Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Si Jalak Harupat, Persib Pilih GBLA untuk Hadapi PSM Makassar

Kamis, 3 September 2026 21:02 WIB

Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya

Kamis, 3 September 2026 20:35 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru

Kamis, 3 September 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Si Jalak Harupat, Persib Pilih GBLA untuk Hadapi PSM Makassar
  • Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya
  • BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru
  • Bukan Cuma Asap yang Membara! Gubernur Kalbar Nyaris ‘Hantam’ Mahasiswa
  • Faris Abdul Hafizh Tinggalkan Persib Sementara, Gabung PSGC Ciamis
  • Viral! Dedi Mulyadi Kena Semprot Warga, Disorot soal Masuk Rumah Bawa Kamera
  • Bawa Airsoft Gun, Oknum Wartawan Diamankan Polisi Usai Diduga Ancam Pedagang di Baleendah
  • Prajurit TNI AL Viral saat Dampingi Arya Wedakarna di Kontes Miss Equality World 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 3 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kemenag Luncurkan MAGIS, Platform Digital untuk Pengawasan Madrasah

By SusanaMinggu, 9 Februari 2025 03:00 WIB3 Mins Read
Dirjen Pendidikan Islam Suyitno. Foto: Kemenag.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya meningkatkan daya saing madrasah dengan memanfaatkan teknologi digital dalam pengawasan.

Dalam 100 hari pertama kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi’i, Kemenag memperkenalkan platform Madrasah Digital Supervision (MAGIS) sebagai solusi pengawasan berbasis digital yang lebih efektif dan efisien.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amin Suyitno, menyampaikan bahwa sistem ini dirancang untuk mempermudah proses pengawasan, evaluasi, serta perencanaan pendampingan bagi satuan pendidikan madrasah.

Dengan MAGIS, pengawasan madrasah kini bisa dilakukan secara digital, memungkinkan pengawas atau pendamping untuk melaksanakan tugas dengan lebih sistematis dan terstruktur.

“Dengan sistem ini, para pengawas dapat melakukan refleksi dan menyusun rencana pendampingan dengan cara yang lebih sederhana dan efisien. Potensi penghematan biaya bisa mencapai hingga Rp680 miliar,” ujar Amin Suyitno, dikutip dari laman resmi Kemenag, Sabtu (8/2/2025).

Baca Juga:  Idul Adha 1446 H Jatuh pada 6 Juni 2025, Ini Penetapan Resmi Kemenag

Selain untuk pengawas, platform ini juga memberikan manfaat bagi kepala madrasah, yang dapat menggunakannya untuk mengevaluasi pengelolaan madrasah serta melakukan perbaikan berbasis data.

“Melalui refleksi berbasis digital, kepala madrasah dapat terus mengembangkan inovasi sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan,” tambahnya.

MAGIS juga memberikan keuntungan besar bagi para guru. Mereka dapat melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran di kelas dan mengimplementasikan inovasi yang lebih sesuai.

“Guru juga dapat berkonsultasi dengan pengawas jika mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran, sehingga platform ini dapat digunakan secara lebih terstruktur dan efisien,” jelasnya.

Baca Juga:  Demi Transparansi, Kemenag Umumkan Daftar Jemaah Haji Khusus 2025

Amin Suyitno berharap seluruh pengawas, kepala madrasah, dan guru dapat memanfaatkan MAGIS sebaik-baiknya untuk meningkatkan mutu pendidikan di madrasah.

Sementara itu, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa MAGIS adalah inovasi strategis untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengawasan madrasah.

“Dengan platform ini, pengawasan madrasah menjadi lebih akuntabel dan dapat menghemat anggaran hingga lebih dari Rp680 miliar dalam setahun,” ungkap Thobib.

Menurut Thobib, penghematan terbesar berasal dari pengurangan biaya fotokopi borang pengawasan. Dengan 86.343 lembaga madrasah, estimasi penghematan biaya fotokopi mencapai Rp259 miliar.

Selain itu, penghematan juga terjadi pada biaya transportasi pengawas yang diperkirakan mencapai Rp421 miliar. Perhitungan ini didasarkan pada jumlah pengawas yang ada, yaitu 4.680 orang, dengan biaya perjalanan pulang-pergi sekitar Rp500.000 per bulan, serta rata-rata kunjungan ke 15 madrasah per tahun.

Baca Juga:  Biaya Haji 2025 Turun, Jemaah Hanya Bayar Rp55,43 Juta

“Jadi, dengan MAGIS, pengawasan madrasah dapat dilakukan secara digital, dan potensi penghematan total mencapai Rp680 miliar lebih,” tegas Thobib.

Thobib berharap kehadiran MAGIS dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan madrasah, menjadikan madrasah semakin unggul, dan berdaya saing tinggi.

“Dengan transformasi digital melalui MAGIS, Kemenag berkomitmen menciptakan sistem pengawasan madrasah yang lebih adaptif, inovatif, dan berbasis data untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di seluruh Indonesia,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kemenag
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900.000 September 2026 Kapan Cair? Simak Status PKH dan BPNT Terbaru

Bukan Cuma Asap yang Membara! Gubernur Kalbar Nyaris ‘Hantam’ Mahasiswa

Viral! Dedi Mulyadi Kena Semprot Warga, Disorot soal Masuk Rumah Bawa Kamera

Bawa Airsoft Gun, Oknum Wartawan Diamankan Polisi Usai Diduga Ancam Pedagang di Baleendah

Prajurit TNI AL Viral saat Dampingi Arya Wedakarna di Kontes Miss Equality World 2026

Bansos

Jangan Sampai Terlewat! Begini Cara Cek Bansos September 2026 via HP

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.