Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persija Kena Sanksi Berat! The Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang

Rabu, 21 Oktober 2026 16:44 WIB

Lawan Persib, Presiden Madura United Ajak Suporter Pakai Sarung dan Kopiah

Rabu, 21 Oktober 2026 16:25 WIB

Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati

Rabu, 21 Oktober 2026 16:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persija Kena Sanksi Berat! The Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang
  • Lawan Persib, Presiden Madura United Ajak Suporter Pakai Sarung dan Kopiah
  • Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati
  • Dewa United Gusur Pesaing dan Puncaki Klasemen Super League, Persijap Makin Terpuruk
  • Korban Keracunan MBG di Cirebon Tembus 270 Orang, Sejumlah Sekolah Diliburkan
  • Dokter Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Kandung Ditangkap, Pemulihan Korban Jadi Prioritas
  • Madura United vs Persib Bandung: Catatan Kelam Sapeh Kerrab Jadi Modal Maung Bandung
  • Siapa Izara Aishah? Viral Menantu Siti Nurhaliza Labrak Lesti, Respons Rizky Billar Jadi Sorotan!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Layanan Publik Melesat! Bapenda Jabar Satukan Pengaduan 34 Samsat dalam Satu Dashboard

By SusanaSelasa, 11 November 2025 16:24 WIB2 Mins Read
Bapenda Jabar. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat resmi mengintegrasikan sistem pengaduan antara kantor pusat dan 34 Samsat di seluruh wilayah Jabar.

Sistem bernama Dashboard Pengaduan Digital (Drupadi) ini dihadirkan sebagai upaya memperkuat transparansi, percepatan layanan, serta monitoring aduan masyarakat secara real time.

Kepala Bapenda Jabar, Asep Supriatna, menyebut integrasi Drupadi sebagai langkah inovatif dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

“Sistem ini menjadi langkah inovatif dalam menangani aduan masyarakat secara cepat, tepat, dan terintegrasi,” ujar Asep.

Baca Juga:  Bapenda Jabar Pastikan Pelayanan Pajak Kendaraan Responsif dan Ramah Warga

Pengaduan Terhimpun dari Berbagai Kanal

Drupadi mampu menghimpun laporan dari berbagai kanal daring maupun luring, seperti:

  • Call center
  • WhatsApp Chat
  • Media sosial
  • Email
  • Aplikasi Sapawarga
  • Pojok Samsat
  • Google Review
  • Media sosial pimpinan daerah

Dengan integrasi ini, pimpinan dan seluruh stakeholder dapat memantau jumlah, jenis, dan status pengaduan secara langsung. Hal ini memungkinkan tindak lanjut lebih cepat dan lebih presisi.

Baca Juga:  Bapenda Jabar Terus Matangkan Persiapan Jelang Implementasi Opsen PKB dan BBNKB

1.533 Aduan Masuk, Hanya 2 yang Masih Diproses

Hingga saat ini, tercatat 1.533 aduan masuk ke sistem Drupadi. Rinciannya:

  • 148 aduan melalui call center
  • 909 aduan via WhatsApp
  • 238 aduan dari media sosial
  • 37 aduan melalui email
  • 98 aduan lewat aplikasi Sapawarga
  • 48 aduan dari Pojok Samsat
  • 55 aduan dari kanal lainnya

Dari total pengaduan tersebut, kini hanya dua aduan yang masih dalam proses koordinasi.

Baca Juga:  Bapenda Jabar Luncurkan Pojok Samsat di 34 Titik! Layanan Pengaduan Kini Lebih Cepat

Dorong Transparansi dan Kepercayaan Publik

Asep menegaskan bahwa Drupadi merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kepercayaan publik.

“Melalui satu dashboard, masyarakat mudah mengakses informasi dan dilibatkan dalam proses pengawasan layanan publik,” kata Asep.

Dengan pemantauan real time, Drupadi diharapkan menjadi standar baru dalam pengelolaan pengaduan layanan publik di Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bapenda Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati

program MBG

Korban Keracunan MBG di Cirebon Tembus 270 Orang, Sejumlah Sekolah Diliburkan

kekerasan

Dokter Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Kandung Ditangkap, Pemulihan Korban Jadi Prioritas

Geger Kepulan Asap Hitam di SPBE Kuningan, Berawal dari Ambruknya Tumpukan Tabung Gas

peredaran narkoba

Modus Baru Pengedar Narkoba di Cimahi, Pil Ekstasi Dibungkus Mirip Coran Semen

PENUSUKAN

ODGJ Ngamuk Bawa Kapak di Ciamis, Dua Polisi Disabet hingga Pelaku Diamuk Massa

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.