Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 1.100 Hektare Lahan Hangus, Subang Jadi Wilayah Paling Parah!

Sabtu, 24 Oktober 2026 15:09 WIB

Stop Sok Ngatur Hidup Orang! Petuah Berkelas Luna Maya di Tengah Kasus Juan Eve

Sabtu, 24 Oktober 2026 13:26 WIB

Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang

Sabtu, 24 Oktober 2026 11:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 1.100 Hektare Lahan Hangus, Subang Jadi Wilayah Paling Parah!
  • Stop Sok Ngatur Hidup Orang! Petuah Berkelas Luna Maya di Tengah Kasus Juan Eve
  • Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang
  • Heboh Sindiran ‘KING’ dari Bos Madura United Usai Tundukkan Persib Bandung
  • Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas
  • Lagi-lagi Bikin Haru! Perhatian Amanda Manopo ke Fajar Sadboy Usai Beli Rumah Cash di Usia 19 Tahun
  • Pakai Akun IKD, Begini Alur Pembaruan Profil Penerima Bansos 2027 Lewat HP
  • BPNT Oktober 2026 Rp600 Ribu, Begini Cara Cek Penerimanya lewat HP
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dukung Program Kartu Tani Sibedas, Kelompok Tani Hutan Pasir Jirak Fokus Produksi Bibit Kopi

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 7 Oktober 2024 11:45 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Enjang Juju menjadi salah satu penerima manfaat dari program Kartu Tani Sibedas yang digulirkan Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Enjang Juju merupakan Ketua Kelompok Tani Hutan Pasir Jirak Kahuripan II sejak tahun 2000, setelah sebelumnya menjadi sekretaris pada tahun 1997.

Kelompok tani ini bergerak dalam usaha penghijauan, awalnya memproduksi bibit kayu-kayuan dan buah-buahan, namun sekarang fokus pada bibit kopi.

Dalam kesehariannya, Enjang aktif mengelola persemaian bibit kopi dan kayu-kayuan, serta berkebun kopi di lahan milik Perum Perhutani bersama 62 anggota kelompoknya.

Lahan yang mereka kelola mencakup 143,7 hektar di kawasan Perum Perhutani.

Baca Juga:  SPMB 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bandung Ancam Tindak Tegas Sekolah Nakal

Enjang mengungkapkan bahwa kelompoknya menerima bantuan program Kartu Tani Sibedas sejak tahun 2023.

Pada tahun ini, bantuan tersebut diberikan dalam bentuk barang senilai Rp500.000 per anggota, dengan dukungan dari Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Enjang menjelaskan bahwa bantuan dari Bupati berbentuk sarana-prasarana yang diperlukan untuk lahan kering, seperti hens fryer, cangkul, sepatu boot, parang, bedok, pengki dan roda.

“Kebutuhan kami berbeda dengan petani sawah, jadi kami membutuhkan peralatan yang sesuai untuk mengelola lahan kering,” kata Enjang saat ditemui, Senin (7/10/2024).

Baca Juga:  Belum Sepenuhnya Tertangani, Bupati Bandung Harap Perbaikan Rutilahu Dilanjutkan

Enjang menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bandung atas program Kartu Tani Sibedas yang telah diluncurkan. Ia berharap program tersebut dapat ditingkatkan dan diperluas di masa depan.

“Produksi kelompok kami, khususnya bibit kopi bersertifikat, sangat layak untuk ditanam. Jika memungkinkan, kami berharap Kabupaten bisa menyerap produksi ini untuk mendukung program pemerintah,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Bandung menggulirkan program Kartu Tani Sibedas ini merupakan bagian dari pemberdayaan para petani. Dengan harapan para petani pun melakukan berbagai inovasi dalam upaya meningkatkan usaha bertaninya.

Untuk diketahui bahwa Kartu Tani Sibedas ini tidak hanya untuk mendapatkan akses bantuan pupuk bersubsidi dari Pemkab Bandung. Tentunya para petani bisa mendapatkan akses bantuan bibit unggul bersertifikat.

Baca Juga:  Resmi! Dadang Supriatna Kembali Pimpin PKB Kabupaten Bandung Hingga 2031

Selain itu, akses mendapatkan bantuan permodalan dari pemerintah daerah, asuransi keselamatan kerja petani, pembelian hasil pertanian, pelatihan dan pengembangan usaha tani, serta akses terhadap beasiswa bagi keluarga petani.

Program ini pula dinilai mampu memberikan solusi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para petani, seperti akses terhadap sarana dan prasarana pertanian, permodalan, dan pemasaran hasil pertanian.

Editor: Rina Rahadian

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 1.100 Hektare Lahan Hangus, Subang Jadi Wilayah Paling Parah!

Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang

Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas

Bansos

BPNT Oktober 2026 Rp600 Ribu, Begini Cara Cek Penerimanya lewat HP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cair Oktober-Desember! Begini Cara Cek Nama Penerima Bansos Tahap 4 2026

Kemacetan

Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.