Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Catat Tanggal dan Jam Kick-off

Jumat, 2 Oktober 2026 12:05 WIB

Misi Persib Taklukkan ASEAN Dimulai, Peralta Soroti Ketatnya Persaingan Grup B

Jumat, 2 Oktober 2026 11:33 WIB
Bansos

Kabar Baik! BSU 2026 Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja, Kapan Cair?

Jumat, 2 Oktober 2026 11:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Catat Tanggal dan Jam Kick-off
  • Misi Persib Taklukkan ASEAN Dimulai, Peralta Soroti Ketatnya Persaingan Grup B
  • Kabar Baik! BSU 2026 Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja, Kapan Cair?
  • 14 Siswa SDN Garuda Cisarua Diduga Keracunan, Sampel Makanan MBG Diperiksa
  • Drama Rp10 Ribu Bikin Bali Panen Hujatan! Sisi Gelap Pariwisata Lokal yang Dibongkar Kasus Billy Syahputra
  • Dua Wakil Indonesia ke Semifinal Padel Asian Games 2026, Medali Sudah di Tangan
  • Jelang Port FC vs Persib, Maung Bandung Dihadapkan pada Ancaman Bruno Moreira
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ikuti Jejak Indonesia, Inggris Larang Total Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos Mulai 2027

By Aga GustianaSabtu, 20 Juni 2026 19:56 WIB3 Mins Read
Ilustrasi anak kecil sedang bermain gadget. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia digital bagi anak-anak di Inggris tampaknya akan berubah drastis. Demi menyelamatkan generasi muda dari cengkeraman dunia maya, Pemerintah Inggris resmi mengambil langkah ekstrem dengan melarang total penggunaan media sosial bagi remaja di bawah usia 16 tahun. Langkah berani ini diambil sebagai upaya untuk mengembalikan esensi masa kecil yang dinilai hilang akibat paparan layar gawai yang berlebihan.

Perdana Menteri Sir Keir Starmer menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan agar anak-anak kembali ke dunia nyata—bermain, belajar, dan bersosialisasi secara langsung—bukan justru menghabiskan waktu berjam-jam tenggelam dalam scrolling tanpa arah.

“Kami ingin mengembalikan masa kecil anak-anak,” bunyi pernyataan resmi dari otoritas Inggris pada Sabtu (20/6/2026).

Platform Apa Saja yang Bakal Kena Blokir?

Kebijakan ketat ini akan menyasar raksasa digital yang menjadi makanan sehari-hari para remaja. Berdasarkan draf yang sedang digodok, berikut adalah rincian platform dan fitur yang akan terdampak:

  • Aplikasi yang Dilarang: TikTok, Instagram, Snapchat, Facebook, X (Twitter), dan YouTube.
  • Aplikasi yang Masih Aman: Layanan pesan instan seperti WhatsApp dan Signal (meski pemerintah tetap membuka peluang untuk mengevaluasinya di kemudian hari).
  • Fitur Berisiko yang Dibatasi: Fitur siaran langsung (livestreaming) dan ruang obrolan dengan orang asing di platform game online.
  • Wacana Pembatasan Tambahan: Penerapan jam malam digital serta pemblokiran fitur candu seperti infinite scrolling (gulir tanpa batas) dan autoplay.

Untuk memastikan aturan ini bukan sekadar gertakan, Ofcom selaku regulator komunikasi Inggris akan diberi mandat penuh. Mereka bakal merancang sistem verifikasi usia yang super ketat. Menariknya, sanksi dan pengawasan akan diarahkan langsung kepada perusahaan teknologi penyedia layanan, bukan menghukum orang tua atau si anak.

Didukung Orang Tua, Ditentang Pakar

Langkah radikal ini tidak muncul begitu saja. Dari hasil jajak pendapat nasional, sekitar 90% orang tua di Inggris sangat setuju jika anak-anak mereka dibatasi dari akses media sosial.

Meski demikian, gelombang protes tetap berdatangan. Pihak industri teknologi memperingatkan bahwa larangan total justru bisa memicu bumerang. Remaja dikhawatirkan akan mencari celah (menggunakan VPN atau memalsukan identitas) untuk masuk ke platform ilegal yang jauh lebih berbahaya dan tidak terawasi.

Di sisi lain, beberapa pakar anak dan kelompok remaja juga menyayangkan keputusan ini. Menurut mereka, media sosial tidak melulu berwajah negatif. Jika digunakan dengan bijak, platform digital adalah ruang bagi remaja untuk mengasah kreativitas, mencari materi edukasi, hingga membangun komunitas yang positif.

Kapan Aturan Ini Mulai Berlaku?

Jika proses legislasi dan penyusunan teknis berjalan mulus, Inggris menargetkan regulasi ini akan sah dan diterapkan pada musim semi 2027.

Dengan kebijakan ini, Inggris menyusul langkah tegas yang sebelumnya sudah diinisiasi oleh Australia. Tren membatasi dunia digital bagi anak-anak memang sedang menjadi perhatian global. Di Indonesia sendiri, regulasi serupa sebenarnya sudah berjalan, di mana platform digital dengan risiko tinggi dilarang keras untuk diakses oleh pengguna yang belum genap berusia 16 tahun.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Drama Rp10 Ribu Bikin Bali Panen Hujatan! Sisi Gelap Pariwisata Lokal yang Dibongkar Kasus Billy Syahputra

Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Masih Rp2,581 Juta, Ada Pecahan hingga 1 Kg

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Siap-siap! BSU 2026 Rp900 Ribu Segera Disalurkan, Cek Jadwal Pencairan dan Aturan Barunya

Google Resmi Rilis Gemini 4 Argon, AI Baru yang Bisa Deteksi dan Perbaiki Celah Keamanan

Berburu Sarapan di Bandung? 7 Kuliner Legendaris Ini Wajib Masuk Daftar

Batal Cerai atau Prank? Kemunculan Demian di Live Sara Wijayanto Bikin Heboh, Cinta Belum Usai?

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.