Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI

Kamis, 15 Oktober 2026 16:08 WIB

Perbup Tak Kunjung Terbit, Ketua FPP dan PKB KBB Pertanyakan Komitmen Bupati Jeje

Kamis, 15 Oktober 2026 15:57 WIB

Bikin Geram! Bali Krisi Bensin: Antrean SPBU Mengular, Pasar Gelap Digital Merajalela!

Kamis, 15 Oktober 2026 15:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI
  • Perbup Tak Kunjung Terbit, Ketua FPP dan PKB KBB Pertanyakan Komitmen Bupati Jeje
  • Bikin Geram! Bali Krisi Bensin: Antrean SPBU Mengular, Pasar Gelap Digital Merajalela!
  • Dua Terduga Pencuri Motor di Jalan Japati Bandung Ditangkap, Polisi Temukan Narkotika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Persib Kuasai Grup E ACL Two, FC Seoul Terpuruk di Dasar Klasemen
  • Habis Sudah! Bupati Gowa Husniah Dipecat Tidak Hormat: Dari Skandal Asmara Hingga Pemerasan Rp16 Miliar!
  • Peringati Harlah KPU RI ke-73, KPU Kota Bandung Gelar Dialog Buku Bersama Anas Urbaningrum
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kematian Bocah di Sukabumi Makin Panas, Ibu Kandung Tuntut Mantan Suami

By SusanaRabu, 25 Februari 2026 12:34 WIB2 Mins Read
Bocah 12 tahun di Sukabumi meninggal dengan luka misterius. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus kematian tragis bocah berinisial NS (13) alias Nizam di Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, kini semakin memanas. Ibu kandung almarhum, Lisnawati, secara resmi melaporkan mantan suaminya, AS, ke Polres Sukabumi pada Selasa, 24 Februari 2026.

Didampingi kuasa hukum Krisna Murti dan Mira Widyawati, Lisnawati menuduh AS lalai dan membiarkan anaknya meninggal dunia. Kuasa hukum mengungkap bukti percakapan chat yang menghebohkan pada 17 Februari 2026, dua hari sebelum Nizam meninggal. Dalam chat, AS menyebut Nizam sakit paru-paru dan menolak membawa anaknya ke rumah sakit.

“Klien kami tanya, ‘Kenapa tidak dibawa ke rumah sakit?’. Dijawab, ‘Ya biarkan saja, kalau dia meninggal tinggal dikuburkan di pemakaman keluarga’. Ini sangat menyayat hati,” jelas Mira Widyawati di Mapolres Sukabumi.

Krisna Murti menambahkan, alasan AS tidak membawa Nizam ke rumah sakit karena kesibukan, bahkan meminta Lisnawati untuk “mengikhlaskan” bila terjadi hal buruk pada anaknya.

Dugaan Pembunuhan oleh Ibu Tiri

Selain ayah kandung, tim kuasa hukum juga melaporkan ibu tiri Nizam, TR, atas dugaan pembunuhan berencana. Sementara AS dilaporkan terkait kelalaian, pembiaran, dan penelantaran anak sesuai Pasal 76B juncto Pasal 77B.

Trauma Kekerasan dan 4 Tahun Terpisah

Lisnawati tidak bertemu Nizam selama empat tahun karena trauma akibat KDRT dari AS. Saat masih hamil, Lisnawati mengalami kekerasan berat, termasuk rambut dipotong dengan golok. AS juga menghalangi pertemuan antara ibu dan anak, bahkan membohongi Nizam dengan menyatakan ibunya sudah meninggal.

Kondisi Korban yang Kontras

Pihak kuasa hukum menekankan perbedaan kondisi Nizam saat bersama ibu kandung dan ayahnya. Hingga usia tujuh tahun, Nizam sehat dan bahagia bersama Lisnawati. Namun, kondisi itu berbalik saat diasuh AS, hingga akhirnya ditemukan meninggal dengan luka trauma di tubuhnya.

Polisi telah menaikkan status perkara ke tahap penyidikan dan memeriksa setidaknya 16 saksi, menjadikan kasus Nizam sebagai salah satu yang paling menyedihkan dan memicu perhatian publik di Sukabumi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Serangan di Arab Saudi Tewaskan 12 Orang, Kemlu Pantau Keselamatan WNI

Perbup Tak Kunjung Terbit, Ketua FPP dan PKB KBB Pertanyakan Komitmen Bupati Jeje

Bikin Geram! Bali Krisi Bensin: Antrean SPBU Mengular, Pasar Gelap Digital Merajalela!

Dua Terduga Pencuri Motor di Jalan Japati Bandung Ditangkap, Polisi Temukan Narkotika

Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!

Habis Sudah! Bupati Gowa Husniah Dipecat Tidak Hormat: Dari Skandal Asmara Hingga Pemerasan Rp16 Miliar!

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.