Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Piala Dunia 2026 Dimulai! Ini Cara Nonton Gratis di TV dan Live Streaming Resmi

Kamis, 11 Juni 2026 12:37 WIB

Diserang Verbal di GBK, Ini Respons Beckham Putra

Kamis, 11 Juni 2026 12:03 WIB

Tragis! Lansia 78 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran Rumah Kontrakan di Bandung

Kamis, 11 Juni 2026 11:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Piala Dunia 2026 Dimulai! Ini Cara Nonton Gratis di TV dan Live Streaming Resmi
  • Diserang Verbal di GBK, Ini Respons Beckham Putra
  • Tragis! Lansia 78 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran Rumah Kontrakan di Bandung
  • Harga Emas Hari Ini 11 Juni 2026 Turun Signifikan, Simak Daftar Lengkapnya
  • Pantauan Terkini: Polisi Siagakan 4 Rantis di DPRD Jabar Jelang Aksi Mahasiswa Unpad
  • Pindah Dapur ke Jalanan, Begini Cara Unik Emak-emak Sentil Bobroknya Sistem SPMB Jabar 2026
  • Di Balik Sengkarut SPMB Jabar 2026: Mengulas Profil, Rekam Jejak, dan Kekayaan Kadisdik Purwanto
  • Demo Besar di Bandung Hari Ini, Pengendara Diminta Hindari Jalan Diponegoro
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 11 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kurangi Angka Kemiskinan, 120 Peserta Kerja ke Jepang Ikuti Pelatihan Bahasa dan Budaya

By SusanaSenin, 5 Agustus 2024 21:15 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bekerjasama dengan berbagai LPK pelatihan magang ke Jepang menggelar program Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang Tahun 2024.

Diikuti 120 peserta, program ini merupakan bagian dari pelatihan kerja dan produktivitas tenaga kerja yang berlangsung selama enam bulan.

Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli mengatakan pelatihan ini sangat penting dan strategis. Menurutnya, untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten, professional dan berdaya saing tinggi itu perlu dilakukan pelatihan.

“Saat ini dilakukan pelatihan yang spesifik yaitu bahasa dan budaya Jepang untuk bekerja di Jepang,” kata Yudia Ramli saat membuka pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans, Senin (5/8/2024)

Baca Juga:  Sempat Ditunda, Jepang Berhasil Tumbangkan Polandia dengan Skor 1-0

Menurutnya, supaya para tenaga kerja bisa diterima dengan baik di Jepang maka dilatih disini tentang bahasa dan budayanya.

“Pemerintah hadir untuk menurunkan angka pengangguran yang dari tahun ke tahun terus menurun karena Disnakertrans melakukan sinergi dengan LPK, Sekolah, Dunia Usaha, Pimpinan Pondok Pesantren dan para orang tua. Mohon doa dan dukungannya dari orang tua supaya anak-anak nya sukses,” paparnya.

Dikatakan Yudia, program ini sangat strategis karena mengurangi angka kemiskinan.

Baca Juga:  Tingkatkan Kapasitas UMKM, 50 Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan di Bio Farma Bandung

“Tugas dari Disnakertrans ini melatih dulu para pencari kerja. Bagaimana angka pengangguran di Kabupaten Sumedang semakin hari semakin tidak ada,” ujar Yudia.

Yudia meminta Disnakertrans mempunyai jejaring yang bagus supaya bisa membuka peluang pelatihan yang banyak.

“Saya harap Disnakertrans mempunyai jejaring yang bagus. Kalau sekarang para peserta 120 orang ke depannya bisa mencapai ribuan orang untuk pelatihan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Vokasi dan Produktivitas Disnakertrans, Irma Dewi Agustin menyebutkan, para peserta pelatihan telah melalui tahapan seleksi secara transparan secara selektif.

Baca Juga:  Staycation Unik di Bandung, Rasakan Suasana Jepang di Mogami Ryokan

“Peserta diseleksi mulai tes fisik, matematika dasar, bahasa Jepang dan tes psikologis. Tes psikologi supaya mentalnya bagus karena bekerja di negara yang etos kerjanya tinggi,” kata Irma.

Disnakertrans bekerja sama dengan beberapa lembaga pelatihan kerja (LPK), LPK MGP, LPK Matahari Perdana, LPK Kyoumei Nihongo Center dan LPK Fuji Sukses Mandiri Nusantara.

“Kami pilih LPK berdasarkan kerjasama yang baik. Pelatihan ini supaya peserta mempunyai kompetensi sehingga ketika di Jepang mereka mempunyai daya saing dan siap bekerja,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahasa Disnakertrans Jepang LPK pelatihan Yudia Ramli
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragis! Lansia 78 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran Rumah Kontrakan di Bandung

Pantauan Terkini: Polisi Siagakan 4 Rantis di DPRD Jabar Jelang Aksi Mahasiswa Unpad

Pindah Dapur ke Jalanan, Begini Cara Unik Emak-emak Sentil Bobroknya Sistem SPMB Jabar 2026

Di Balik Sengkarut SPMB Jabar 2026: Mengulas Profil, Rekam Jejak, dan Kekayaan Kadisdik Purwanto

demo dprd jabar

Demo Besar di Bandung Hari Ini, Pengendara Diminta Hindari Jalan Diponegoro

El Nino

Alarm Merah Iklim: El Nino 2026 Diprediksi Pecahkan Rekor Terpanas Sepanjang Masa

Terpopuler
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.