Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kuliner Bandung yang Tak Lekang Zaman, 4 Lotek Legendaris Ini Masih Diburu Wisatawan

Selasa, 21 Juli 2026 21:41 WIB

Persib Kumpulkan Kekuatan Baru, Reuni Berguinho dan Peralta Bisa Jadi Ancaman Lawan

Selasa, 21 Juli 2026 21:23 WIB

Spanyol Juara Dunia! 2 Juta Fans Tumpah ke Jalan Madrid, Tapi 7 Orang Malah Ditangkap Polisi

Selasa, 21 Juli 2026 21:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kuliner Bandung yang Tak Lekang Zaman, 4 Lotek Legendaris Ini Masih Diburu Wisatawan
  • Persib Kumpulkan Kekuatan Baru, Reuni Berguinho dan Peralta Bisa Jadi Ancaman Lawan
  • Spanyol Juara Dunia! 2 Juta Fans Tumpah ke Jalan Madrid, Tapi 7 Orang Malah Ditangkap Polisi
  • Warga Bandung Pasti Tahu! 5 Sate Legendaris Ini Jadi Surga Pecinta Kuliner Malam
  • Bansos PKH-BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Segera Cek NIK KTP Anda, Bisa Dapat hingga Rp2,7 Juta!
  • Persib Tak Main-main! Igor Tolic Putuskan Rotasi Besar demi Taklukkan Arema di Piala Presiden 2026
  • Misi Baru Timnas Indonesia: Debut John Herdman dan Ambisi Akhiri Kutukan Runner-up Piala AFF 2026
  • Langsung Hijaban dan Siap Sungkem! Mala Agatha dan Icha Chellow Ngaku Salah Usai Disomasi!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 22 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jangan Klik Link Ini! ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Diduga Jebakan Phishing Berbahaya

By SusanaKamis, 16 April 2026 15:25 WIB3 Mins Read
Viral video aksi ibu tiri di kebun sawit. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peringatan keras bagi pengguna media sosial! Sebuah link video berjudul “Ibu Tiri vs Anak Tiri” berdurasi sekitar 7 menit yang beredar luas di berbagai platform diduga kuat merupakan jebakan siber berbahaya yang dapat mengancam keamanan data pribadi hingga rekening perbankan.

Konten ini awalnya viral dengan latar kebun sawit, kemudian muncul versi lain yang disebut berada di area dapur dengan label “Full Video” dan “No Sensor”. Link tersebut menyebar cepat melalui TikTok, X (Twitter), Telegram, hingga grup WhatsApp menggunakan akun anonim.

Modus Lama Berkedok Video Viral

Fenomena ini diduga merupakan pola lama kejahatan digital yang memanfaatkan rasa penasaran publik. Pelaku biasanya menyisipkan kata kunci seperti “Part 2”, “Full Video”, hingga “Video Viral Terbaru” untuk menarik klik pengguna.

Hasil analisis literasi digital menunjukkan bahwa konten tersebut bukan video utuh, melainkan kompilasi dari berbagai sumber asing yang tidak saling berkaitan.

“Hal itu mengindikasikan video tersebut bukan satu rangkaian utuh, melainkan hasil kompilasi dari berbagai sumber berbeda,” demikian hasil analisis keaslian konten tersebut.

Diduga Skenario untuk Engagement

Seiring viralnya konten ini, muncul dugaan bahwa narasi yang dibangun sengaja dirancang untuk meningkatkan engagement di media sosial. Label tertentu yang awalnya dianggap identitas asli kini dipertanyakan keasliannya oleh warganet.

Publik mulai menilai bahwa cerita tersebut lebih mirip skenario digital yang dikemas untuk memancing emosi dan perhatian pengguna internet.

Ancaman Serius: Data dan Rekening Bisa Dicuri

Bahaya utama dari fenomena ini bukan pada isi video, melainkan pada link yang disebarkan. Pakar keamanan siber mengingatkan bahwa tautan semacam ini kerap digunakan untuk:

  • Phishing: pencurian data pribadi, password, dan akun mobile banking
  • Malware/Spyware: pencurian OTP dan pengendalian perangkat
  • Ransomware: penguncian data untuk pemerasan

“Pengguna bisa kehilangan akses akun hingga saldo rekening terkuras habis setelah mengklik link mencurigakan,” demikian peringatan pakar keamanan digital.

Berpotensi Jerat Hukum ITE

Selain kerugian finansial, penyebaran link bermuatan asusila juga dapat dijerat hukum. Berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), pelaku distribusi konten melanggar kesusilaan dapat dipidana.

Bahkan membagikan ulang link tersebut di media sosial atau grup percakapan dapat dikategorikan sebagai tindakan ilegal dengan ancaman hukuman hingga 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp1 miliar.

Mengapa Mudah Viral?

Modus ini merupakan strategi lama pelaku kejahatan siber dengan menggabungkan narasi lokal dan judul provokatif. Tujuannya adalah mengarahkan korban ke situs berbahaya yang berisi iklan ilegal atau upaya pencurian data.

Imbauan untuk Masyarakat

Untuk menghindari risiko, masyarakat diimbau:

  1. Tidak mengklik link mencurigakan
  2. Tidak mengunduh file APK dari sumber tidak resmi
  3. Tidak mengisi data pribadi di situs tidak jelas
  4. Tidak menyebarkan ulang tautan viral

Kewaspadaan digital menjadi kunci utama di tengah maraknya modus penipuan online yang semakin canggih. Rasa penasaran sesaat dapat berujung pada kerugian besar jika tidak diwaspadai sejak awal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bahaya link WhatsApp Keamanan Siber link viral berbahaya malware android Penipuan Digital phishing online scam internet UU ITE video ibu tiri vs anak tiri video viral 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kuliner Bandung yang Tak Lekang Zaman, 4 Lotek Legendaris Ini Masih Diburu Wisatawan

Warga Bandung Pasti Tahu! 5 Sate Legendaris Ini Jadi Surga Pecinta Kuliner Malam

Langsung Hijaban dan Siap Sungkem! Mala Agatha dan Icha Chellow Ngaku Salah Usai Disomasi!

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kabar Baik Bansos: BPNT Tahap III 2026 Senilai Rp600 Ribu Mulai Cair Bertahap, Cek Daftarnya

Kode Redeem FF

Garena Bagikan Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini, Buruan Klaim Sebelum Hadiah Premium Ludes

Update Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 21 Juli 2026: Tren Turun Jadi Ajang Borong?

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.