Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Senin, 2 November 2026 11:01 WIB

Dari Resepsionis Bank Jadi Ratu Horor No. 1! Rahasia Nadia Omara ‘Menyihir’ 87 Juta Penonton

Senin, 2 November 2026 10:04 WIB

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Senin, 2 November 2026 09:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara
  • Dari Resepsionis Bank Jadi Ratu Horor No. 1! Rahasia Nadia Omara ‘Menyihir’ 87 Juta Penonton
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ancaman Musim Hujan di Cimahi, Dari Puting Beliung Hingga Potensi Pergerakan Tanah
  • Stop Kebiasaan Makan Telur Setengah Matang, Hati-hati Kena Bakteri Salmonella dan Diare
  • Persib Ancam Singgasana Persija: Perburuan Juara Super League Memanas!
  • Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya
  • Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Tanggal Idul Fitri Menurut Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU

By Aga GustianaSenin, 9 Maret 2026 09:58 WIB3 Mins Read
Ilustrasi mudik lebaran. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang berakhirnya bulan Ramadan, banyak masyarakat mulai mencari kepastian mengenai kapan Hari Raya Idul Fitri 2026 akan dirayakan. Informasi ini penting bagi banyak orang untuk merencanakan mudik, liburan keluarga, hingga mengatur jadwal cuti kerja.

Menariknya, pada tahun ini terdapat potensi perbedaan penetapan tanggal Idul Fitri 1447 Hijriah antara Muhammadiyah dengan pemerintah serta Nahdlatul Ulama (NU).

Lalu sebenarnya Lebaran 2026 jatuh pada tanggal berapa? Berikut penjelasan lengkapnya.

Lebaran 2026 Menurut Muhammadiyah

Mengutip dari uipublishing.id, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan sejumlah tanggal penting dalam kalender Islam 1447 Hijriah. Penetapan ini dilakukan melalui metode hisab menggunakan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, Muhammadiyah menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Baca Juga:  Profil Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah di Kabinet Merah Putih

Karena menggunakan metode hisab berbasis perhitungan astronomi, tanggal ini dapat diprediksi sejak jauh hari dan telah menjadi keputusan resmi bagi warga Muhammadiyah.

Prediksi Lebaran 2026 Menurut Pemerintah dan NU

Sementara itu, pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) diperkirakan akan merayakan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Perkiraan tersebut merujuk pada kalender Hijriah yang memprediksi bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Meski demikian, pemerintah belum menetapkan tanggal resmi Hari Raya Idul Fitri. Penentuan akhir biasanya akan diumumkan melalui Sidang Isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sidang tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan hasil rukyatul hilal, yakni pengamatan langsung terhadap bulan sabit awal bulan di berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.

Ringkasan Perkiraan Lebaran 2026

Berikut gambaran sementara penetapan Idul Fitri 2026 di Indonesia:

  • Muhammadiyah: Jumat, 20 Maret 2026 (sudah ditetapkan)
  • Pemerintah dan NU: Sabtu, 21 Maret 2026 (menunggu hasil Sidang Isbat)
Baca Juga:  THR 2026 Segera Cair: Cek Bocoran Jadwal untuk ASN dan Aturan H-7 bagi Karyawan Swasta

Mengapa Tanggal Lebaran Bisa Berbeda?

Perbedaan penentuan Hari Raya Idul Fitri di Indonesia sebenarnya bukan hal baru. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan metode dalam menentukan awal bulan Hijriah.

1. Metode Hisab Wujudul Hilal (Muhammadiyah)

Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal, yaitu perhitungan astronomi untuk menentukan apakah hilal sudah terbentuk.

Jika berdasarkan perhitungan hilal telah ada, maka bulan baru dianggap sudah dimulai tanpa perlu menunggu pengamatan langsung.

2. Metode Rukyatul Hilal dan Kriteria MABIMS (Pemerintah dan NU)

Sementara itu, pemerintah dan NU menggunakan metode rukyatul hilal, yakni pengamatan langsung terhadap bulan sabit pertama.

Metode ini mengikuti kriteria MABIMS yang mensyaratkan beberapa parameter, yaitu:

  • Tinggi hilal minimal 3 derajat
  • Elongasi minimal 6,4 derajat
Baca Juga:  Sinergitas Pemkab Bandung dan Muhammadiyah Teruji Sukses Tingkatkan Nilai IPM

Jika hilal tidak terlihat atau belum memenuhi syarat tersebut, maka bulan berjalan akan disempurnakan menjadi 30 hari. Proses ini dikenal dengan istilah istikmal, sebelum memasuki bulan berikutnya.

Jadwal Libur Lebaran 2026

Terlepas dari kemungkinan adanya perbedaan tanggal Idul Fitri, masyarakat tetap dapat menikmati masa libur nasional dan cuti bersama Lebaran 2026 yang cukup panjang.

Pemerintah menetapkan periode libur mulai Rabu, 18 Maret hingga Selasa, 24 Maret 2026.

Menariknya, jadwal tersebut juga berdekatan dengan perayaan Hari Suci Nyepi, sehingga masyarakat berpotensi mendapatkan waktu libur yang lebih panjang.

Dengan durasi libur yang cukup lama, masyarakat dapat lebih leluasa mengatur waktu perjalanan mudik maupun merencanakan liburan bersama keluarga.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Lebaran 2026 Muhammadiyah sidang isbat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Resepsionis Bank Jadi Ratu Horor No. 1! Rahasia Nadia Omara ‘Menyihir’ 87 Juta Penonton

Stop Kebiasaan Makan Telur Setengah Matang, Hati-hati Kena Bakteri Salmonella dan Diare

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati

Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan

Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.