Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waspadai ‘Super Flu’, Wali Kota Bandung Minta Anak Bergejala Tak Sekolah

Selasa, 22 September 2026 16:15 WIB

Viral Pool Party di Sukabumi, Ternyata Digelar Tanpa Izin Resmi!

Selasa, 22 September 2026 16:14 WIB

Bikin Geger, Dirtek Java United Diduga Lontarkan Umpatan Rasis ke Shin Tae-yong

Selasa, 22 September 2026 16:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspadai ‘Super Flu’, Wali Kota Bandung Minta Anak Bergejala Tak Sekolah
  • Viral Pool Party di Sukabumi, Ternyata Digelar Tanpa Izin Resmi!
  • Bikin Geger, Dirtek Java United Diduga Lontarkan Umpatan Rasis ke Shin Tae-yong
  • Putri KW Menang Dramatis 3 Gim, Indonesia Tinggal Selangkah Lagi ke Semifinal Asian Games 2026
  • STY Dapat Dukungan Tak Terduga dari Suporter Persib Usai Video ‘Pendatang’ Viral
  • Anak Disabilitas Tak Bisa Diperlakukan Sama, Ledia Hanifa Dorong Asesmen Masuk RUU Sisdiknas
  • Galodo Terjang Solok, 2 Warga Hilang hingga 32 Orang Mengungsi, Puluhan Kendaraan Rusak
  • Niat Kirim Barang ke Banjarmasin, Warga Sumedang Ini Kini Belum Ditemukan Usai Kapal Virgo Tenggelam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 22 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kawasan PKL Monju Kian Tertib, Pemkot Bandung Terus Optimalkan Penataan

By Putri Mutia RahmanSelasa, 30 Januari 2024 11:21 WIB3 Mins Read
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna saat meninjau kawasan pkl di Monju. (Istimewa)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan, penataan di kawasan Monju terus berprogres. Beberapa PKL yang sebelumnya sempat menutup akses masuk ke kawasan ini sudah direlokasi.

“Sesuai fungsinya, kawasan ini sebagai sarana olahraga, bermain dan bercengkrama bersama keluarga. Kami tidak mematikan ekonomi PKL yang ada di sini. Tujuannya agar estetika kawasan ini bisa lebih maksimal dinikmati masyarakat,” ujar Ema.

Untuk parkir pengunjung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun sudah menyediakan kantong-kantong parkir agar lebih tertata dan tidak menimbulkan kemacetan.

“Semoga progres ini bisa terus berjalan secara maksimal, demi terciptanya rasa nyaman bagi masyarakat,” harapnya.

Menambahkan perkembangan penataan Monju, Kepala Koperasi dan UKM Kota Bandung, Atet Dedi Handiman menjelaskan, pada tahap awal Pemkot Bandung telah mendata jumlah PKL beserta jenisnya yang ada di daerah Monju dan sekitarnya. Termasuk Jalan Teuku Umar, Dipatiukur, dan Singaperbangsa.

Baca Juga:  Pj Gubernur Jabar Apresiasi Pemkot Bandung Usai Sukses Kendalikan Inflasi Daerah

“Ternyata kegiatan PKL di sana waktunya berbeda-beda. Ada yang siang, malam, dan PKL khusus hari Minggu. Kami memantaunya tiap hari Minggu. Kami verifikasi data tersebut sekaligus penataan prioritas seperti pedagang tidak boleh berjualan sampai ke jalan raya utama yang turun dari Pasupati,” papar Atet.

Setelah didata, para PKL didorong masuk, termasuk parkir pengunjung yang telah ditentukan kantong parkirnya.

Desain penataan pun telah dibuat oleh Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Ciptabintar) dengan mengukur luasan Monju untuk penempatan para PKL.

Baca Juga:  Infrastruktur dan Kesadaran Lingkungan Jadi Prioritas Pemkot Bandung di 2025

“Ini aset milik provinsi, jadi kami juga sedang menunggu izin dari provinsi. Setelah itu baru kami bisa tata lebih lanjut, termasuk area Monju utara yang rencananya akan digunakan juga untuk parkir dan PKL,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ada sekitar lebih dari 1.500 PKL yang berada di area Monju. Berdasarkan data dari Bappelitbang Kota Bandung, sebanyak 1.508 PKL berjualan di sekitar Monju. Dengan yang berstatus sebagai warga Kota Bandung sebanyak 1.018 PKL, warga luar Kota Bandung sebanyak 382 PKL, dan sisanya tidak membawa KTP.
Dari 1.508 PKL tersebut terbagi atas beberapa jenis usaha, dominannya merupakan fesyen sebanyak 787 PKL, kuliner (301 PKL) dan aksesoris (127 PKL).

“Monitoring ini akan secara berkala, untuk saat ini kita pastikan dulu agar PKL tidak menghalangi jalan dan tidak berjualan di area Taman Monju. PKL berkurang boleh, bertambah tidak boleh,” ucapnya.

Baca Juga:  Warga Bandung Diminta Ikuti Earth Hour Hari Ini, Matikan Lampu Mulai Pukul 22.00 WIB

Adapun target penataan saat ini adalah menjaga konsistensi pedagang yang sebelumnya berjualan di area taman harus sudah pindah dan menetap di lokasi yang telah ditentukan. Pihaknya juga memastikan jumlah PKL tidak bertambah.

“Sampai saat ini kami hanya mengimbau dulu. Untuk sanksi, itu lebih spesifik nanti penegakkan hukumnya oleh Satpol PP dan Dishub. Sekarang sudah dipasang pembatas agar PKL tidak berjualan sampai ke jalan utama. Area taman sudah bersih dari PKL. Parkir juga sudah ada yang jaga,” jelasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waspadai ‘Super Flu’, Wali Kota Bandung Minta Anak Bergejala Tak Sekolah

Viral Pool Party di Sukabumi, Ternyata Digelar Tanpa Izin Resmi!

zonasi

Anak Disabilitas Tak Bisa Diperlakukan Sama, Ledia Hanifa Dorong Asesmen Masuk RUU Sisdiknas

Galodo Terjang Solok, 2 Warga Hilang hingga 32 Orang Mengungsi, Puluhan Kendaraan Rusak

Niat Kirim Barang ke Banjarmasin, Warga Sumedang Ini Kini Belum Ditemukan Usai Kapal Virgo Tenggelam

Bandung Bersiap Hadapi Musim Hujan, Titik Rawan Banjir hingga Longsor Mulai Dipetakan

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.