

Baca Juga:  Nekat! 13 Paket Narkoba Diselundupkan ke Lapas Banceuy Lewat Anus

Menurut Budi, aksi kekerasan itu terjadi karena para pelaku kesal dengan perilaku korban yang kerap pulang tengah malam dalam kondisi mabuk dan membuat keributan di rumah.

“Akhirnya para tersangka melakukan penganiayaan kepada korban yang merupakan adik mereka sendiri,” jelasnya.

Baca Juga:  Terbongkar! Sindikat Obat Keras di Bandung, Satu Orang Diciduk Polisi

Awalnya, kedua pelaku mengaku bahwa korban meninggal secara wajar. Namun hasil penyelidikan, termasuk pemeriksaan CCTV, menunjukkan adanya tanda-tanda luka serius akibat penganiayaan.

“Setelah dicek, ternyata bukan meninggal wajar, tetapi ada tindakan kekerasan,” kata Budi.

Korban Tewas karena Luka Tusuk

Polisi menyebut korban meninggal akibat kehabisan darah setelah ditusuk menggunakan pisau oleh salah satu pelaku.

Baca Juga:  Fakta Baru Penganiayaan di Cileunyi: Korban Dikurung di Kamar Kos Selama Berbulan-bulan

“Pisau tersebut mengenai tubuh korban dan menyebabkan korban kehabisan darah,” tambahnya.

Para Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Atas perbuatannya, DI dan BS dijerat dengan Pasal 44 ayat 3, Pasal 338 KUHP, Pasal 170 ayat 2, dan Pasal 351 ayat 3 KUHP. Keduanya terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita kriminal Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bocah 9 Tahun Digigit Pitbull hingga Operasi, Polisi Ungkap Nasib Anjing dan Pemiliknya

Mencekam! Bocah 9 Tahun Diserang Pitbull di Kompleks Bandung, Kepala dan Telinga Luka Serius

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek Bansos Rp600 Ribu BPNT Tahap 3 2026 Lewat HP, NIK KTP Jadi Kuncinya

Gempuran Bantuan Udara: Enam Pesawat TNI AU Diterbangkan Tembus Wilayah Bencana NTT dan Kalimantan

Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung

Aturan Tak Melarang Tapi Calon Kadet Dipaksa Lepas Hijab? Teka-Teki Polemik Seragam di Unhan

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.