Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Demo Jakarta

Jelang Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Disdik Jabar Tebar Ancaman Sanksi Bagi Pelajar yang Nekat Ikut Aksi

Senin, 19 Oktober 2026 21:56 WIB

Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat

Senin, 19 Oktober 2026 21:48 WIB

French Open 2026 Dibayangi Kericuhan Paris, Tim Bulu Tangkis Indonesia Tetap Fokus

Senin, 19 Oktober 2026 20:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jelang Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Disdik Jabar Tebar Ancaman Sanksi Bagi Pelajar yang Nekat Ikut Aksi
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • French Open 2026 Dibayangi Kericuhan Paris, Tim Bulu Tangkis Indonesia Tetap Fokus
  • Tampil Gemilang Lawan Persik, Fitrah Maulana Ungkap Persaingan dengan Teja Paku Alam
  • Misteri Perempuan Hilang di Kaki Gunung Burangrang, Ditemukan Luka di Kepala hingga Kaki
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
  • Bukan Sekadar Guru PJOK, Yusuf Buka Jalan Devina Aqila Menuju Mimpi Besar di Dunia Futsal
  • Iseng Masukkan Jari Kelingking ke Lubang Kursi, Siswa di Bandung Minta Bantuan Damkar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 19 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kuningan Diguncang Gempa 3 Kali, Bey Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

By SusanaJumat, 26 Juli 2024 18:46 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin meninjau lokasi terdampak gempa di Kabupaten Kuningan, Jumat (26/7/2024).

BPBD Jabar mencatat kerusakan ringan akibat gempa Kuningan mencapai 10 rumah. Adapun 10 rumah yang rusak itu berada di Desa Kertawirama Kecamatan Nusaherang (5 rumah), Desa Jagara Kecamatan Darma (1 rumah), Desa Windusengkahan, Desa Ciporang, Desa Purwawinangun Kecamatan Kuningan (4 rumah).

Bey mengunjungi dua lokasi terdampak, yakni Desa Jagara, Kecamatan Darma, lalu Kelurahan Purwawinangun, Kecamatan Kuningan.

Lokasi tersebut mengalami tiga kali kejadian gempa mulai dari M 3,6 dan M 4,1 sejak Kamis kemarin serta M 3,9 serta Jumat (26/7/2024) siang.

Baca Juga:  Bey Machmudin Pastikan Perayaan Imlek 2024 di Jabar Berlangsung Aman dan Kondusif

“Saya tadi meninjau ke dua lokasi terdampak gempa Kuningan, alhamdulilah tidak ada korban jiwa dan pengungsi. Rumah warga yang terdampak terindikasi kerusakan ringan,” ujar Bey.

Menurutnya, meski gempa terjadi hingga tiga kali, warga tetap beraktifitas seperti biasa. Bahkan pihaknya memuji sistem koordinasi antara warga dan perangkat desa terkait pelaporan kerusakan.

“Tadi ada satu rumah letaknya terpencil, saya tanya kepala desa bagaimana ini bisa ketahuan rumahnya terdampak bencana? Ternyata sudah ada sistem, mereka melapor ke petugas piket desa,” kata Bey.

Baca Juga:  Pantai Cibutun Dipenuhi Limbah Kain dan Garmen, Bey Machmudin Minta Polisi dan TNI Telusuri Sumbernya

Sistem ini membuat aparat desa dengan mudah bisa menemukan rumah yang rusak atau terdampak pasca terjadinya gempa. Hal ini menurutnya berguna bagi pendataan dan langkah asesmen yang akan dilakukan BPBD.

Selain koordinasi yang baik, solidaritas antar warga dan aparat di lokasi terdampak menurutnya sangat baik.

Ia mencontohkan ada satu rumah yang sudah ditinggali namun balok eksterior di lantai dua terdampak gempa yang langsung ditangani warga bersama-sama demi keamanan pemilik rumah.

“Saya melihat bahwa gotong royong masih menjadi budaya kita dan saling menolong masih terlihat di suasana seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Gubernur Jabar Terbitkan Surat Edaran tentang Netralitas ASN di Pemilu 2024

Bey yang didampingi Pj Bupati Kuningan Iip Hidayat juga meminta agar aparatur kewilayahan tetap bersikap waspada akan potensi munculnya gempa susulan juga mengimbau warga untuk mematuhi arahan petugas dan tidak mempercayai berita hoax terkait gempa.

Bey juga menambahkan jika mulai hari ini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memasang alat guna mempelajari gempa yang terjadi di Kuningan.

“Memang ini dangkal ya dan kerusakannya tersebar, tapi semuanya rusak ringan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin BPBD Jabar gempa Kuningan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Demo Jakarta

Jelang Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Disdik Jabar Tebar Ancaman Sanksi Bagi Pelajar yang Nekat Ikut Aksi

Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat

Misteri Perempuan Hilang di Kaki Gunung Burangrang, Ditemukan Luka di Kepala hingga Kaki

Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur

Iseng Masukkan Jari Kelingking ke Lubang Kursi, Siswa di Bandung Minta Bantuan Damkar

Tiga Hari Dicari, Pemancing Hilang di Waduk Cirata Ditemukan Meninggal Dunia

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.