Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Eliano Reijnders Siap Main! Kabar Ini Bikin Igor Tolic Punya Senjata Tambahan Lawan Bali United

Senin, 17 Agustus 2026 17:03 WIB

Duka Gempa Flores M 7,7: Korban Meninggal Tembus 55 Orang, 132 Warga Luka-luka

Senin, 17 Agustus 2026 16:24 WIB

32 Tahun Tak Diangkat, Tumpukan Sampah Ditemukan di Saluran Air Bandung

Senin, 17 Agustus 2026 16:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Eliano Reijnders Siap Main! Kabar Ini Bikin Igor Tolic Punya Senjata Tambahan Lawan Bali United
  • Duka Gempa Flores M 7,7: Korban Meninggal Tembus 55 Orang, 132 Warga Luka-luka
  • 32 Tahun Tak Diangkat, Tumpukan Sampah Ditemukan di Saluran Air Bandung
  • Usai Ditutup Berbulan-bulan, Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Kembali
  • VIRAL! Buka Baju dan Tantang Duel Karena Parkiran, Identitas Sosok Ini Dikuliti Netizen!
  • 20.500 Narapidana di Jabar Terima Remisi HUT ke-81 RI, 346 Langsung Bebas
  • Cristiano Ronaldo Isyaratkan Pensiun, Sudah Siapkan Hobi Baru
  • Bukan Pengupas Bawang, Keluarga Ungkap Keseharian Susanah Jahit Majun Diupah Rp700 per Kg
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 17 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Genjot Pendapatan Pajak, Bapenda Jabar Kerahkan Emak-emak

By Fahlevi MercedesSabtu, 19 Agustus 2023 13:37 WIB3 Mins Read
Bapenda Jabar
Kepala Bapenda Jabar, Dedi taufik. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat (Jabar) terus berupaya menggenjot target pendapatan daerah pada 2023. Salah satu yang diupayakannya adalah pendapatan dari pajak kendaraan bermotor (PKB).

Strategi yang dilakukan Bapenda Jabar kali ini cukup unik. Di mana untuk menggugah kesadaran masyarakat akan membayar pajak melalui emak-emak yang tergabung dalam Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

“Kita melibatkan Tim Penggerak PKK karena memang supaya ada harmonisasi dari mulai rumah tangga,” kata Kepala Bapenda Jabar, Dedi Taufik dalam keterangannya, Sabtu (19/8/2023).

Dedi mengakui, kendaraan yang belum membayar pajak di wilayahnya masih cukup banyak. Di Kota Bandung saja, dari 2,2 juta kendaraan baru sekitar 48 persen atau 600 ribu kendaraan lebih yang membayar pajak.

Oleh karenanya, berbagai pihak turut digandeng Bapenda Jabar untuk meningkatkan pendapatan pajak. Bahkan edukasi pajak juga dilakukannya di seluruh kabupaten/kota di Jabar.

“Kita melihat data itu, kita coba sentuh melalui ibu-ibu karena the power of emak-emak ini untuk mengingatkan,” ucapnya.

Meski demikian, ia tak muluk-muluk pendapatan pajak kendaraan bermotor akan langsung melonjok. Evaluasi akan dilakukan pasca gerakan ini diluncurkan.

“1 sampai 2 minggu ke depan kita evaluasi,” tuturnya.

Di sisi lain, Dedi yakin sedikit banyak dengan menggandeng emak-emak akan mengakselerasi pendapatan pajak. Belum lagi ditambah dengan berbagai program yang sudah dilakukan oleh Bapenda Jabar.

“Kita melihat prognosis 6 bulan ke depan coba dengan adanya sebuah relaksasi penghapusan, ada relaksasi BBNKB II dan juga sosialisasi kita jalankan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Jabar, Atalia Praratya mengatakan, dirinya mendapatkan informasi bahwa jumlah kendaraan di Jabar mencapai 25 juta. Namun dari jumlah itu baru sekitar 48 persen yang membayar pajak.

“Oleh karena itu memang penting sekali kita untuk menggerakan seluruh elemen masyarakat, termasuk juga tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh penggerak di masyarakat,” ucapnya.

Menurut Atalia, edukasi terkait pajak penting dilakukan kepada masyarakat. Terlebih saat ini sudah ada berbagai program yang ditargetkan meringankan masyarakat.

“Ini penting sekali untuk diinformasikan kepada seluruh masyarakat karena ada batas waktu sampai dengan 31 Agustus ini termasuk juga untuk satu lagi adalah sampai dengan Desember,” kata Atalia.

Seperti diketahui, data Bapenda Jabar pada Semester I 2023, pendapatan pajak yang sudah dibukukan mencapai Rp10,5 triliun dari target 2023 sebesar Rp21,9 triliun. 48 persen pencapan pada semester ini didapat dari pajak kendaraan bermotor Rp4,2 triliun.

Lalu menyusul bea balik nama kendaraan bermotor Rp3 triliun, pajak bahan bakar Rp1,7 triliun, pajak rokok Rp1,5 triliun dan pajak air permukaan Rp33 miliar. Raihan tersebut tak lepas dari kesadaran masyarakat Jabar dalam membayar pajak kendaraannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Atalia Praratya Bapenda Jabar Dedi Taufik Featured pajak kendaraan bermotor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Duka Gempa Flores M 7,7: Korban Meninggal Tembus 55 Orang, 132 Warga Luka-luka

32 Tahun Tak Diangkat, Tumpukan Sampah Ditemukan di Saluran Air Bandung

Usai Ditutup Berbulan-bulan, Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Kembali

VIRAL! Buka Baju dan Tantang Duel Karena Parkiran, Identitas Sosok Ini Dikuliti Netizen!

20.500 Narapidana di Jabar Terima Remisi HUT ke-81 RI, 346 Langsung Bebas

Bukan Pengupas Bawang, Keluarga Ungkap Keseharian Susanah Jahit Majun Diupah Rp700 per Kg

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.