Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029

Sabtu, 26 September 2026 20:27 WIB

Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras

Sabtu, 26 September 2026 20:08 WIB
Spot kuliner malam di Bandung

Rekomendasi Kuliner Malam Bandung Paling Legendaris yang Wajib Dicoba, Dijamin Bikin Ketagihan!

Sabtu, 26 September 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras
  • Rekomendasi Kuliner Malam Bandung Paling Legendaris yang Wajib Dicoba, Dijamin Bikin Ketagihan!
  • Jokowi Hadir di Rakorda PSI Bandung, Yoel Dorong Kader Turun hingga Akar Rumput
  • Hadapi Jadwal Padat di Tiga Kompetisi, Persib Siapkan Strategi Rotasi Pemain
  • Karier Diujung Tanduk? Fenomena Cancel Culture Hantam Juicy Luicy Usai Batal Manggung Beruntun!
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 27 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Era Baru Desa di Jabar: Semua Transaksi Digital, Pemilihan Kades pun E-Voting

By Aga GustianaRabu, 4 Juni 2025 14:10 WIB3 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Redaksi/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi mengimplementasikan sistem pengelolaan keuangan dan demokrasi digital di tingkat desa. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan bahwa mulai Selasa, 3 Juni 2025, seluruh desa di wilayah Jabar akan mulai menggunakan sistem e-budgeting dan e-voting.

Kebijakan ini menyasar lebih dari 5.000 desa di seluruh penjuru Jawa Barat, dengan tujuan mendorong efisiensi, akuntabilitas, serta transparansi dalam tata kelola pemerintahan desa.

“Pemprov Jabar sudah memberlakukan sistem pengelolaan keuangan di desa melalui e-budgeting, artinya seluruh tata kelola keuangan di desa tidak lagi menggunakan uang tunai, tapi semuanya harus tertransformasi dalam sistem digitalisasi keuangan,” kata Dedi Mulyadi, Rabu (4/6/2025).

Digitalisasi Keuangan Desa

Melalui sistem e-budgeting, semua arus keuangan desa—baik pemasukan maupun pengeluaran—wajib dilakukan lewat transfer bank dan tercatat dalam sistem digital. Hal ini diharapkan mampu menekan potensi penyalahgunaan anggaran serta mempermudah proses audit.

Baca Juga:  KDM: Investasi Berjalan Baik, Alam Harus Tetap Terjaga

Gubernur Dedi juga menekankan pentingnya pendampingan dari lembaga-lembaga kredibel dalam implementasi sistem ini.

“KPK bisa menjadi bagian, mendampingi, pengelolaan tata kelola keuangan di desa dan kemudian Bank Indonesia menjadi tenaga pendampingnya, kemudian juga terintegrasi dengan pengelolaan diperbankkan, itu sangat mudah, nanti BPKP juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari itu, pemeriksaan sistem keuangan di desa bisa dilakukan dengan jarak jauh, kecuali cek fisik,” ujar Dedi.

Menuju Demokrasi Digital Lewat E-Voting

Tak hanya keuangan, Pemprov Jabar juga bersiap menerapkan e-voting untuk proses pemilihan kepala desa (Pilkades). Meski terkendala urusan hak cipta sistem e-voting, Dedi tetap mendorong pemilihan digital sebagai solusi yang lebih efisien dan hemat biaya.

Baca Juga:  Efisiensi Anggaran Capai 5 Triliun, Ini Rencana Dedi Mulyadi

“Kalau di Jabar ini berhasil, bisa jadi menjdi tolak ukur pengembangan demokrasi pemilihan wali kota/bupati , gubernur, dengan menggunakan pemilihan digital, kan itu lebih cepat, lebih baik, lebih hemat,” jelasnya.

Ia menyarankan agar uji coba sistem e-voting dimulai dari level RW sebagai bentuk simulasi awal sebelum diterapkan di tingkat desa secara menyeluruh.

Rancang Sistem Mandiri

Pemerintah provinsi juga tengah menyiapkan sistem digital internal untuk mendukung kedua program ini. Namun pengelolaan teknis akan dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jabar.

Baca Juga:  UMP Jabar Naik, Biaya Hidup Berlari: Mampukah 2026 Jadi Tahun Keberpihakan Ekonomi?

“Biarkan sistem yang mengelola, saya kan tidak boleh mengeluarkan kalimat seperti itu, nanti tata kelolanya akan dikelola oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa,” ujarnya.

Dedi menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar mengganti kertas dengan layar, melainkan harus mampu menghadirkan solusi nyata berupa efisiensi anggaran dan kecepatan kerja.

Transformasi digital desa melalui e-budgeting dan e-voting menjadi langkah strategis Jawa Barat dalam mempercepat pembangunan, menutup celah korupsi, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Kebijakan ini sejalan dengan upaya mewujudkan desa yang mandiri, transparan, dan adaptif di era digital.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi desa jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029

Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras

Jokowi Hadir di Rakorda PSI Bandung, Yoel Dorong Kader Turun hingga Akar Rumput

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot

Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat

Pamer KTA di Rakorda Bandung, Joko Widodo Ungkap Sudah Gabung PSI Sejak 2025

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.