Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sungai Cijanggel Meluap, Rumah Warga di Cisarua KBB Hancur Lebur Disapu Banjir Bandang

Senin, 28 September 2026 14:13 WIB

Awas Gas Beracun! Fenomena Blue Fire Kembali Teror Gunung Papandayan, Jalur Pendakian Resmi Dibatasi

Senin, 28 September 2026 13:23 WIB

Pengakuan Dirjen PAS soal Temuan Miras di Lapas Cibinong, Milik Pribadi Kasi Kamtib?

Senin, 28 September 2026 13:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sungai Cijanggel Meluap, Rumah Warga di Cisarua KBB Hancur Lebur Disapu Banjir Bandang
  • Awas Gas Beracun! Fenomena Blue Fire Kembali Teror Gunung Papandayan, Jalur Pendakian Resmi Dibatasi
  • Pengakuan Dirjen PAS soal Temuan Miras di Lapas Cibinong, Milik Pribadi Kasi Kamtib?
  • Kode Keras Adam Alis Bikin Bobotoh Heboh, Kevin Ray Mendoza Dirumorkan Balik ke Persib
  • Ancaman Nyata Sesar Garsela: Garut Duduki Puncak Potensi Kerugian Bencana Tertinggi di Jabar
  • Awas Hujan Lebat dan Angin Kencang! Cek Wilayah Jabar yang Diguyur Hujan Hari Ini
  • Merayakan Bandung ke-216: Suara Akar Rumput di Tengah Deru Pembangunan Kota
  • Persib Adem Ayem di Deadline Bursa Transfer, Igor Tolic Beberkan Alasan Tak Belanja Pemain
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 28 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jabar Pecahkan Rekor MURI dengan Pemakaian Sarung Tenun oleh 44.175 ASN

By SusanaJumat, 22 November 2024 21:30 WIB2 Mins Read
Pemprov Jabar memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk pemakaian sarung tenun oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) terbanyak. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Daerah Provinsi (Pemda) Jawa Barat memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk pemakaian sarung tenun oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) terbanyak.

Acara yang digelar pada Jumat (22/11/2024) ini berlangsung di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung, melibatkan lebih dari 40.000 ASN dari berbagai daerah di Jabar.

Rekor MURI ini juga dilaksanakan serentak di sejumlah lokasi, antara lain di kantor dinas di kabupaten/kota, kantor Bank Indonesia, serta sekolah-sekolah di wilayah Jabar.

Total peserta yang mengikuti acara ini tercatat mencapai 44.175 orang, terdiri dari ASN Pemprov Jabar, ASN kabupaten/kota, perwakilan Kementerian Pertahanan, Bank Indonesia, serta para guru.

Baca Juga:  Medical Check Up Gratis di Jabar Dimulai 3 Februari 2025, Begini Cara Dapatnya

Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin, turut menyaksikan kegiatan ini secara hibrida melalui Zoom Meeting dari SMK Negeri 1 Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dalam sambutannya, Bey Machmudin memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, ASN, dan masyarakat untuk melestarikan budaya lokal sekaligus mendukung perekonomian daerah.

“Kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen kita dalam menjaga identitas budaya sekaligus mendukung program nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI),” ujar Bey Machmudin.

Baca Juga:  Sambut Baik Ekspor Mangga Gedong Gincu ke Jepang, Bey: Jaga Kualitas dan Mutu

Sarung tenun Majalaya, yang menjadi sorotan utama dalam acara ini, memiliki nilai sejarah, budaya, dan ekonomi yang sangat tinggi.

Sebagai salah satu warisan wastra Jawa Barat sejak tahun 1930-an, sarung ini mencerminkan filosofi kehidupan masyarakat yang sederhana, rapi, dan santun.

“Bagi masyarakat Jawa Barat, sarung bukan hanya sekadar kain, tetapi simbol penghormatan terhadap warisan budaya serta dukungan terhadap kemajuan ekonomi lokal,” tambah Bey.

Bey juga memberikan apresiasi kepada para perajin sarung tenun, pelaku UMKM, serta seluruh ASN yang turut berpartisipasi, baik secara langsung maupun daring.

Baca Juga:  712 Jiwa Terisolasi di Purabaya Sukabumi, Bey Pastikan Percepat Relokasi Rumah Layak Huni

Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan, yang dalam falsafah Sunda dikenal sebagai sareundeuk saigel, sabobot sapihanean, sebagai kunci dalam membangun Jawa Barat sebagai provinsi yang maju dan berbudaya.

Selain mencatatkan rekor, acara ini juga diharapkan memberi manfaat besar bagi para perajin sarung Majalaya dan perekonomian lokal.

Bey berharap momentum ini menjadi inspirasi untuk terus menjaga budaya lokal, memperkuat ekonomi, dan memajukan Jabar.

“Mari jadikan kegiatan ini sebagai pengingat bahwa budaya lokal adalah fondasi penting untuk menciptakan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASN Bey Machmudin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sungai Cijanggel Meluap, Rumah Warga di Cisarua KBB Hancur Lebur Disapu Banjir Bandang

Awas Gas Beracun! Fenomena Blue Fire Kembali Teror Gunung Papandayan, Jalur Pendakian Resmi Dibatasi

Pengakuan Dirjen PAS soal Temuan Miras di Lapas Cibinong, Milik Pribadi Kasi Kamtib?

gempa

Ancaman Nyata Sesar Garsela: Garut Duduki Puncak Potensi Kerugian Bencana Tertinggi di Jabar

Awas Hujan Lebat dan Angin Kencang! Cek Wilayah Jabar yang Diguyur Hujan Hari Ini

Merayakan Bandung ke-216: Suara Akar Rumput di Tengah Deru Pembangunan Kota

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.