Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buntut Bentrok Suporter di Stadion, Ini Rincian Sanksi Komdis PSSI untuk Persija dan Persita

Rabu, 21 Oktober 2026 18:39 WIB

Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar

Rabu, 21 Oktober 2026 18:26 WIB

Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim

Rabu, 21 Oktober 2026 18:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buntut Bentrok Suporter di Stadion, Ini Rincian Sanksi Komdis PSSI untuk Persija dan Persita
  • Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar
  • Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim
  • Igor Tolic Bongkar Ancaman Madura United, Dimitar Mitkov Jadi Sorotan
  • Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos
  • Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
  • Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini
  • Persija Kena Sanksi Berat! The Jakmania Dilarang Hadiri 6 Laga Tandang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lomba Kereta Peti Sabun XII dengan Kategori Baru, Siap Digelar Oktober di Sabuga

By Aga GustianaSabtu, 9 Agustus 2025 19:29 WIB2 Mins Read
Ketua panitia LKPS XII, Dindon Saefudin Alma
Ketua panitia LKPS XII, Dindon Saefudin Alma. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lomba Kereta Peti Sabun (LKPS) XII segera digelar pada 18-19 Oktober 2025, bertepatan dengan pasar seni ITB. Event tahunan yang diselenggarakan oleh Damas (Daya Masyarakat Sunda) ini kembali menyuguhkan adu ketangkasan kendaraan tanpa mesin di jalur menantang Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB.

Ketua panitia LKPS XII, Dindon Saefudin Alma, menyampaikan tahun ini terdapat kategori khusus untuk peserta SMK dan sederajat. “Kategori ini dibuat agar persaingan lebih fair dan terbuka, lebih kreatif dan menarik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (9/8/2025).

Lokasi lomba di Sabuga ITB dipilih karena memanfaatkan turunan ekstrem dan tikungan yang menantang, ideal untuk menguji kecepatan dan ketangkasan kereta peti sabun yang mengandalkan gaya gravitasi.

Selain kategori SMK dan sederajat, LKPS XII juga membuka kategori Race untuk anak-anak dan dewasa, serta kategori lomba desain digital yang diperuntukkan bagi umum. “Lomba desain digital ini kami adakan untuk mengajak masyarakat terutama kaum muda berkreasi sebagai wujud kreativitas,” jelas Dindon.

Baca Juga:  3 Kedai Bandrek dan Bajigur Legendaris di Bandung yang Wajib Dikunjungi saat Musim Hujan

LKPS sudah menjadi agenda tahunan khas warga Bandung dan selama tiga tahun terakhir masuk kalender event resmi Kota Bandung. Dindon berharap dengan penjadwalan yang jelas, peserta akan semakin banyak dan acara bisa lebih terorganisir, termasuk dukungan dari UMKM dan sponsor.

Baca Juga:  Surga Cokelat di Bandung: Kustomisasi Hadiah dan Pilihan Dessert Menarik

Hingga kini, panitia mencatat banyak peserta yang sudah terdaftar di berbagai kategori. Lomba dibagi menjadi dua jenis utama, yakni Race yang menguji kecepatan dalam kelompok usia berbeda, dan Fun Race yang menilai keunikan serta kekompakan tim. Sementara kategori Digital fokus pada desain kereta peti sabun terbaik.

Baca Juga:  Wajib Dicoba! Ini Tiga Tempat Makan 24 Jam di Bandung Cocok untuk Sahur

Panitia membuka pendaftaran hingga dua hari sebelum acara dan dapat dilakukan melalui website resmi LKPS.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Kabar Kim Jong Un Meninggal Heboh, Intelijen Korea Selatan Ungkap Temuan Ini

Modus Ramalan Musibah, Warga Diduga Jadi Korban Hipnotis di Pasar Sayati

program MBG

Korban Keracunan MBG di Cirebon Tembus 270 Orang, Sejumlah Sekolah Diliburkan

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.