Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kebersamaan Persib dan Layvin Kurzawa Resmi Usai, Sampaikan Salam Hangat untuk Bobotoh

Selasa, 2 Juni 2026 22:05 WIB

Prabowo RomBak Pimpinan BGN, Nanik S Deyang Naik Jadi Kepala Badan Gizi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 21:38 WIB

Mendadak Diganti Presiden, Dadan Hindayana Tak Lagi Pimpin Badan Gizi Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 21:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kebersamaan Persib dan Layvin Kurzawa Resmi Usai, Sampaikan Salam Hangat untuk Bobotoh
  • Prabowo RomBak Pimpinan BGN, Nanik S Deyang Naik Jadi Kepala Badan Gizi Nasional
  • Mendadak Diganti Presiden, Dadan Hindayana Tak Lagi Pimpin Badan Gizi Nasional
  • Operasi Patuh 2026 Lebih Ketat, Ini Daftar Pelanggaran yang Jadi Target Polisi
  • Penasaran Video Viral Ini? Warganet Diingatkan Bahaya Klik Link Rok Hijau Tosca
  • Dari Persib ke Piala Dunia 2026, Frans Dhia Putros Siap Harumkan Nama Irak
  • Heboh! Pria di Bandung Ditangkap atas Dugaan Pemerkosaan dan Pencurian dengan Kekerasan di Babakan Ciparay
  • Video ‘Rok Hijau di Dapur’ Viral Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu Mengintai
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 2 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jabar Masuki Era ‘Aging Population’, Komisi V DPRD Dukung Penuh Sekolah Lansia Perempuan ‘Nyaah Ka Indung’

By Aga GustianaRabu, 13 Mei 2026 11:42 WIB2 Mins Read
Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mendukung sepenuhnya terhadap pelaksanaan Program Sekolah Lansia Perempuan ‘Nyaah Ka Indung’. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jajaran Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap peluncuran Program Sekolah Lansia Perempuan bernama ‘Nyaah Ka Indung’. Inisiasi ini dipandang sebagai terobosan taktis untuk mendongkrak taraf hidup kaum ibu yang sudah menginjak usia senja agar tetap bugar, mandiri, dan berdaya.

Sikap suportif tersebut disampaikan langsung oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Muntamah, di sela-sela agenda tersebut. Siti memaparkan bahwa kehadiran lembaga pendidikan nonformal khusus lansia ini sudah menjadi kebutuhan mendesak, selaras dengan kurva demografi kelompok lansia di Jawa Barat yang terus merangkak naik.

“Saya sebagai Anggota DPRD selalu memberikan dukungan untuk peningkatan urusan perempuan, keluarga, dan anak, dan lansia itu ada di urusan keluarga. Sehingga saya sebagai wakil rakyat medengarkan 5,9 juta lansia untuk hadir menjadi miniatur bahwa sekolah lansia itu sangat dibutuhkan oleh para lansia.” ujar Siti di Rooftop Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (13/5/2025).

Siti menambahkan, legislator di Komisi V siap mengawal dan menyokong penuh program-program kerja bentukan DP3AKB Provinsi Jawa Barat yang menjadi mitra kerja mereka, terutama dalam mengupayakan kesejahteraan para lansia perempuan.

Baca Juga:  DPRD Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-80 Jabar, Buky Wibawa: Momentum Perkuat Jati Diri

Perempuan Mendominasi Populasi Lansia di Jawa Barat

Pada kesempatan yang sama, Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Dr. Siska Gerfianti, mengupas tuntas latar belakang di balik tercetusnya gerakan Sekolah Lansia Perempuan ‘Nyaah Ka Indung’. Berdasarkan basis data terkini, tanah Pasundan memang tengah memasuki fase penuaan penduduk (aging population).

Baca Juga:  Rafael Situmorang Kritik Ketidakpastian Beasiswa Pemprov Jabar: Lebih Jelas Skema BPU yang Dulu?

“Memang pertumbuhan penduduk sekarang ini angka terakhir itu adalah aging population kita 11 persen, sehingga 5,9 juta penduduk itu adalah lansia, dengan jumlah lansia perempuan lebih banyak dari laki-laki, 51,71 persen perempuan, sehingga sehingga kami memandang perlu adanya sekolah lansia perempuan.” ujarnya.

Berangkat dari realita angka tersebut, DP3AKB berinisiatif menyediakan wadah edukasi nonformal bagi para lansia perempuan. Melalui program ini, mereka dibekali dengan berbagai wawasan baru, keahlian praktis, serta pendampingan psikososial agar mampu menjalani sisa usia dengan bahagia dan berkualitas.

Baca Juga:  Rafael Sitomorang Dukung Instruksi KDM Soal Transparansi Anggaran di Media Sosial

Pihak legislatif menaruh harapan besar agar program ini terus berkesinambungan ke depan demi menjaga produktivitas komunal di tingkat mikro.

“Melalui Program Sekolah Lansia Perempuan ‘Kanyaan Ka Indung’ DPRD Provinsi Jawa Barat berharap para lansia perempuan dapat terus berdaya, memiliki pengetahuan yang memadai, serta tetap berperan aktif dalam keluarga,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DP3AKB Jabar DPRD Jawa Barat nyaah ka indung Sekolah Lansia Siska Gerfianti Siti Muntamah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Prabowo RomBak Pimpinan BGN, Nanik S Deyang Naik Jadi Kepala Badan Gizi Nasional

Mendadak Diganti Presiden, Dadan Hindayana Tak Lagi Pimpin Badan Gizi Nasional

Operasi Patuh 2026 Lebih Ketat, Ini Daftar Pelanggaran yang Jadi Target Polisi

Heboh! Pria di Bandung Ditangkap atas Dugaan Pemerkosaan dan Pencurian dengan Kekerasan di Babakan Ciparay

Tolak Buru-Buru Status Darurat Sampah Bandung, Dedi Mulyadi: Jangan Bikin Panik!

Ketegangan di Tegalluar: Bupati Bandung Ancam Segel Perusahaan Bandel Demi Atasi Banjir Tahunan

Terpopuler
  • Video 3 Menit 21 Detik ‘Rok Hijau Tosca’ Bikin Heboh TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
  • Link Video Viral Rok Hijau Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran! Pakar Ingatkan Hal Ini
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.